MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 13 Oktober 2017 19:18
Pemerintah Tak Boleh Tanggung Utang First Travel

PROKAL.CO, Pemerintah tidak boleh dibebankan utang pemilik biro perjalan umrah First Travel. Travel ini  tetap harus bertanggung jawab mengganti kerugian jemaah korban umrah yang tidak jadi diberangkatkan.

Demikian disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI Endang Maria Astuti di sela-sela rapat dengan Otoritas Jasa Keungan (OJK) di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10). Endang menyatakan, masyarakat yang dirugikan dengan First Travel harus cerdas menuntut. Sebaiknya yang dikejar adalah pemilik First Travel, agar tidak lari dari tanggung jawab.

Seperti diketahui, saat beraudensi dengan Komisi VIII, jemaah korban First Travel menuntut pemerintah menalangi kerugian yang diderita para jamaah. Sistem talangan ganti rugi yang diinginkan jemaah adalah seperti pada kasus lumpur Lapindo. Masyarakat mendapat talangan ganti rugi dari pemerintah. Lalu, pemerintah menyita aset perusahaan yang telah merugikan masyarakat.

“Korban belum mengerti alur hukum, yang penting bagi mereka bagaimana mendapatkan ganti rugi secepatnya. Mereka menuntut tanpa mempertimbangkan bahwa tuntutan itu seharunya ke biro travel. Ketika izin dicabut oleh Kemenag, justru kami khawatir perlindungan hak-hak korban dari biro-biro travel ini tidak ada. Ketika tuntutan kerugian jemaah diganti oleh negara seperti Lapindo justru jadi preseden buruk. Tuntutan selalu ke pemerintah, karena nanti yang diuntungkan adalah biro travel,” tandas politisi Golkar tersebut.

Mengambil uang ganti rugi dari kas negara sebetulnya sama saja dengan mengambil uang rakyat sendiri. “Ini jadi tidak adil. Masyarakat harus cerdas melihat kasusnya,” kata Endang.

Dia berharap, dalam kasus First Travel tidak ada pihak yang saling melempar tanggung jawab. Apapun keputusannya nanti harus segera di-follow up. Dengan begitu para korban bisa mendapat solusi cepat dari pemerintah dan DPR. (adv/jpnn)


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 08:31

TNI-Polri Siap Habiskan KKSB

JAKARTA – Evakuasi warga dua desa yang terisolasi, Kimbely dan Banti, akhirnya selesai. Satgas…

Selasa, 21 November 2017 08:30

Jajaki Pabrik Olah Air Laut Jadi Garam

JAKARTA – Produksi garam nasional digenjot. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menargetkan…

Senin, 20 November 2017 23:55

Menyikapi Dinamika Ekonomi dan Politik 2018

JAKARTA – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyelenggarakan sharing session kepada para…

Senin, 20 November 2017 17:58

Mantap! Tunjangan Pengawas Sekolah Dinaikkan

Selama ini karena alasan rendahnya tunjangan pengawas, banyak kepala sekolah maupun guru enggan…

Senin, 20 November 2017 17:55

Sinyal IDI Bikin Setnov Ditahan

Sempat dikritik karena terkesan ragu-ragu dan tak berani, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya…

Senin, 20 November 2017 17:49

Ini Bukti Jokowi Tak Lindungi Setnov

Meski sempat kucing-kucingan dan diwarnai "akrobat hukum", Ketua DPR Setya Novanto akhirnya mengenakan…

Senin, 20 November 2017 17:46

Golkar Terbelah,Kubu JK-Setnov Berhadapan

Kubu Golkar kini terbelah dua untuk menentukan siapa pengganti Ketua Umum kini Setya Novanto. Pengamat…

Senin, 20 November 2017 12:17

Mendes Ancam Kades Yang Manfaatkan Dana Desa Tidak Swakelola

KATINGAN- Menteri Desa Pembangunan Deerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo meminta kepada…

Minggu, 19 November 2017 17:35

Kasus Novanto, Jokowi-JK Bersaing?

Ada sisi lain yang bisa dicermati dari kasus Setya Novanto. Pengamat politik Faris Thalib menilai, Wakil…

Minggu, 19 November 2017 17:31

KPK Kemungkinan Usut Pengacara Novanto

Setelah terus berkoar akan mempolisikan pihak-pihak yang menyerang kliennya, pengacara Setya Novanto…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .