MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 17 Oktober 2017 12:00
Jembatan Mahakam IV Terancam Molor

Sisa Dua Bulan, Bentang Utama Masih Fokus Pengerjaan Pilar

RAMPUNG TAHUN DEPAN: Jalan pendekat Jembatan Mahakam IV sisi Samarinda Kota di Jalan Slamet Riyadi menelan biaya Rp 225,84 miliar. (saipul anwar/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Dana segar kembali mengucur untuk proyek Jembatan Mahakam IV atau Jembatan Kembar. Di APBD Perubahan 2017, proyek itu kebagian Rp 14,5 miliar. Dana tersebut untuk membiayai tiga item pengerjaan yang menggunakan skema kontrak tahun jamak (MYC).

 ”Ada sekitar Rp 14,5 miliar yang dialokasikan untuk tiga kontrak di sana (pembangunan Jembatan Mahakam IV),” ucap M Taufik Fauzi, kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUTRPR) Kaltim ketika ditemui di Kegubernuran Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda kemarin (16/10). Diketahui, pembangunan Jembatan Mahakam IV sempat tak terurus selama dua tahun. Namun, seiring akan berakhirnya periode pemerintahan Gubernur Awang Faroek Ishak (AFI) dan Wagub Mukmin Faisyal (Alm), proyek ini kembali dikebut.

Jembatan yang menghubungkan Samarinda Seberang dan Samarinda Kota itu ditargetkan rampung akhir 2018. Sembari merampungkan pengerjaan bentang tengah jembatan, pekerja juga mengebut pengerjaan jalan pendekat. Seperti diketahui, proyek Jembatan Mahakam IV terbagi menjadi tiga item kontrak. Pertama, bentang utama jembatan sepanjang 400 meter. Dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan dengan nilai kontrak Rp 180,64 miliar.

Lalu, jalan pendekat sisi Samarinda Kota. Panjangnya 502,4 meter. Dikerjakan PT Waskita-PT Surya Bakti dengan skema kerja sama operasional (KSO). Nilai kontraknya Rp 225,84 miliar. Item terakhir, jalan pendekat sisi Samarinda Seberang. Panjangnya 386,65 meter. Dikerjakan oleh PT Jaya Konstruksi-PT Modern Technical dengan skema KSO. Nilai kontraknya mencapai Rp 226,87 miliar.

Target rampung tiga item pekerjaan itu berbeda-beda. Untuk bentang tengah, Pemprov Kaltim menargetkan proyek rampung 31 Desember 2017, sementara jalan pendekat sisi Samarinda Kota maupun Samarinda Seberang ditarget tuntas pada Desember 2018. ”Semua sudah on the track, komitmen kami MYC tuntas akhir 2018. Di daerah (Jalan) Slamet Riyadi saja terlihat kan pekerjaannya terus berjalan,” tegas Taufik.

Karena itu, pemprov kembali mengusulkan anggaran pada APBD 2018 mendatang. Taufik menuturkan, rencana itu sudah beberapa kali dibahas di internal tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) bersama Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D). ”Terus kami usulkan agar terakomodasi di (APBD) murni nanti. Kan, ada juga dua MYC di KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Maloy, Kutai Timur dan lima MYC di tol Samarinda-Balikpapan,” katanya. Sejauh ini, Dinas PUTRPR Kaltim terus menginventarisasi kendala teknis yang ada. Sehingga, usulan kebutuhan pembiayaannya segera dianggarkan.

Jembatan Mahakam IV yang bertipe pelengkung rangka baja dibangun mulai akhir 2012. Awalnya, proyek ini dianggarkan Rp 171 miliar dengan skema MYC 2012–2013 dari APBD Kaltim untuk pekerjaan bentang utama jembatan. Pekerjaan berlangsung selama 14 bulan. Setelah itu, pekerjaan terhenti seiring berakhirnya masa jabatan periode pertama Gubernur Awang Faroek Ishak dan Wagub Farid Wadjdy (2008–2013). Setelah itu, proyek tak bergerak.

Hanya dua fondasi jembatan yang sudah berdiri tegak. Sementara itu, fondasi kedua baru sebagian dicor dan tiang ketiga baru sampai pemancangan pipa. Rencana melanjutkan pekerjaan dengan pola MYC diadang saat Awang Faroek Ishak mengarungi periode keduanya (2013–2018). Kali ini, usulan terbentur berakhirnya periode anggota DPRD Kaltim (2009–2014) pada 31 Agustus. Maka, mesti menunggu anggota DPRD periode 2014–2019 dilantik.

Permohonan pemprov kepada DPRD Kaltim belum mendapat restu. Saat itu, para legislator hendak mengevaluasi lebih dulu jembatan tersebut. Dewan tak ingin bila anggaran dikucurkan malah membuat proyek tersebut mangkrak karena pendanaan jalan pendekat yang belum jelas. Sempat terjadi tarik-ulur. Di samping itu, APBD 2015 memberikan jatah Jembatan Mahakam IV hanya senilai Rp 75 miliar.

Dinas PU kemudian memutuskan melelang dengan kontrak tahun tunggal. Dana tersebut lebih banyak digunakan untuk pengadaan material jembatan. Tak banyak kegiatan fisik dilakukan karena terbatasnya waktu pengerjaan yang kurang dari lima bulan sebelum tutup tahun anggaran 2015. Keputusan persetujuan MYC oleh DPRD Kaltim baru terbit Oktober 2015. Alias setahun setelah para wakil rakyat duduk di DPRD Kaltim.

Bentang utama dianggarkan Rp 190,893 miliar (2016–2018). Di samping itu, jalan pendekat sisi Samarinda Kota Rp 232,824 miliar dan sisi Samarinda Seberang Rp 231,976 miliar. Sesuai dengan masa penganggaran, perampungan proyek ini dipatok pada 2018. (*/ryu/riz/k15)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 12:34
Pekerja BPU Cukup Bayar Rp 16.800 Per Bulan

Tingkatkan Peran PKH di Masyarakat

SAMARINDA–Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Samarinda, terus berupaya…

Senin, 16 Juli 2018 12:12

Tampil Bangga dengan Motif Sarung Samarinda

Tim Samarinda Sarung Carnival (SSC) tampil percaya diri walaupun masih junior pada even besar Solo Batik…

Senin, 16 Juli 2018 12:11

Tampil Bangga dengan Motif Sarung Samarinda.

Tim Samarinda Sarung Carnival (SSC) tampil percaya diri walaupun masih junior pada even besar Solo Batik…

Senin, 16 Juli 2018 10:13

Pemilihan Wawali Molor Lagi

SAMARINDA – Rencana pemilihan wakil wali kota (wawali) Samarinda, seperti bola liar saja. Sejak…

Senin, 16 Juli 2018 10:13

Maling Ditangkap oleh Saudara Sendiri

SAMARINDA – Langkah kaki Herli Febrianto berjalan pelan sembari berjengket, memasuki pintu belakang…

Senin, 16 Juli 2018 10:07

Vaksinasi Campak dan Rubella Digelar Serentak

SAMARINDA – Agustus mendatang, Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim melakukan imunisasi campak dan…

Senin, 16 Juli 2018 10:06
Menengok Tim 901 Polresta Samarinda

Bidik Balapan Liar hingga Narkoba

Polisi dituntut kerja cepat, cerdas, dan terukur. Itu sebabnya, tak mudah bertugas sebagai aparat berseragam…

Minggu, 15 Juli 2018 13:30

Seleksi Direksi PDAM Bakal Ramai

SAMARINDA – Langkah Pemkot Samarinda melakukan penjaringan direksi PDAM Tirta Kencana mendapat…

Minggu, 15 Juli 2018 09:47

Kerusakan Flyover Harus Diseriusi

SAMARINDA – Pengamat konstruksi Kaltim Haryoto angkat bicara, terkait kerusakan jalan layang (flyover)…

Minggu, 15 Juli 2018 09:47

KTP Pernah Dicetak 5.000 Keping tapi Tidak Diambil

Berbagai upaya perbaikan pelayanan publik telah didengungkan pemerintah daerah. Faktanya, sampai pekan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .