MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Selasa, 10 Oktober 2017 08:16
Pesona Itu Bernama Lettu Burai Enggang
PAKAIAN ADAT TERBAIK: Busana khas Dayak motif Lettu Burai Enggang yang dikenakan Giovani Astar dan Andi Desi Nilasari, ini jadi yang terbaik dalam Lomba Parade Busana Daerah di TMII Jakarta, April lalu.(gusti ambri/kp)

PROKAL.CO, Dalam HUT ke-40 Taman Mini Indonesia Indah (TMII) 2017, busana khas Dayak menyihir pengunjung.

BUSANA yang dikenakan Andi Desi Nilasari dan Giovani Astar ini bernama Lettu Burai Enggang. Busana khas masyarakat Dayak Kenyah. Beratnya mencapai 5 kilogram. Kerap digunakan para penari perempuan dalam menyambut para tamu.

Pakaian ini dikerjakan selama tiga bulan, Januari-Maret 2017. Sementara Lomba Parade Busana Daerah digelar pada 22 April lalu di anjungan TMII Jakarta. Keduanya mengikuti dua lomba sekaligus. Yakni kategori busana tradisi dan daur ulang. Busana tradisi dirancang Muhammad Yatimi, dari Jali-Jali Enterprise. Bekerja sama dengan Owner Batik V Ida Roy Nirwan.

Adapun busana daur ulang dirancang Wiwin Lidwina Lauda. Sebelumnya, pada lomba yang sama pada 2014, Balikpapan juga pernah mendapatkan juara tata rias terbaik. Sementara pada 2015, meraih juara peraga busana dan tata rias. Lomba Parade Busana Daerah nasional diikuti seluruh provinsi se-Indonesia. Kaltim diwakili Balikpapan. Menyabet juara umum, Balikpapan memenangkan kategori terbanyak. Sebanyak sembilan kategori diboyong.

Di antaranya juara unggulan busana tradisi, juara unggulan peraga putri busana tradisi, dan juara penyaji busana tradisi. ”Ini merupakan lomba rutin yang memasuki tahun ke-9. Balikpapan aktif hingga empat tahun belakang. Juga telah mendapatkan beberapa gelar. Diharapkan bisa dipertahankan dan kembali mendulang juara yang sama pada 2018 nanti. Yang bakal memotivasi kami agar lebih baik lagi,” tutur Kepala Disporapar Balikpapan Oemy Facessly, kemarin. 

Busana ini dibuat lebih kreatif. Tanpa meninggalkan kearifan lokal. Sehingga mempunyai nilai ekonomis. Terutama untuk perajin lokal. Bahan busana mengangkat kekhasan Kaltim. Seperti ulap doyo, anyaman manik manik, kulit kayu dengan ornamen dari berbagai suku Dayak. Turut melibatkan para perajin lokal dari masyarakat Dayak Kenyah, Bahau, dan Tunjung Benuaq.

Sementara itu, Yatimi menuturkan, sebagai pelatih tari dan perias, dia memang dipercaya beberapa kali sebagai desainer dalam lomba serupa. Konsisten dengan busana daerah. Pertama kali ikut, dia mengusung baju adat pesisir Balikpapan. Di tahun kedua, menampilkan busana adat Kutai yang dimodifikasi dengan sentuhan batik khas Balikpapan.

Adapun tahun lalu, dirinya menyokong kain tenun serat pandan hutan. ”Busana ini memiliki arti putri burung enggang. Keunikan busana dan cerita dari busana ini pulalah yang membuatnya semakin menarik buat diangkat. Membutuhkan perhatian khusus. Terlebih dibuat secara manual, satu per satu manik-manik dimasukkan dan dirajut dengan perlahan,” jelas Yatim, sapaannya.

Pria kelahiran 20 Mei 1967 ini menuturkan, Kaltim sangat kaya akan adat istiadat dan budaya. Memperkenalkannya ke dunia luar, baik melalui tarian atau busana akan sangat menguntungkan Balikpapan. ”Ke depan, apabila dipercaya lagi saya akan mengangkat kain tenun badung tancap dengan sulam tumparnya,” ucapnya. (*/lil/riz/k15)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 08:22

Dibentak Pasien Genit, Tersenyum Lihat Ada yang Pura-Pura Lemas

Selain menguras energi, bekerja di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam juga menguras…

Kamis, 19 Oktober 2017 08:17

Dikecoh Pakai Baju Tukang hingga Disangka Dokter

Dulu, Suwito Wiyono sigap mengamankan lembaran uang di bank. Kini tugasnya berganti. Tetap menjaga keamanan.…

Rabu, 18 Oktober 2017 08:38

Pasien Gagal Kabur setelah Pintu Terbuka Lebar

Banyak kisah dari Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam. Kaltim Post menurunkannya dalam…

Selasa, 17 Oktober 2017 08:22

Kerja Sama Akan Berakhir, Hotel Siap Diperluas

Hotel yang diresmikan sejak 2009 ini, pengelolaannya diserahkan kepada perusahaan pelat merah milik…

Senin, 16 Oktober 2017 08:08

Sentuhan Klasik Modern dari Produk Lokal

Blue Sky Pandurata Boutique Hotel adalah salah satu aset berharga Pemprov Kaltim di Jakarta. Berpotensi…

Sabtu, 14 Oktober 2017 07:07

Semringah Disapa sang Raja saat Makan Malam

Tak hanya masuk deretan nama 50 guru terbaik dunia, Dayang Suriani diundang Raja Abu Dhabi Syaikh Khalifah…

Sabtu, 14 Oktober 2017 06:58

Buat Miniatur dari Stik Kayu, Dijual di Etalase RnB

Tak hanya menjalani masa tahanan, warga binaan Rutan Kelas IIB Balikpapan juga diberi kesempatan berkreativitas.…

Jumat, 13 Oktober 2017 08:06

Kalau Sudah Jatuh Cinta, Mau Bagaimana Lagi

Di tengah gempuran musik digital, lahir komunitas pelestari. Fokus mereka agar sape dikenal dan semakin…

Kamis, 12 Oktober 2017 08:26

Ketika Air Laut Kelewat Dipercaya Memupus Haus

Kekuasaan itu seperti air laut. Makin diminum, makin bikin haus. Haus dan air laut yang luput kendali…

Rabu, 11 Oktober 2017 08:23

Perokok Makin Muda, Berhenti Cukup dengan Teknik Pernapasan

Lebih dari sepertiga atau 36,3 persen penduduk Indonesia saat ini menjadi perokok. Bahkan, 20 persen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .