MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

HIBURAN

Minggu, 01 Oktober 2017 07:40
Tebus Dosa Masa Lalu
SERUPA TAK SAMA: Para talent Jomblo selepas gala premier Jomblo, dini hari kemarin. (JPG)

PROKAL.CO, JAKARTA – Banyak cara untuk menebus dosa. Sebelas tahun lalu, Jomblo yang dibuat Hanung Bramantyo sukses di pasaran. Namun, dia sadar ada sesuatu yang salah. Hanung merasa harus membuat ulang film yang diadaptasi dari novel karya Adhitya Mulya tersebut.

’’Di Jomblo pertama (2006), saya merasa berdosa,’’ ujarnya mengawali cerita saat dijumpai di XXI Kemang Village, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dini hari kemarin (30/9) setelah gala premiere Jomblo.

Film Jomblo pertama dibintangi Ringgo Agus Rahman (Agus), Christian Sugiono (Doni), Dennis Adhiswara (Bimo), dan Rizky Hanggono (Olip). Di bagian akhir, dikisahkan Agus dan Doni bahagia dengan perempuan idaman masing-masing. Selanjutnya, Bimo dan Olip tetap menjadi jomblo ngenes.

Bagi Hanung, bagian itulah yang dirasanya salah. ’’Saya merasa dosa besar ketika membuat Jomblo pertama. Ada value dari alam bawah sadar saya. Saya mengamini orang yang berselingkuh dan mengamini orang yang playboy,’’ sambung Hanung.

Berangkat dari kegelisahan tersebut, Hanung dan Adhitya Mulya yang kali ini menjadi konsultan komedi meramu kembali kisah Jomblo yang dulu. Ditulis kembali skenarionya oleh Ifan Adriansyah, ketiganya membuat cerita yang berbeda. Tentu saja dengan cara yang menurut mereka lebih menarik dengan bumbu-bumbu segala hal yang hit di era millennial saat ini.

Bukan hanya tentang empat jomblo yang mengejar cewek idaman, film hasil kerja sama Falcon Pictures dan Dapur Film itu juga membahas masalah yang lebih kompleks. Perbedaan mencoloknya adalah kemunculan berbagai adegan yang berkaitan dengan media sosial.

Selain mengisahkan perjuangan mendapatkan cinta, unsur-unsur lain yang berkaitan dengan hidup dan toleransi ikut disinggung dalam film berdurasi 110 menit. Ditambah, ada beberapa plot twist tak terduga dan kejutan yang dimasukkan sehingga membuatnya semakin menarik.

Masih dalam rangka penebusan dosa, Jomblo millennial itu lebih menyoroti kekuatan perempuan. Khususnya dalam sebuah hubungan. Hanung menggambarkan bahwa perempuan dapat menentukan sikap dan tidak dapat disepelekan. ’’Itulah mengapa akhirnya saya ingin me-reboot. Ada sesuatu yang harus saya tebus,’’ kata sutradara yang juga penggemar berat novel Jomblo buatan Adhitya Mulya tersebut.

Namun, Hanung tidak serta-merta menghapus semua bagian dari film pertama. Fokus cerita masih ada pada empat sekawan jomblo dengan pemeran berbeda. Yakni, Agus (Ge Pamungkas), Olip (Deva Mahenra), Bimo (Arie Kriting) dan Doni (Richard Kyle). Juga ada tiga perempuan cantik yang menjadi idaman. Yakni, Asri (Aurelie Moeremans), Lani (Indah Permatasari), dan Rita (Natasha Rizki). Empat sekawan yang berstatus jomblo tersebut memiliki masalah yang rumit ketika akan memiliki kekasih dan menimbulkan persaingan.

Selain itu, ada adegan yang hampir mirip. Kalau masih ingat, dalam scene Jomblo (2006), ada bagian Agus (Ringgo) yang memasuki ruang kelas dengan menggunakan kostum ayam untuk menyatakan cintanya kepada Lani. Kali ini ada adegan serupa, tapi tak sama. Agus menggunakan cara yang sama untuk menyatakan cinta kepada Lani, tapi dengan kostum berbeda.

Dari film-film komedi yang dibuat Hanung sebelumnya, sutradara asal Jogjakarta tersebut merasa kekhasan dalam film komedinya lebih banyak yang menertawakan diri sendiri. Mulai film Get Married (2007), Hijab (2015), hingga Talak 3 (2016). Setelah mengamati respons penonton, Hanung sadar bahwa penonton ternyata lebih suka jika menertawakan orang lain.

’’Tapi, di situ kemudian saya mencoba untuk memberikan keseimbangan. Komedi yang menertawakan orang lain saya buat, komedi yang menertawakan diri sendiri juga tetap ada. Silakan penonton memilih hidangan itu,’’ jelasnya.

Bagi Arie Kriting, bermain di Jomblo adalah kebahagiaan. Dia dulu menonton Jomblo (2006). Setelah ikut terlibat di film Jomblo (2017), dia merasakan film Jomblo yang baru lebih segar dan sangat bagus. ’’Yang dulu juga bagus, tapi yang ini lebih bagus. Banyak pesan-pesan tersiratnya dan membicarakan Indonesia. Itu yang buat saya sangat bahagia,’’ katanya. (glo/c22/ayi/jpg/ndy/k9)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 09:06

Kampanyekan Penyelamatan Gajah

JAKARTA – Setelah gencar mengampanyekan tagar #JanganBunuhGajah pada 2016, Tulus kembali menunjukkan…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:04

Mbok Jamu Menuju Jepang

JAKARTA – Satu lagi perwakilan Indonesia bersiap menuju kontes kecantikan internasional. Dia adalah…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:02

Dilepas dengan Tangis

JAKARTA – Setelah resmi dinikahi Engku Emran, artis peran Laudya Cynthia Bella memilih untuk tinggal…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:00

Sudah Siap Pisah

JAKARTA – Penyanyi Nafa Urbach mengaku sudah siap menyandang status janda. Senin (23/10) mendatang,…

Jumat, 20 Oktober 2017 08:59

Wanna One Melesat di MAMA 2017

SEOUL – Para boy group Korea favorit bersaing ketat dalam ajang tahunan penghargaan musik Mnet…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:08

MESTI JUJUR

JAKARTA – Kendati sukses meraih nama besar di panggung internasional, Anggun selalu berupaya menjadi…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:06

Syuting Rampung oleh Sutradara Baru

LOS ANGELES – Hari yang ditunggu para penggemar Star Wars tiba. Setelah hampir setahun berjalan,…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:05

Undangan Sederhana dan Terbatas

SEOUL – Hari patah hati Asia sudah semakin dekat. Song Song Couple (Song Joong-ki dan Song Hye-kyo)…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:02

Terancam Batal ke Indonesia

LONDON – Ed Sheeran bikin patah hati para fans. Pelantun Perfect itu harus membatalkan sejumlah…

Rabu, 18 Oktober 2017 09:31

Ikat Janji di Ibiza

MADRID – Selama akhir pekan lalu, santer beredar Alicia Vikander (29) dan Michael Fassbender (40)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .