MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Jumat, 29 September 2017 08:15
Kuasai Cpr Selamatkan Pasien
Muhammad Iqbal

PROKAL.CO, PASIEN jantung kini bisa menggunakan jalur jaminan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Penyakit jantung kardiovaskuler boleh dibilang menyedot biaya tinggi. Masuk golongan penyakit katastropik, penyakit yang berbiaya tinggi dan secara komplikasi dapat mengancam jiwa.

Pada 29 Juli lalu, Kementerian Kesehatan merilis bahwa tahun lalu BPJS Kesehatan  menghabiskan biaya hampir Rp 14,6 triliun. Biaya paling besar untuk menangani pasien jantung, bahkan terjadi peningkatan pembiayaan dibanding pada 2015. Yakni sebesar Rp 6,9 triliun menjadi Rp 7,4 triliun pada 2016.

”Kami mengakomodasi laporan pasien tidak mampu dan rutin menyuluh pencegahan jantung,“ terang Gino, wakil sekretaris Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kaltim diwawancarai beberapa hari lalu di kantornya di Jalan Dewi Sartika, Samarinda.

YJI mengatakan, jalur BPJS juga bisa ditempuh mereka yang mengalami penyakit jantung bawaan ventricular septal defect(VCD), sekat bilikjantung berlubang, dan tetralogi fallot(TF).

Terlepas dari tingginya biaya itu, banyak orang yang perlu mengetahui pertolongan pertama penderita jantung. Ini sangat penting menentukan keselamatan penderita. 

Dituturkan dr Muhammad Iqbal SpJP, Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) atau Resusitasi Jantung Paru (RJP) sangat efektif sebagai pertolongan pertama penderita jantung dan napas jika dilakukan sesegera mungkin. “Angka keberhasilan CPR menurun 10 persen setiap menit apabila tidak ada pertolongan yang diberikan,” terang Iqbal dari Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.

Dalam wawancara, dia menuturkan, tahapan tindakan penyelamatan RPJ disingkat CAB. Yaitu compression, airways, dan breathing. Compression adalah tahap menekan dada, selanjutnya airways adalah membuka jalur pernapasan, dan breathing, memberi bantuan napas.

Sebelum RPJ, pastikan mengamankan area korban dari gangguan yang mungkin bisa datang. Periksa juga apakah si korban sadar atau tidak sadar? Kondisi tidak sadarlah yang memerlukan penanganan lebih lanjut. ”Kompresi dada cukup dengan meletakkan salah satu telapak tangan di bagian tengah dada korban. Kemudian, tangan yang lainnya ditaruh di atas tangan yang pertama. Kemudian, eratkan jari-jari kedua tangan dan lakukan penekanan dada sedalam 5-6 cm, kemudian lepaskan. Ulangi hal tersebut hingga mencapai 100-120 kali tekanan tiap menit hingga pertolongan medis datang,” urai Iqbal.

Tindakan RJP yang kedua adalah upaya membuka jalur pernapasan korban. Hal ini biasanya dilakukan setelah menekan dada korban. Caranya dengan mendongakkan kepala korban, lalu kedua tangan diletakkan di dahinya. Setelah itu, angkat dagu orang tersebut dengan lembut untuk membuka saluran pernapasannya.

Untuk bantuan pernapasan dari mulut ke mulut. Hal ini bisa dilakukan dengan menjepit hidung korban, lalu posisikan mulut kita tepat di mulut korban.

“Tiupkan napas ke dalam mulut korban dan periksa apakah dada korban sudah mengembang dan mengempis seperti orang bernapas pada umumnya. Pada setiap 30 kali kompresi dada, iringi dengan dua kali bantuan napas. Teknik pernapasan dari mulut ke mulut sebaiknya hanya dilakukan oleh mereka yang telah mendapatkan pelatihan khusus,” kata Iqbal.

Melakukan pelatihan resusitasi jantung paru atau memiliki pengetahuan tentang hal ini sangat penting. Bisa saja kemampuan sederhana tersebut bermakna sangat dalam bagi kehidupan orang lain. (*/lia/her/riz/k15)

loading...

BACA JUGA

Senin, 24 September 2018 09:19

Jalan Berliku Tekan Aborsi

Hingga kini praktik menggugurkan kandungan atau aborsi masih diperdebatkan. Bahkan, di negara maju sekalipun.…

Senin, 24 September 2018 09:09

Obat Lambung Bukan Penggugur Janin

RAGAM obat beredar luas di masyarakat. Sejauh ini, tidak ada obat khusus untuk menggugurkan kandungan.…

Senin, 24 September 2018 09:08

Ada yang Usia 14 Tahun Sudah Berhubungan Seksual

REMAJA akanmenghadapi masalah kompleks, seiring masa transisi yang dialami. Problematika yang menonjol…

Senin, 24 September 2018 09:07

Sanksi Berat Tak Bisa Ditawar

AKSI menggugurkan janin yang dilakukan tanpa ketentuan apalagi bukan kebutuhan mendesak, patut mendapat…

Senin, 24 September 2018 09:06

"Saya Miris, Ada Anak-Anak Sewa Hotel"

PULUHAN kasus kekerasan terhadap anak ditangani Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Samarinda. Mulai…

Kamis, 20 September 2018 10:12

Literasi Keuangan (Jangan) Disepelekan

Literasi keuangan belum menunjukkan angka ideal. Realita yang rawan disalahgunakan oknum jahat, yang…

Kamis, 20 September 2018 09:53

Literasi Minim, Wanprestasi Menghantui

SEMENTARA tingkat penggunaan produk keuangan publik Kaltim mencapai 74,9 persen, level pemahaman terhadap…

Senin, 17 September 2018 09:18

Buku (Bukan Lagi) Jendela Ilmu

Dahulu buku jendela dunia. Namun, perlahan-lahan sang primadona mulai hilang pamor. Era digital disebut-sebut…

Senin, 17 September 2018 09:14

Ideal Baca 6 Jam Sehari

DUA pekan lalu menjadi hari penting bagi pecinta buku. Sebab 8 September ditetapkan sebagai hari literasi…

Senin, 17 September 2018 09:06

Koleksi Perpustakaan Daerah Belum Lengkap

BERBAGAI cara dilakukan untuk berkontribusi menambah literasi dari masyarakat lokal. Sejarawan lokal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .