MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 06 Oktober 2017 07:47
Bayar Tinggal Tempel, Perlu Banyak Sosialisasi
-

PROKAL.CO, SEJUMLAH kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya lebih dahulu menerapkan sistem parkir elektronik. Sistem ini diklaim memudahkan masyarakat dan menekan juru parkir liar. Sosialisasi harus gencar dilakukan pemerintah kota jika ingin program ini berhasil.

Dari beberapa sumber yang dirangkum Kaltim Post, cara penggunaan parkir meter cukup mudah. Terlebih dahulu, pengguna memilih jenis kendaraan yang akan diparkirkan pada mesin itu. Setelah itu, pengguna memasukkan nomor polisi kendaraannya sesuai dengan petunjuk yang tertera. Kemudian, jumlah nominal yang harus dibayar akan muncul di layar monitor parkir meter.

“Pembayaran parkir elektronik ini menggunakan uang elektronik atau e-money. Jadi, tinggal tempel saja kartu e-money,” ujar Kepala Dishub Balikpapan Sudirman Djayaleksana.

Untuk mendukung penerapan parkir elektronik ini, pemerintah kota akan bekerja sama dengan sejumlah bank yang mengeluarkan produk e-money. Dengan demikian, masyarakat lebih mudah untuk menggunakan e-money saat membayar ataupun melakukan top up saldo.

“Penerapannya sama seperti di Jakarta dan kota lainnya yang lebih dulu menerapkan parkir elektronik,” ujarnya.

Terpisah, pengamat perkotaan Sujatmiko mengatakan penerapan parkir elektronik memiliki tujuan bagus. Yakni sebagai bagian untuk menciptakan tatakota yang tertib, terutama dikaitkan dengan kepadatan transportasi. Selain itu, pemasukan pendapatan daerah yang transparan dan akuntabel.

“Akan tetapi masalahnya nanti pada sosialisasi dan penegakan aturan itu sendiri. Saya kurang yakin program ini berhasil,” tutur ketua Persatuan Insinyur Indonesia Balikpapan ini.

Salah satu alasan keraguan itu adalah program itu berbenturan dengan kebiasaan masyarakat yang masih suka melakukan proses manual. Karena itu sosialisasi dan penegakan aturan menjadi kunci jika ingin program tersebut berhasil.

Sementara itu, David Windra, warga yang tinggal di Jalan Inpres 4, berkomentar penerapan parkir elektronik butuh komitmen dari pemerintah kota. Sebab, selama ini pemerintah kota hanya fokus pada fisik saja tanpa mendorong penerapan sanksi tegas dan regulasi yang tegas.

“Contoh, saja Terminal Batu Ampar dan Gedung Parkir Klandasan. Sekarang parkir elektronik hanya bisa berhasil jika dibantu penerapan sanksi dan pengawasan yang ketat terhadap regulasi yang ada,” ujarnya.(*/hul/tom2/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 07:26

Gagal Untung Ratusan Juta

BALIKPAPAN   -  Sebuah kapal diamankan kapal patroli Direktorat Polisi Perairan Udara…

Kamis, 15 Februari 2018 08:42

Tim Tiger Siap “Terkam” Bandit

BALIKPAPAN – Polres Balikpapan, Selasa (13/2) malam akhirnya membentuk tim khusus. 20 personel…

Kamis, 15 Februari 2018 08:38

Empat Remaja Diamankan, Pelaku Utama Masih Buron

BALIKPAPAN – Empat remaja diamankan unit Reskrim Polsek Balikpapan Selatan, Rabu (14/2) pagi.…

Kamis, 15 Februari 2018 08:36

Gratis, Pendaftaran Peserta Masih Dibuka

BALIKPAPAN – Berbagai perlombaan dan atraksi siap digelar pada event Pesta Laut dalam rangka memperingati…

Kamis, 15 Februari 2018 08:33

Perusda Incar Jargas untuk Kalangan Bisnis

BALIKPAPAN – Sejumlah inovasi bisnis disiapkan Perusahaan daerah (Perusda) Balikpapan. Setelah…

Rabu, 14 Februari 2018 09:02

Mobil Putra Wali Kota Dipukul Parang

BALIKPAPAN - Situasi keamanan khsususnya di jalanan Balikpapan mulai tak aman. Ini menyusul sejumlah…

Rabu, 14 Februari 2018 08:58

1.563 Lowongan Kerja Dibuka

BALIKPAPAN – Kabar baik untuk para pencari kerja di Balikpapan. Masih dalam rangkaian peringatan…

Rabu, 14 Februari 2018 08:51

Tahun Ini Dapat Jatah 16 Ribu

BALIKPAPAN - Program sertifikasi tanah gratis atau pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) kembali…

Rabu, 14 Februari 2018 08:47

Orangutan Tewas, Bareskrim Turun Tangan

BALIKPAPAN - Bareskrim Mabes Polri dan Polda Kaltim tengah melakukan penyelidikan mendalam tentang orangutan…

Rabu, 14 Februari 2018 08:45

Matematika, Antara Permainan Catur dan Logika

Pelajaran matematika sering kali dianggap momok bagi pelajar. Namun, tidak dengan Naufal Anwar Ariyanto.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .