MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Selasa, 17 Oktober 2017 09:05
Kuncinya di Mental
PUNYA KANS JUARA: Andrea Dovizioso berpotensi merusak dominasi Yamaha dan Honda.

PROKAL.CO, MOTEGI – Kunci ketangguhan jagoan Ducati, Andrea Dovizioso yang menjadi lawan berat Marc Marquez dalam perebutan gelar juara MotoGP tahun ini, adalah mentalitasnya saat menghadapi tekanan. Rider Italia itu mengaku berada dalam “situasi aneh” yang justru membuatnya selalu “santai” saat harus berduel sengit dengan sang rival.

Seperti yang terjadi di Motegi dua hari lalu. Dengan sangat tenang, Dovi menerapkan strategi menyerang di lap dan tikungan terakhir. Strategi sama persis yang pernah dilakukannya di MotoGP Austria. Hasilnya sama. Semua strategi berhasil dengan gilang gemilang.            

Terakhir, Ducati merengkuh gelar juara dunia MotoGP pada 2007 silam bersama Casey Stoner. Setelah selama bertahun-tahun tak sanggup menandingi kedigdayaan Honda dan Yamaha, pabrikan Italia dan setiap rider yang menunggangi Desmosedici selalu diposisikan sebagai underdog. Fakta inilah yang menurut Dovizioso membuatnya tanpa beban ketika menghadapi Marquez. ''Kalau kami berhasil juara, itu sesuatu yang luar biasa. Tapi, kalaupun kami tidak juara, kami sudah menunjukkan kerja hebat sepanjang musim ini,'' ucap rider 32 tahun tersebut dilansir Motorsport.

Dovi tidak pernah merasa dirinya dan timnya menjadi favorit juara. Karena itu, di setiap pekannya, para mekanik, teknisi, dan semua kru di dalam tim bekerja dalam suasana “santai” tanpa tekanan. ''Ya, kami memang berada dalam ‘situasi yang aneh’,'' lanjutnya. ''Tidak banyak strategi yang dibahas dalam tim. Untuk bersaing berebut juara, kami harus selalu cepat di balapan tersisa, itu saja,'' tandasnya.

Dengan tetap santai dan tenang, ternyata membantu tim untuk bekerja dengan baik. Hanya mengambil risiko di saat-saat yang diperlukan. Itu menjadi penting lantaran di MotoGP saat ini, detail-detail kecil akan sangat berdampak besar di setiap balapan. ''Semuanya bisa terjadi. Tapi, dalam kondisi apapun, saya tetap santai. Saya selalu bersantai sebelum akhir pekan. Saya akan terus seperti ini,'' jelasnya.

Akhir pekan ini, ketika balapan tiba di Australia, Dovizioso paham betul bahwa sirkuit tersebut akan menguntungkan Honda dan Marquez. Namun, setelah lima kemenangan yang diraih musim ini, mantan rider Repsol Honda seperti sudah mengerti cara mengalahkan rivalnya itu. ''Akan menjadi balapan sulit karena di tikungan panjang ke kiri, Marc selalu lebih unggul. Itu adalah spesialisasinya, bukan kami. Tapi, tahun lalu, kami mendapatkan hasil bagus di sana (finis keempat), kurang dari 10 detik di belakang Cal (Crutchlow LCR Honda, juara GP Australia 2016). Sementara tahun ini kami lebih kompetitif,'' yakinnya. (cak/ady/jpg/er/k11)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 10:30

Mental Jadi Fokus Utama

BALIKPAPAN – Kendati mengaku terkendala minimnya anggaran, Ketua Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia…

Kamis, 23 November 2017 10:28

Momentum Cari Tambahan Skuad

JAKARTA - Livoli Divisi Utama segera bergulir kembali. Setelah sebelumnya ada informasi digelar di Banyuwangi,…

Kamis, 23 November 2017 10:21

CRISTIANOMALI

NICOSIA - Rekor baru dari seorang Cristiano Ronaldo sejatinya bukan hal aneh. Sudah terlalu sering.…

Kamis, 23 November 2017 10:19

Comeback yang di Luar Harapan

NITYA Krishinda Maheswari akhirnya melakoni comeback di level superseries setelah menjalani operasi…

Kamis, 23 November 2017 10:13

Rindukan Karier Basket

PENGGEMAR model Victoria's Secret tentu tak asing dengan perempuan ini. Namun, tak banyak yang tahu…

Kamis, 23 November 2017 10:12

CETAK BRACE, DIGANTI, GENDONG ANAK

Pemain Wigan Athelic Ryan Colclough mencetak dua gol pada kemenangan timnya atas Doncaster Rovers dini…

Kamis, 23 November 2017 08:24

Belum Pikirkan Marquee Player

SAMARINDA - Tidak memperpanjang kontrak Shane Smeltz, Borneo FC Samarinda belum bernafsu mencari marquee…

Kamis, 23 November 2017 08:19

Tetap di Kota Raja, Legenda?

ANINDITO Wahyu tak bisa dipisahkan dari sejarah panjang Mitra Kukar. Dia merupakan salah seorang pemain…

Kamis, 23 November 2017 08:17

AFC Restui Aceh World Solidarity Cup

BANDA ACEH - Turnamen sepak bola internasional "Aceh World Solidarity Cup" mendapat restu dari…

Kamis, 23 November 2017 08:16

RD Kian Dekat ke Sriwijaya FC

JAKARTA – Pelatih Rahmad Darmawan kabarnya kian dekat ke Sriwijaya FC, setelah berpisah dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .