MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Kamis, 19 Oktober 2017 09:19
Diuntungkan Team Order

Pedrosa Lebih Konsisten Ketimbang Lorenzo

PARTNER KOMPETITIF: Sama-sama memiliki pebalap jago dalam diri Marc Marquez dan Dani Pedrosa, Repsol Honda bakal lebih mudah menjalankan team order.

PROKAL.CO, PHILLIPS ISLAND – MotoGP Australia di Phillip Island akhir pekan ini sangat krusial bagi perebutan gelar juara dunia 2017. Karena itu, muncul kemungkinan diberlakukannya team order di masing-masing tim, baik Repsol Honda maupun Ducati, untuk membantu dua kandidat terkuatnya.

Berbeda dengan Formula 1, team order tidak populer di MotoGP. Meski begitu, tetap memungkinkan dilakukan jika pebalap kedua punya kecepatan yang tidak terlalu njomplang dengan rider utama dan rivalnya. Yang dimaksud”rider kedua” adalah rekan satu tim pebalap yang berpeluang menjadi juara dunia.

Nah, rider kedua tersebut nantinya membantu pebalap utama, dalam hal ini, Marc Marquez (Repsol Honda) dan Andrea Dovizioso (Ducati) mengadang laju lawan atau setidaknya membuatnya sibuk bertarung, sementara rekan satu timnya melesat di depan.

Marquez masih memimpin dan Dovizioso butuh poin sebanyak-banyaknya untuk mengejar gelar juara dunia pertamanya. Apabila memungkinkan, bantuan rekan satu timnya, Jorge Lorenzo, bisa berpengaruh besar. Lorenzo tak perlu bertarung atau menghalangi laju Marquez. Dia hanya perlu finis di depan Marquez. Sementara rekan satu timnya, Dovizioso, bisa melaju merebut juara di GP Australia. Andai Ducati bisa finis 1-2 dan Marquez ketiga, defisit poin Dovi bisa menyusut dari sembilan poin menjadi dua saja.

Tapi, Lorenzo sempat mengatakan bahwa belum saatnya membantu Dovi akhir pekan ini atau setidaknya dalam dua seri berikutnya. “Terlalu pagi membahas apakah saya perlu membantu Dovi. Kecuali situasinya mendesak, yakni di balapan terakhir GP Valencia,” ujarnya sebagaimana dilansir Motorsport.

Untuk dua seri berikutnya (GP Australia dan GP Malaysia), kata Lorenzo, jika ada peluang menang, dia bertarung semaksimal mungkin.

Lorenzo memang bisa membantu Dovi, tapi hanya jika kecepatannya setara dengan Marquez. Padahal, di banyak lomba, Lorenzo seringkali finis jauh di belakang Marquez. Di GP Jepang pekan lalu, dia hanya finis di posisi keenam. Jadi, untuk membantu Dovi rasanya sulit. Sebab, membantu dirinya sendiri untuk beradaptasi dengan Ducati jauh lebih penting.

Apabila dibandingkan Lorenzo, Daniel Pedrosa (Repsol Honda) lebih konsisten. Satu kali menang di GP Barcelona, plus tujuh podium sepanjang musim ini. Jadi, kalaupun Repsol Honda dan Ducati sama-sama melakukan team order, Marquez bakal lebih diuntungkan.

Sayangnya, Phillip Islands bukan trek yang disukai Pedrosa. Di GP Jepang pekan lalu, dia memilih berhenti balapan karena khawatir kecelakaan yang berdampak buruk pada sisa musim. ”Begitu keluar dari zona poin (15 besar) saya memutuskan menghentikan balapan. Daripada saya celaka,” terang Pedrosa.

Menjelang GP Australia, Pedrosa ingin melupakan kenangan buruk di Jepang. Dia mengakui bahwa Phillip Island tak cocok dengan gaya balapnya. Karena itu, dia mengatakan, kerja keras harus dimulai sejak besok untuk menemukan setting pas buat motornya. ”Kami berharap cuaca bersahabat akhir pekan ini agar kami bisa memahami ban dengan baik dan bertarung di depan,” ujarnya.

Faktor cuaca, terutama hujan dan temperatur trek rendah, memang sangat menyulitkan Pedrosa sepanjang musim. Sebelum di Jepang, Pedrosa kesulitan di Misano saat hujan. Dia finis di posisi ke-14 lebih lambat satu setengah menit dari Marquez di atas motor yang sama. Hujan membuat grip ban sama sekali tak bekerja untuknya. Karena itu, bobot tubuhnya hanya 51 kilogram.

Michelin, pemasok ban MotoGP mengaku berinvestasi besar untuk mengatasi masalah yang dialami Pedrosa dengan postur mungilnya itu. ”Kami sadar dengan apa yang dialami Dani bukan hal yang normal. Dia biasanya finis di 3-4 besar,” ucap Project Manager Michelin di MotoGP Piero Taramasso. (cak/ham/jpnn/bby/k16)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 12:31

Ini Dia, 5 Catatan Spektakuler Liverpool di Semifinal Liga Champions Musim Ini

Kemenangan sukses diraih Liverpool di laga pertama semifinal Liga Champions musim ini, Rabu (25/4) dini…

Rabu, 25 April 2018 11:50

Roma Masih Punya Peluang Sih, Tapi....

LIVERPOOL- AS Roma menelan hasil buruk di leg pertama babak semifinal Liga Champions. Bertandang ke…

Rabu, 25 April 2018 11:48

Ada Noda di Kemenangan Liverpool atas Roma

LIVERPOOL- Leg pertama semifinal Liga Champions yang mempertemukan Liverpool dengan AS Roma di Stadion…

Rabu, 25 April 2018 11:45

SAKITT..!! Roma Dipecundangi Mantan

Liverpool masih belum terkalahkan sepanjang mengikuti Liga Champions musim ini. Mengandalkan tridente…

Rabu, 25 April 2018 11:12

Percaya Talenta Muda

TAKLUK dari Persib Bandung di laga terakhir, pelatih Borneo FC Dejan Antonic mengakui keunggulan mantan…

Rabu, 25 April 2018 11:11

Hasrat Akhiri Tren Minor

KEBOBOLAN enam gol dari lima laga terakhir, kinerja kiper Borneo FC Muhammad Ridho menjadi sorotan.…

Rabu, 25 April 2018 11:07

Lampiaskan di Kandang

SAMARINDA – Jelang laga kontra Madura United di Stadion Segiri, Samarinda, lini pertahanan Borneo…

Rabu, 25 April 2018 08:11

PANGGUNG LEWY & RONALDO

MUENCHEN – Robert Lewandowski dan Cristiano Ronaldo merupakan mesin gol utama bagi Bayern Muenchen…

Rabu, 25 April 2018 08:08

Belajar Trik dari Hoki Es

TANPA melihat tayangan ulang, gol pertama Bayern Muenchen yang bersarang ke gawang kiper Bayer Leverkusen…

Rabu, 25 April 2018 08:07

Thunder di Ujung Tanduk

SALT LAKE CITY – Investasi besar-besaran Oklahoma City Thunder musim ini terancam gagal total.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .