MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Selasa, 10 Oktober 2017 08:16
Pesona Itu Bernama Lettu Burai Enggang
PAKAIAN ADAT TERBAIK: Busana khas Dayak motif Lettu Burai Enggang yang dikenakan Giovani Astar dan Andi Desi Nilasari, ini jadi yang terbaik dalam Lomba Parade Busana Daerah di TMII Jakarta, April lalu.(gusti ambri/kp)

PROKAL.CO, Dalam HUT ke-40 Taman Mini Indonesia Indah (TMII) 2017, busana khas Dayak menyihir pengunjung.

BUSANA yang dikenakan Andi Desi Nilasari dan Giovani Astar ini bernama Lettu Burai Enggang. Busana khas masyarakat Dayak Kenyah. Beratnya mencapai 5 kilogram. Kerap digunakan para penari perempuan dalam menyambut para tamu.

Pakaian ini dikerjakan selama tiga bulan, Januari-Maret 2017. Sementara Lomba Parade Busana Daerah digelar pada 22 April lalu di anjungan TMII Jakarta. Keduanya mengikuti dua lomba sekaligus. Yakni kategori busana tradisi dan daur ulang. Busana tradisi dirancang Muhammad Yatimi, dari Jali-Jali Enterprise. Bekerja sama dengan Owner Batik V Ida Roy Nirwan.

Adapun busana daur ulang dirancang Wiwin Lidwina Lauda. Sebelumnya, pada lomba yang sama pada 2014, Balikpapan juga pernah mendapatkan juara tata rias terbaik. Sementara pada 2015, meraih juara peraga busana dan tata rias. Lomba Parade Busana Daerah nasional diikuti seluruh provinsi se-Indonesia. Kaltim diwakili Balikpapan. Menyabet juara umum, Balikpapan memenangkan kategori terbanyak. Sebanyak sembilan kategori diboyong.

Di antaranya juara unggulan busana tradisi, juara unggulan peraga putri busana tradisi, dan juara penyaji busana tradisi. ”Ini merupakan lomba rutin yang memasuki tahun ke-9. Balikpapan aktif hingga empat tahun belakang. Juga telah mendapatkan beberapa gelar. Diharapkan bisa dipertahankan dan kembali mendulang juara yang sama pada 2018 nanti. Yang bakal memotivasi kami agar lebih baik lagi,” tutur Kepala Disporapar Balikpapan Oemy Facessly, kemarin. 

Busana ini dibuat lebih kreatif. Tanpa meninggalkan kearifan lokal. Sehingga mempunyai nilai ekonomis. Terutama untuk perajin lokal. Bahan busana mengangkat kekhasan Kaltim. Seperti ulap doyo, anyaman manik manik, kulit kayu dengan ornamen dari berbagai suku Dayak. Turut melibatkan para perajin lokal dari masyarakat Dayak Kenyah, Bahau, dan Tunjung Benuaq.

Sementara itu, Yatimi menuturkan, sebagai pelatih tari dan perias, dia memang dipercaya beberapa kali sebagai desainer dalam lomba serupa. Konsisten dengan busana daerah. Pertama kali ikut, dia mengusung baju adat pesisir Balikpapan. Di tahun kedua, menampilkan busana adat Kutai yang dimodifikasi dengan sentuhan batik khas Balikpapan.

Adapun tahun lalu, dirinya menyokong kain tenun serat pandan hutan. ”Busana ini memiliki arti putri burung enggang. Keunikan busana dan cerita dari busana ini pulalah yang membuatnya semakin menarik buat diangkat. Membutuhkan perhatian khusus. Terlebih dibuat secara manual, satu per satu manik-manik dimasukkan dan dirajut dengan perlahan,” jelas Yatim, sapaannya.

Pria kelahiran 20 Mei 1967 ini menuturkan, Kaltim sangat kaya akan adat istiadat dan budaya. Memperkenalkannya ke dunia luar, baik melalui tarian atau busana akan sangat menguntungkan Balikpapan. ”Ke depan, apabila dipercaya lagi saya akan mengangkat kain tenun badung tancap dengan sulam tumparnya,” ucapnya. (*/lil/riz/k15)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 10:30
Mengantarkan Hasni Pulang setelah 15 Tahun Tinggal di Gua

Sesekali Masih Tanya, Apa si Kakek Pelaku Dipenjara?

Setelah sekitar sebulan mendapat konseling kejiwaan, Hasni pulang ke keluarga yang sempat mencarinya…

Sabtu, 15 September 2018 01:57

Pangan Masih Bergantung, kalau Gelombang Harga Ikut Bergoyang

Di sejumlah media ramai "diskusi" tentang Rp 100 ribu bisa belanja apa zaman now? Wartawan Kaltim Post…

Sabtu, 15 September 2018 01:47

Cara Belajar Asyik, Butuh Penalaran dan Ketelitian

Matematika untuk sebagian siswa bisa menjadi pelajaran yang menakutkan. Tantangannya ada pada tingkat…

Sabtu, 08 September 2018 06:55

Wajib Perawan, Tes Kejiwaan yang Menentukan

Join the navy to see the world. Kalimat tersebut membakar semangat mereka yang ingin bergabung ke TNI…

Senin, 03 September 2018 08:10

Maju Terus Srikandi-Srikandi Bangsa

Oleh: Kompol Yolanda E. Sebayang SIK MM(Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kaltim)SATU September lalu merupakan…

Sabtu, 01 September 2018 02:05

Orangtua Ngajar Bimbel, Berangkat ke AS setelah Dapat Sponsor

Rebecca Alexandria Hadibroto menjadi pebalet Indonesia pertama yang meraih first place kompetisi balet…

Kamis, 30 Agustus 2018 11:25

Perjuangan Berakhir di Sawah Lunto

Pada 7 April 1906 terjadi penyerahan kekuasaan Kesultanan Paser oleh Sultan Ibrahim Khaliluddin (Sultan…

Senin, 27 Agustus 2018 11:11
Rekam Jejak Perjuangan Pahlawan Suku Paser; Panglima Sentik

Dapat Gelar setelah Penggal Kepala Bajak Laut

Cukup banyak literasi yang terhimpun untuk mengisahkan perjalanan hidup Panglima Sentik. Karena keterbatasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .