MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Rabu, 18 Oktober 2017 10:10
Jokowi Sebut Medsos Sangat Kejam
Joko Widodo

PROKAL.CO, CILAWU – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri rapat koordinasi Pesantren Muhammadiyah se-Indonesia di Pondok Pesantren Darul Arqam, Cilawu, Kabupaten Garut, Selasa siang (17/10). Dalam kunjungannya tersebut, Jokowi mengajak warga untuk bijak menggunakan dan menjaring informasi yang bertebaran di media sosial (medsos). Sebab, media sosial di Indonesia sangat kejam, banyak informasi bohong atau hoax bertebaran. “Presiden negara lain sering tanya ke saya bagaimana medsos di Indonesia. Saya jawab di Indonesia medsos kejam banget,” ujar Jokowi dalam sambutannya.

Jokowi mencontohkan jika terdapat foto dirinya yang bersebelahan dengan DN Aidit (pimpinan Partai Komunis Indonesia) yang tengah berpidato. Padahal pidato tersebut, terjadi tahun 1955. “Tahun 1965 saat PKI dibubarkan, saya masih balita. Masa balita PKI,” katanya.

Jokowi berharap keberadaan pesantren bisa memberikan pemahaman kepada santri dan masyarakat tentang informasi hoax. Pembangunan berkarakter yang harus diberikan kepada masyarakat untuk mengatasinya. “Jika sudah ada pembangunan karakter tak akan mengubah budaya yang telah dimiliki bangsa,” ucapnya.

Menurut Jokowi, berbagai informasi hoax yang ada di medsos harus diwaspadai. Jika dibiarkan bisa mempengaruhi generasi penerus bangsa. “Pola komunikasi sosial kita berubah. Adanya gawai mengubah pola interaksi sosial yang ada. Makanya harus ada pembangunan karakter,” katanya.

Bukan hanya masalah berita hoax, Jokowi juga mengingatkan kepada pimpinan-pimpinan pondok pesantren Muhammadiyah akan besarnya Indonesia. “Mumpung bertemu dengan pimpinan pesantren Muhammadiyah dari seluruh Indonesia, mohon diingatkan pada masyarakat, Indonesia adalah negara besar, negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia,” katanya.

Jokowi mengaku besarnya Indonesia selalu disampaikannya pada negara-negara lain sejak dirinya dilantik menjadi presiden, terutama dalam konferensi internasional. “Indonesia negara besar karena punya 17 ribu pulau, 714 suku, 526 kota kabupaten dan 34 provinsi,” tandasnya.

Jokowi pun memberi perbandingan antara Indonesia dengan negara lain di hadapan para pimpinan pondok pesantren Muhammadiyah dengan negara Singapura yang hanya dihuni oleh empat suku berbeda dan Afghanistan yang dihuni oleh tujuh suku berbeda. Dalam kunjungannya ke Kabupaten Garut, selain menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pondok Pesantren Muhammadiyah di Pondok Pesantren Darul Arqam, Jokowi juga membagikan 5.500 sertifikat tanah gratis kepada warga Kabupaten Garut, Sumedang dan Tasikmalaya.

Pemberian sertifikat tanah tersebut berlangsung di lapangan Sarana Olahraga (SOR) Merdeka Kerkof, Tarogong Kidul Kabupaten Garut. (yna)


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 07:15

Raih 34 Medali Emas dari Ajang WSC di AS

JAKARTA - Sekolah IPEKA Integrated Christian School (IICS) kembali mengharumkan nama Indonesia di tingkat…

Rabu, 22 November 2017 09:12

Akumindo Belum Paham

JAKARTA – Pemerintah berencana menyinergikan ritel modern dengan warung tradisional. Itu menarik…

Rabu, 22 November 2017 09:11

Khofifah Belum Mengundurkan Diri

JAKARTA - Nama Khofifah Indar Parawansa makin mantap mewarnai bursa Pilgub Jatim. Namun, dia belum mundur…

Rabu, 22 November 2017 09:10

Cinlok, Kakek-Kakek Nikahi Gadis 17 Tahun

 Lahir, mati, jodoh dan rezeki sudah ada yang mengatur. Nah, jikalau soal jodoh, tentu juga hanya…

Rabu, 22 November 2017 09:10

Pengacara Novanto Terancam Pidana

JAKARTA - Pakar hukum pidana Yenti Garnasih angkat bicara terkait langkah Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi…

Selasa, 21 November 2017 12:44

Giliran Istri Novanto ‘Digarap’ KPK

Sehari setelah penahanan Ketua DPR Setya Novanto, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa istri…

Selasa, 21 November 2017 08:31

Nomor Ponsel Tak Sesuai NIK, Bisa Minta Blokir

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) menyerahkan fitur pengecekan nomor induk…

Selasa, 21 November 2017 08:31

TNI-Polri Siap Habiskan KKSB

JAKARTA – Evakuasi warga dua desa yang terisolasi, Kimbely dan Banti, akhirnya selesai. Satgas…

Selasa, 21 November 2017 08:30

Jajaki Pabrik Olah Air Laut Jadi Garam

JAKARTA – Produksi garam nasional digenjot. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menargetkan…

Senin, 20 November 2017 23:55

Menyikapi Dinamika Ekonomi dan Politik 2018

JAKARTA – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyelenggarakan sharing session kepada para…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .