MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 07 Oktober 2017 00:23
Keluarga Sempat Diancam, Tak Boleh Lemah

Sukses Meniti Karier di Tanah Kutim: Mulyadi (3)

-Mulyadi.

PROKAL.CO, Tak mudah menegakkan hukum di Indonesia. Berbagai macam ancaman sudah kenyang dia terima. Baik terhadap dirinya, maupun keluarganya. Namun, hukum tetap harus berdiri tegak.

 

RAYMOND CHOUDA, Sangatta

 

GAYA bicara Mulyadi sangat tegas, layaknya aturan hukum yang tak boleh dibengkokkan. Seperti yang selalu dia ingatkan, perkara hukum jangan disamakan dengan pemahaman umum karena memicu salah pengertian. Namun, sesekali Mulyadi ringan diajak bercanda.

 Darah Padang Minang yang mengalir di dalam tubuhnya membuat dia seperti orang Sumatra kebanyakan, yakni merantau ke seantero Indonesia. Sudah delapan kota dari tujuh provinsi dilintasinya dalam menegakkan hukum.

Awal kariernya pada 1996, bertugas di Bengkulu Selatan. Lalu kariernya berjalan dengan lurus, seperti hukum yang bersifat lurus meski ada sejumlah cobaan selama 21 tahun mengabdi. Beberapa penanganan perkara pidana khusus yang paling diingatnya adalah kasus yang menjerat seorang bupati di suatu daerah. Kemudian ada pula perkara pidana khusus yang melibatkan anggota DPRD.

Berikut pernah menangani kasus yang menjerat seorang mantan gubernur di Gorontalo pada 2009. Hingga akhirnya dia resmi ditugaskan sebagai kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sangatta pada 12 Oktober 2016.

 Di Sangatta, menurut Mulyadi, penanganan perkara pidana umum penanganan perkara pembunuhan berencana. Tersangka beserta para saksi membisu. “Tapi akhirnya kebenaran bisa saya buktikan,” imbuh mantan koordinator Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat ini.

Dalam perjalanan kariernya, ada beberapa ancaman yang pernah diterimanya. Salah satu yang tak terlupakan ketika seseorang mengancam akan mengganggu keamanan anaknya. Orang misterius itu menghubungi lewat ponsel, mengatakan bahwa sedang mengawasi anak Mulyadi di sekolah.

"Dia saat itu mengetahui identitas dan keberadaan anak saya. Diduga berkaitan dengan suatu kasus yang sedang ditangani saat itu, sehingga ada seseorang yang merasa terganggu. Kendala tidak boleh menjadikan penegak hukum lemah. Saya tetap tegakkan hukum," ungkap Mulyadi saat ditemui di Kantor Kejari Sangatta, Selasa (3/10).

 Keluarga adalah motivasi Mulyadi untuk meraih sukses. Rasa cinta terhadap keluarga membantu menyemangati diri dalam bertugas. "Intinya, harus tetap berdiri di atas kebenaran hukum," ucapnya.

Penanganan hukum di tiap daerah, menurut Mulyadi, tak boleh dibanding-bandingkan. Keadaan daerah di Sangatta dibanding daerah lain tentu memiliki karakter masing-masing.

"Semua daerah sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak bisa disebut bahwa ada suatu daerah yang sulit ditegakkan hukumnya. Sebab, apapun yang terjadi, hukum tetap harus ditegakkan," ujarnya. (*/san/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 06:39

Janji PT MSPG Meleset Lagi

TENGGARONG –  Janji perusahaan PT Mahakam Sawit Plantation Grup (MSPG), untuk membayarkan…

Kamis, 19 Oktober 2017 07:46

Tiga Kelurahan Diguyur Rp 1 M

TANJUNG REDEB – Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, menjadi sasaran prioritas Program Kotaku…

Kamis, 19 Oktober 2017 07:41

Rencana Museum di Lahan HOP 7

BONTANG – Lahan HOP 7 di simpang Jalan Cipto Mangunkusumo bakal dijadikan pusat peradaban Bontang.…

Kamis, 19 Oktober 2017 07:33

Petani Demo Lahan PT Pupuk Kaltim

BONTANG – Ratusan petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Gunung Kempeng Adat Bersatu Bontang…

Kamis, 19 Oktober 2017 07:31

Sudah Mesti Dirombak

TANA PASER – Meskipun bukan akses utama bagi warga sekitar untuk lintas-desa, keberadaan jembatan…

Kamis, 19 Oktober 2017 07:29

Bantuan untuk Korban Kebakaran Segendang

TANA PASER – Sebanyak tiga kepala keluarga (KK) yang menjadi korban kebakaran di Desa Segendang,…

Kamis, 19 Oktober 2017 07:28

Penetapan Tapal Batas PPU Belum Klir

PENAJAM – Penetapan tapal batas wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih belum klir.…

Kamis, 19 Oktober 2017 07:27

Pasang Jaring, Maskur Diterkam Buaya

PENAJAM – Buaya di perairan Teluk Balikpapan kembali memakan korban.  Tepatnya di sekitar…

Kamis, 19 Oktober 2017 07:25

Warga Nipahnipah Borong Lima Tiket

PENAJAM – Gelaran Balikpapan Masters Cup 2017 menyedot perhatian warga Penajam Paser Utara (PPU).…

Kamis, 19 Oktober 2017 07:18

TRC Turun ke Lapangan

TANJUNG REDEB – Setelah resmi dibentuk dan dilantik Bupati Muharram, Senin (17/10) lalu, tim reaksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .