MANAGED BY:
RABU
18 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Selasa, 10 Oktober 2017 09:01
Pakai BBG, Lingkungan Diuntungkan

PROKAL.CO, ADA 500 kendaraan di Balikpapan yang sudah mengonsumsi BBG. Baik mobil dinas maupun angkutan umum. Tahun depan, ditarget lebih banyak kendaraan yang sudah dipasang konverter kit.

“Tahun ini ada penambahan sekitar 350 mobil yang dipasang konverter kit. Untuk tahun depan, kami belum tahu penambahan berapa. Sekarang masih menunggu selesainya pemasangan 350 konverter kit untuk angkutan umum,” terang Corporate Secretary PT Pertamina Retail M Ivan Asmara, kemarin (9/10).

Soal apakah ada kemungkinan konverter kit dipasang di kendaraan roda dua? Asmara menyebut belum bisa dilakukan. Pasalnya, hingga kini belum ada perusahaan yang memproduksi alat tersebut.

“Sementara baru untuk kendaraan jenis roda empat. Sedangkan di Kaltim, SPBG itu merupakan milik pemerintah. Kami di sini hanya bertindak selaku operator yang mengoperasikan SPBG,” sebutnya.

Terkait pelayanan pengisian BBG, dia menyebut baru bisa dilakukan di SPBG Mother Station (induk) di Muara Rapak, Balikpapan. Tak hanya melayani kendaraan, tapi juga dimanfaatkan untuk industri dan rumah tangga sekitar 30 persen.

Selain SPBG induk di Muara Rapak, ada SPBG Gunung Bakaran di Jalan Marsma Iswahyudi dan SPBG Batu Ampar di Jalan Pattimura yang berstatus cabang. Kedua SPBG untuk sementara belum dioperasikan sejak pembangunannya.

“Sebenarnya tidak ada alasan atau kendala mengapa dua SPBG itu belum dioperasikan. Namun, untuk saat ini SPBG Mother Station Muara Rapak masih mampu melayani pengisian BBG bagi jumlah kendaraan yang ada,” timpal Humas Pertamina RU-V Balikpapan Alicia Irzanova. Saat ini, SPBG cabang di Batu Ampar telah dibuka. Tetapi, hanya sebagai lokasi pemasangan konverter kit untuk taksi dan angkot.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan Suryanto mengatakan, konversi dari BBM ke BBG punya andil menekan kadar karbon monoksida (CO) yang dihasilkan dari kendaraan bermotor. Dia berharap ke depan lebih banyak kendaraan yang bahan bakarnya beralih ke BBG.

Dia menyebut, 35 persen CO di Kota Minyak saat ini dihasilkan dari asap hasil pembakaran kendaraan bermotor. Penggunaan compressed natural gas (CNG) sebagai bahan bakar, jauh lebih bersih dan ramah terhadap lingkungan dibandingkan BBM. Sebab, CNG hanya menghasilkan sepertiga kadar emisi yang dihasilkan BBM.

“Jadi penyumbang terbesar emisi dari angkutan umum. Dengan beralih ke BBG tentu bisa menekan buangan. Sangat bagus untuk udara Balikpapan. Karena jika BBM menghasilkan emisi, maka untuk BBG tidak ada. Habis dalam proses pembakaran,” terangnya kemarin.

Selain itu, dengan kandungan RON 120, CNG mampu menghasilkan pembakaran yang lebih bersih. Sehingga mesin kendaraan lebih awet dengan perawatan yang efisien. Dengan demikian, Balikpapan juga berperan mengurangi dampak pemanasan global yang berakibat pada semakin cepatnya perubahan iklim. Namun, Balikpapan termasuk kota terbersih udaranya se-Indonesia untuk kategori kota besar tahun 2016 versi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Secara pasti, DLH belum menghitung pasti emisi yang akan berkurang dengan adanya konversi bahan bakar ini. Akan tetapi, Suryanto menyebut, jika dari 5 ribu kendaraan, seribu kendaraannya beralih ke gas, maka bisa menekan emisi hingga 20 persen. Apalagi bila didukung penggunaan transportasi massal berbasis non-BBM.

“Makanya, dalam rencana kami nanti, penyediaan bus di Kebun Raya Balikpapan harus berbahan bakar gas atau listrik. Kami harap, Pertamina mendukung penuh konversi angkutan publik seperti angkot untuk menggunakan BBG,” katanya. (*/rdh/rom/k8)


BACA JUGA

Jumat, 13 Juli 2018 08:59

Terusir Gara-Gara Zonasi

Masalah klasik menggandoli rencana pemerataan kualitas pendidikan. Ada jurang kualitas dan fasilitas.…

Jumat, 13 Juli 2018 08:56

Lahirkan Tantangan Baru

BERJALAN di antara pro dan kontra, sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) diakui tak terlalu…

Jumat, 13 Juli 2018 08:36
Sengkarut PPDB Online di Kaltim

Tambah Rombel Bukan Solusi

KEPALA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan Muhaimin mengatakan, pelaksanaan PPDB…

Jumat, 13 Juli 2018 08:30

Wajar Kurang karena Pertama Kali

OMBUDSMAN Republik Indonesia (ORI) perwakilan Kaltim ikut memantau pelaksanaan penerimaan siswa baru…

Rabu, 11 Juli 2018 09:15
Ongkos Pernikahan ala Milenial

Terjal Menuju Halal

Selain kelahiran dan kematian, menikah adalah momen penting, bahkan terpenting. Sebab, bisa direncanakan…

Rabu, 11 Juli 2018 09:01

Pilah-Pilih Sesuai Budget

PERNIKAHAN dipersiapkan matang-matang. Mengingat, tak hanya cinta, pernikahan juga perlu persiapan finansial.…

Rabu, 11 Juli 2018 08:33

Bukan Perkara Adu Mewah

MINGGU (8/7), pasangan Nabila Said Amin Ar Rasyidi dan Sammy Saleh Alhuraiby baru saja melangsungkan…

Rabu, 11 Juli 2018 08:29

Janji Suci Jangan Terbelenggu Materi

MENGIKAT dua insan dalam satu bahtera rumah tangga menjadi salah satu yang dianjurkan. Gunanya, agar…

Rabu, 11 Juli 2018 08:28

Tiga Kecamatan, Satu Penghulu

DI BALIK suksesnya hajatan pernikahan, ada penghulu dan imam yang berjuang melawan keterbatasan untuk…

Selasa, 10 Juli 2018 11:12

Tak Semua Eks Napi Dilarang

TEPAT pada 4 Juli lalu, pendaftaran caleg melalui masing-masing parpol dibuka. Terlihat ruangan KPU…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .