MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Rabu, 11 Oktober 2017 09:17
LAWAN ISTIMEWA

BORNEO FC U-19 VS THAILAND U-19

MOMENTUM: Habibi cs dalam kondisi bugar jelang laga uji coba melawan Thailand U-19. Langkah Ricky Nelson menurunkan pemain pelapis pada beberapa pertandingan liga terakhir memungkinkan Borneo FC U-19 turun dengan kekuatan terbaik.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Sukses lolos ke babak delapan besar Liga U-19 Indonesia 2017, Borneo FC Samarinda U-19 kedatangan tamu Thailand U-19. Kedua tim bakal adu kekuatan di Stadion Segiri, malam ini (11/10).

Meski hanya berlabel klub, kualitas Borneo FC U-19 tidak bisa diremehkan. Dari sepuluh laga babak penyisihan grup, mereka hanya kalah sekali dan tiga imbang. Sisanya, diakhiri dengan kemenangan.

Hasil moncer pada tiap laga, membuat Pesut Junior finis sebagai juara Grup C dengan koleksi 21 poin. Unggul jauh dari Persipura Jayapura U-21 di peringkat kedua dengan poin 16. Sementara Perseru Serui tampil mengejutkan dengan finis di peringkat ketiga mengoleksi 14 angka.

Kegemilangan Pesut Junior tak lepas dari materi pemain yang beberapa di antaranya pernah bermain di Timnas Indonesia Junior. Seperti Dody Alfayed dan Habibi. Nama terakhir merupakan ikon tim sekaligus kapten.

Selain Dody dan Habibi, beberapa nama lain merupakan hasil seleksi. Sebelum kompetisi U-19 digeber, tim pelatih Pesut Junior lebih dulu melakukan blusukan di empat kota, yakni Kupang, Malang, Makassar, dan Samarinda.

Sementara dari Thailand U-19, terjadi perombakan besar dari skuad yang mengikuti Piala AFF U-18 lalu. Sebanyak 15 nama dari 23 pemain yang diboyong berstatus anyar. Wajar jika pada laga terakhir, mereka dibabat tiga gol tanpa balas oleh Indonesia U-19.

Banyaknya nama baru, membuat kekuatan Gajah Putih Muda tereduksi. Hal tersebut gamblang disebutkan Marc Alavedra Palacios selaku pelatih Thailand U-19. Timnya belum lama berkumpul dan melakukan latihan.

"Beberapa di antara pemain kami bahkan ada yang baru berseragam tim nasional. Jadi, belum banyak jam terbang," ujar Marc.

Selain tim yang belum padu, Marc turut mengeluhkan perjalanan jauh menuju Samarinda yang banyak memakan waktu. Walhasil, jatah istirahat anak asuhnya terganggu.

Menilik aspek itu, Marc menekankan tak memberi target muluk. Dia hanya berharap, timnya bisa bermain lebih bagus dari sebelumnya. "Saya datang sekira empat bulan lalu ke Thailand. Saya membawa permainan ala Barcelona. Pelan-pelan mulai berjalan," bebernya.

Salah satu senjata andalan Thailand U-19 yang patut diwaspadai ialah Robin Holm. Dia merupakan pemain naturalisasi dari Swedia. Marc pun tidak menutup kemungkinan menurunkannya sejak menit awal kontra Borneo FC U-19. "Benar kami akan coba Robin. Kami ingin lihat kemampuannya. Tapi, saya tegaskan kami tidak terlalu memikirkan hasil akhir," jelas Marc.

Senada dengan Marc, juru taktik Borneo FC Ricky Nelson tidak mematok target muluk menjamu Thailand U-19. Bagi dia, pertemuan kedua tim tak ubahnya ajang tukar ilmu. "Ini pertandingan besar bagi pemain kami. Terutama sebagai pembelajaran bagi anak-anak muda yang kesempatan bermainnya masih minim. Saya mau coba semua," ucap Ricky.

Namun, melihat kelemahan tim lawan, Ricky tetap mengingatkan anak asuhnya tampil maksimal. Terutama di sisi lapangan untuk dimanfaatkan dengan baik.

"Saya nonton permainan Thailand U-19. Mereka lemah di sisi kiri. Kami coba manfaatkan serangan di sektor itu untuk masuk ke kotak penalti lawan," jelas Ricky.

Meski memiliki kesiapan lebih matang, Ricky ogah mengentengkan laga nanti malam. Pasalnya, pemain Thailand memiliki kelebihan dalam kemampuan individu per pemain. Hal tersebut bakal jadi senjata utama Gajah Putih Muda mencuri poin di Segiri.

Ditambahkan Ricky, stamina pemain intinya cukup baik. Itu tak lepas dengan kebijakan saat melakoni sisa laga penyisihan Grup C, pemain yang diboyong merupakan pelapis.

"Pemain inti kebanyakan tetap di Samarinda dan berlatih intens. Jadi, soal stamina tidak ada masalah. Tinggal bagaimana memanfaatkan setiap peluang menjadi gol," imbuhnya.

Memastikan satu tempat di babak delapan besar Liga U-19, Ricky bakal memanfaatkan laga nanti malam sebagai pemanas mesin pemainnya. Turut mengasah mental agar memuluskan langkah sebagai juara.

"Kami punya target di kompetisi, yakni juara. Jadi, melawan Thailand U-19 hanya sebagai media untuk mengaplikasikan seluruh kemampuan. Bukan mengejar menang," tambahnya.

Sementara itu, bek sekaligus kapten Borneo FC, Habibi, hanya ingin memberikan penampilan terbaik nanti malam. Pertandingan melawan Thailand U-19 sekaligus ajang menghibur masyarakat Samarinda yang hadir langsung di stadion.

"Kami sebagai pemain akan buktikan untuk tampil maksimal. Menjalankan strategi sesuai arahan pelatih dan memenangkan pertandingan," pungkasnya. (*/abi/bby/k11)

 

ARIB BILLAH/KP

USIK KEBUGARAN: Marc Alavedra Palacios mengeluhkan jarak tempuh menuju Samarinda yang banyak memakan waktu.


BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 11:04

Tahan Diri Soal Sponsor

SURABAYA – Hingga kini, Persebaya Surabaya belum mengumumkan sponsor yang akan menyokong mereka…

Rabu, 17 Januari 2018 08:12

Tidak Kalah Seksi

TENGGARONG – Meski diisi dua klub Liga 2, yakni Martapura FC dan Kalteng Putra, persaingan di…

Rabu, 17 Januari 2018 08:11

Persebaya Pincang Jelang Piala Presiden

SURABAYA – Pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera harus putar otak jelang pertandingan perdana Piala…

Rabu, 17 Januari 2018 08:05

Tepergok Kencan dengan Fellaini

GELANDANG Manchester United Marouane Fellaini-Bakkioui punya selera tersendiri dalam urusan mengencani…

Rabu, 17 Januari 2018 07:45

Bukan Dosa Atlet

SAMARINDA – Kisruh atlet hoki dan pengurus asal Balikpapan yang menerima sanksi makin memanas.…

Rabu, 17 Januari 2018 07:44

Hoki Kota Beriman Pasrah

BALIKPAPAN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan mengaku pasrah dengan keputusan…

Rabu, 17 Januari 2018 07:43

Wabup Kasmidi Menggaransi

SAMARINDA – Setelah tarik-ulur antara Samarinda dan Kutai Timur (Kutim) menjadi venue perhelatan…

Selasa, 16 Januari 2018 10:52

Proyeksi Akhir Komposisi

JOGJAKARTA – Sebelum bertolak ke Bali untuk memulakan perjuangan di Piala Presiden 2018, tersisa…

Selasa, 16 Januari 2018 08:16

KANS BESAR SANG NAGA

TENGGARONG – Mitra Kukar punya sejarah bagus di ajang Piala Presiden sejak digulirkan 2015 silam.…

Selasa, 16 Januari 2018 08:11

Sinyal Kuat untuk Faubert

JOGJAKARTA – Kongres PSSI beberapa waktu lalu memberi petunjuk seputar regulasi kompetisi musim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .