MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 15 Oktober 2017 11:15
Olah Vokal, Tubuh, dan Rasa

Kiat Singkat Dalami Seni Peran

BERKEMBANG: Seiring perkembangan zaman, seni teater pun mengalami perkembangan. Jika tidak terus belajar, siap-siap tertinggal kereta.

PROKAL.CO, MESKIPUN terasa sulit, setiap keterampilan tentu dapat dipelajari. Hukumnya, semakin sering dilatih, akan semakin pandai alias bisa karena biasa. Pun demikian seni peran teater, setidaknya terdapat tiga yang menjadi dasar dan wajib dimiliki aktor pertunjukan teater. Apa saja?

“Olah vokal, olah tubuh dan olah rasa. Ketiga elemen tersebut menjadi hal paling mendasar yang harus dikuasai,” ujar Ferry Bhatthara, direktur Eksekutif sanggar seni peran, Belajar Teater, saat diwawancarai Maskulin Selasa petang, pekan lalu.

Dirinya merincikan, kekuatan suara menjadi penting karena dalam seni teater jarang menggunakan pengeras suara sehingga olah vokal merupakan satu-satunya cara menyampaikan pesan kepada penonton. Selanjutnya olah rasa harus terus diasah untuk mendalami sebuah peran agar mampu menyampaikan pesan seperti rasa sedih, kecewa atau gembira. Sementara itu, olah tubuh dibagi menjadi gerak bisnis yang biasa dilakukan sehari-hari dan gerakan absurd di luar aktivitas sehari-hari manusia. “Seperti gerakan menanam padi namun dilakukan sambil menari,” sebutnya.

Untuk pendalaman peran, aktor wajib mempelajari tiga dimensi manusia yaitu sisi sosiologi, antropologi dan fisiologi. Dengan tiga sisi keilmuan tersebut, diharapkan seorang aktor akan mengerti cara pandang karakter dalam melihat dunia. “Selanjutnya aktor melakukan proses mimesis alias peniruan,” jelasnya.

Dalam proses mimesis, seorang aktor akan melakukan peniruan hingga sesuai dengan karakter yang diperankan. Semisal hendak memerankan tokoh Bacharuddin Jusuf Habibie, maka aktor harus rajin melakukan peniruan sesuai cara Habibie melihat dunia. Supaya fasih, rajin berlatih adalah kuncinya. “Sebab, seni peran merupakan ilmu terapan yang harus terus diasah,” kata Ferry.

Menurut Ferry, terdapat perbedaan antara berakting di panggung dan di depan kamera. Ketika akting untuk karya film, seorang aktor harus menyerupai realitas sesuai kebenaran sesungguhnya dan dapat dibantu menggunakan pengeras suara. Sementara ketika berakting di panggung cenderung lebih sulit karena di beberapa adegan perlu melakukan hiperbola, mengandalkan kemampuan vokal alami dan jika terjadi kesalahan juga tak dapat diulang. “Namun bukan berarti aktor teater langsung bisa main film dan sebaliknya, keduanya tetap perlu penyesuaian,” ungkapnya.

Bila tertarik mendalami dunia peran, Ferry mengatakan, dua hal yang perlu dipersiapkan hanyalah rasa penasaran dan ketekunan. Sebab, jika memiliki rasa ingin tahu besar, terus belajar dan meningkatkan kualitas merupakan rutinitas. “Karena ilmu teater pada akhirnya berkembang, ketika luput dari perkembangan maka akan tertinggal,” tambahnya.

Dia juga menyebut, seni peran memiliki manfaat untuk kehidupan sehari-hari. Selain percaya diri, pelaku teater juga dituntut menjadi pribadi yang disiplin dan mampu berbicara di hadapan banyak orang. Selain itu, menurut Ferry, belajar teater juga akan menjadikan seseorang mudah bergaul dengan orang lain. “Bisa mengendalikan diri di atas panggung juga,” tutupnya. (ypl/k16)


BACA JUGA

Minggu, 19 November 2017 11:33

Kondisi Tentukan Penanganan

KETIKA berenang, rambut bisa menyerap semua logam berat seperti besi, seng, dan bahan kimia lain yang…

Minggu, 19 November 2017 11:32

Harus Pandai Baca Situasi

INGIN menjadi investor atau pedagang saham, pastikan Anda memiliki pemahaman dasar. Menilik data dari…

Minggu, 19 November 2017 11:31

Tambah Pengalaman dengan Simulasi

TAK ada yang menjamin saham perusahaan terus meningkat setiap waktu. Namun, bukan berarti trader saham…

Minggu, 19 November 2017 11:30

Waspada Rekam Jejak

Jika ingin menjadi investor atau pedagang saham sukses, bisa dimulai dari memilih layanan sekuritas…

Minggu, 19 November 2017 11:28

Bukan Sekadar Candu

Dianggap membawa hoki. Louhan diburu untuk dimiliki. Kini hadirnya bukan sekadar koleksi. RADEN RORO…

Minggu, 19 November 2017 11:26

Bisa Rusak Ekosistem

“ATURAN dari Balai Karantina, louhan dilarang untuk dilepasliarkan ke alam. Misal ke sungai, selokan,…

Minggu, 19 November 2017 11:24

Benci Lalu Menggilai

KEDUA mata Iskandar enggan terpejam. Tidurnya kali itu tak lena. Telinganya masih bekerja. Suara gemericik…

Minggu, 19 November 2017 06:47

Gelut Destinasi

Pengintip objek lewat lensa kontak kedap cahaya adalah keinginan terpendam gadis bernama Cindy Oktavia,…

Minggu, 19 November 2017 06:42

Komponen Pecandu Kecepatan

BAGI pemilik roda empat yang haus akan performa maksimal, turbocharger dan supercharger hadir sebagai…

Minggu, 19 November 2017 06:40

Bisa Makin Rusak

MESIN mobil dimatikan saat performa mulai menurun lantaran suhu mesin meninggi alias overheat. Tak butuh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .