MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Kamis, 12 Oktober 2017 08:15
Tersangka Tipu Umrah Dititip ke Rutan

Dijemput Dari Banten, Dihadirkan di Persidangan

-Ilustrasi.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Kasus penipuan perjalanan umrah yang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kaltim terus berproses. Tersangka bos PT Jaya Mandiri Bersama Indonesia (JMBI) yang tengah menjalani vonis empat tahun penjara di Rutan Banten, Tangerang didatangkan ke Balikpapan.

Menurut Direktur Reskrimum Polda Kaltim Kombes Pol Hilman didampingi Wadir Reskrimum AKBP Budi Santoso, tersangka Noor Janah dititipkan di rumah tahanan (Rutan) Klas II Balikpapan. Penyidik telah melayangkan surat izin untuk melakukan pemeriksaan sekaligus menghadirkan di persidangan nanti.

“Sudah kami jemput. Saat ini ada di Rutan Balikpapan,” kata Hilman. Proses hukum tersangka, ada dua berkas perkara yang sudah dinyatakan P-21 atau selesai. Dan satu berkas lagi akan dilimpahkan tahap dua ke Kejaksaan Negeri.

Nantinya, apakah yang bersangkutan akan dikembalikan lagi ke Rutan Banten, atau tetap menjalani masa tahanan di Balikpapan, belum diketahui. “Informasi tersebut belum tahu. Namun, kami selesaikan dulu seluruh berkas perkara hingga siap disidangkan,” jelasnya.

Diketahui, ratusan calon jamaah umrah itu mendaftar melalui PT JMBI yang induknya adalah PT Tisa. Subdit Kejahatan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kaltim telah menerima 11 laporan kasus Tisa dari 2015 hingga Desember 2016. Masing-masing laporan mewakili ratusan korban yang mencapai total 500 orang. Dengan kerugian miliaran rupiah.

Hilman menambahkan, dugaan penipuan dengan modus pemberangkatan umrah itu juga dilakukan Noor di Tangerang, Banten. Bahkan, perempuan 53 tahun itu lebih dulu ditangkap Polda Banten. “Dia (Noor) divonis enam tahun oleh pengadilan setempat,” imbuhnya.

Hilman berharap, korban PT JMBI dan Tisa Tour yang belum melapor bisa datang ke Polda Kaltim. Jadi, ada informasi lain untuk pengembangan perkara ini. Dia menuturkan, Noor terlibat karena setelah ditelusuri, dana milik calon jamaah umrah disetor ke PT Tisa.

PT JMBI disebut-sebut sebagai perantara mendapatkan keuntungan secara gali lubang-tutup lubang untuk mendapatkan keuntungan. Di Balikpapan, kata dia, Noor membuka agen perjalanan sekaligus tempat tinggal di kawasan Perumnas Batu Ampar, Balikpapan Utara. Saat ini, rumah dan kantornya sudah diisi penyewa lain. “Tersangka juga beraksi di Banyuwangi, Tangerang, dan Jakarta,” tambahnya.

Kanit I Subdit Jatanras Polda Kaltim Kompol Wiyanto menambahkan, modus yang dilakukan PT JMBI, menawarkan umrah dengan biaya cukup murah. Yakni, antara Rp 10–15 juta per orang. Padahal, untuk biaya umrah normal Rp 25–30 juta.

Dengan waktu dua tahun setelah mendaftar dan lunas, calon jamaah bisa diberangkatkan ke Tanah Suci. Namun, pada akhir 2015, pemberangkatan umrah dari PT JMBI tersendat. “Akhirnya, jamaah gagal berangkat. Tapi, ada yang sempat diberangkatkan,” jelas Wiyanto.

Noor Janah pun sudah menjalankan bisnis umrah di Balikpapan itu sejak 2012. Para korban penipuan mayoritas yang mendaftar pada 2014 untuk diberangkatkan pada 2015–2016. Sedangkan dari 2012–2014 berhasil diberangkatkan. (aim/rsh/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:25

Broadcast e-Tilang CCTV Dipastikan Hoax

BALIKPAPAN  -  Pesan berantaibelakangan menyebar lewat jaringan WhatsApp. Isinya menyebutkan,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:15

Seharusnya Bisa Pakai Dana Tanggap Darurat

BALIKPAPAN  –  Wakil rakyat harus lebih sering turun ke masyarakat. Mendengar korban…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:34

Wali Kota Disandera, Teroris Serang Kantor Pertamina

TIGA selongsong peluru dimuntahkan dari senapan serbu SS2-V4 kaliber 5,56 milimeter, tepat di depan…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:24

Rekor Dunia Akan Tercipta di PPU

BALIKPAPAN – Gerakan Pramuka Indonesia punya agenda akbar, Sabtu (28/10) mendatang. Bertepatan…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:14

“Jangan Hanya Datang saat Minta Suara”

BALIKPAPAN – Warga Balikpapan, khususnya yang terdampak bencana longsor kecewa dengan pemerintah.…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:07

Target Tiap Kecamatan Punya Sekolah Inklusi

BALIKPAPAN - Tiap anak berhak mendapatkan pendidikan. Tak terkecuali anak-anak berkebutuhan khusus.…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:04

500 Lembar Uang Palsu Beredar

BALIKPAPAN - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Balikpapan mencatat, jumlah peredaran uang palsu…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:03

Balikpapan Kalah dari Kota Lain

BALIKPAPAN – Kota ini masih belum memiliki payung hukum yang mengatur soal perlindungan tenaga…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:00

Kawasan Perpusda Jadi Tempat Mabuk

BALIKPAPAN – Warga di sekitar Taman Tugu Adipura, Balikpapan Tengah, Kamis (19/10) dini hari resah…

Jumat, 20 Oktober 2017 07:55

Sopir Angkot Sepakat Tak Lagi Sweeping

BALIKPAPAN – Kenyamananberlalu lintaswarga Balikpapan sempat terganggu. Ini lantaran aksi sweeping…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .