MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 06 Oktober 2017 07:47
Bayar Tinggal Tempel, Perlu Banyak Sosialisasi
-

PROKAL.CO, SEJUMLAH kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya lebih dahulu menerapkan sistem parkir elektronik. Sistem ini diklaim memudahkan masyarakat dan menekan juru parkir liar. Sosialisasi harus gencar dilakukan pemerintah kota jika ingin program ini berhasil.

Dari beberapa sumber yang dirangkum Kaltim Post, cara penggunaan parkir meter cukup mudah. Terlebih dahulu, pengguna memilih jenis kendaraan yang akan diparkirkan pada mesin itu. Setelah itu, pengguna memasukkan nomor polisi kendaraannya sesuai dengan petunjuk yang tertera. Kemudian, jumlah nominal yang harus dibayar akan muncul di layar monitor parkir meter.

“Pembayaran parkir elektronik ini menggunakan uang elektronik atau e-money. Jadi, tinggal tempel saja kartu e-money,” ujar Kepala Dishub Balikpapan Sudirman Djayaleksana.

Untuk mendukung penerapan parkir elektronik ini, pemerintah kota akan bekerja sama dengan sejumlah bank yang mengeluarkan produk e-money. Dengan demikian, masyarakat lebih mudah untuk menggunakan e-money saat membayar ataupun melakukan top up saldo.

“Penerapannya sama seperti di Jakarta dan kota lainnya yang lebih dulu menerapkan parkir elektronik,” ujarnya.

Terpisah, pengamat perkotaan Sujatmiko mengatakan penerapan parkir elektronik memiliki tujuan bagus. Yakni sebagai bagian untuk menciptakan tatakota yang tertib, terutama dikaitkan dengan kepadatan transportasi. Selain itu, pemasukan pendapatan daerah yang transparan dan akuntabel.

“Akan tetapi masalahnya nanti pada sosialisasi dan penegakan aturan itu sendiri. Saya kurang yakin program ini berhasil,” tutur ketua Persatuan Insinyur Indonesia Balikpapan ini.

Salah satu alasan keraguan itu adalah program itu berbenturan dengan kebiasaan masyarakat yang masih suka melakukan proses manual. Karena itu sosialisasi dan penegakan aturan menjadi kunci jika ingin program tersebut berhasil.

Sementara itu, David Windra, warga yang tinggal di Jalan Inpres 4, berkomentar penerapan parkir elektronik butuh komitmen dari pemerintah kota. Sebab, selama ini pemerintah kota hanya fokus pada fisik saja tanpa mendorong penerapan sanksi tegas dan regulasi yang tegas.

“Contoh, saja Terminal Batu Ampar dan Gedung Parkir Klandasan. Sekarang parkir elektronik hanya bisa berhasil jika dibantu penerapan sanksi dan pengawasan yang ketat terhadap regulasi yang ada,” ujarnya.(*/hul/tom2/k15)


BACA JUGA

Senin, 24 September 2018 08:35

Pipa PDAM Bocor Lagi

BALIKPAPAN – Kebocoran pipa PDAM lagi-lagi jadi momok warga Balikpapan. Fenomena yang terus berulang…

Senin, 24 September 2018 08:34

Tren Kesan Dramatik dan Lebih Natural

JEMARI Nanda Hidayah menari di wajah Dea Nada Rifdah. Dengan pelan, Nanda mengayun kuas dengan vertikal…

Senin, 24 September 2018 08:28

Pilihan Utama dan Terpercaya di Indonesia

BALIKPAPAN – PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) kembali menggelar customer…

Senin, 24 September 2018 08:20

Seketika Bisa Membuat Saraf Lumpuh

Ada banyak cara bakteri bisa meninggalkan racun pada makanan. Ancaman terbesarnya bisa menyebabkan kematian.…

Minggu, 23 September 2018 08:40

Tunggu SK Menteri LH

BALIKPAPAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan memastikan rehabilitasi daerah yang tercemar…

Minggu, 23 September 2018 08:32

Tiga Unsur Dinilai, Harus Tampil Total

BALIKPAPAN – Puluhan perempuan dari usia anak hingga remaja tampil cantik mengenakan kebaya di…

Minggu, 23 September 2018 08:18

Progres Jargas Lampaui Target

BALIKPAPAN – Pembangunan jaringan gas (Jargas) rumah tangga di Balikpapan terus berlanjut. Setelah…

Minggu, 23 September 2018 08:13

Datang dan Rebut Hadiahnya

BALIKPAPAN - Gowes dan fun walk bareng digelar pagi ini, Minggu (23/9), dalam rangka semarak Berkah…

Sabtu, 22 September 2018 01:18

Penilap Korban Travel ATM Diburu Polisi

BALIKPAPAN –  Salah seorang aktor intelektual terduga penipuan jamaah umrah travel PT Arafah…

Jumat, 21 September 2018 08:41

Luka Sembuh, Korban Trauma

BALIKPAPAN – Vonis 12 tahun pidana penjara kepada terdakwa asusila Pandu Dharma Wicaksono dianggap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .