MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 14 September 2017 09:38
Bayi yang Dibuang Itu Diduga Tewas Lemas di Dalam Tas

Autopsi Jasad Bayi yang Dibuang

MALANG: Dokter forensik RSUD AW Sjahranie bersama Polsekta Samarinda Utara mengautopsi jasad bayi hasil hubungan gelap Agung Purnomo dan MA kemarin.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Jasad bayi perempuan hasil hubungan gelap Agung Purnomo (21) dan MA (16), dimakamkan kemarin (13/9) siang. Itu setelah polisi mengautopsi jasad bayi yang hanya enam bulan di kandungan itu. Dari pemeriksaan, petugas menemukan petunjuk penyebab si bayi meninggal setelah beberapa jam digugurkan.

Pemeriksaan berlangsung dua jam mulai 10.00 Wita di kamar jenazah RSUD AW Sjahranie. Autopsi dilakukan tim dokter forensik rumah sakit didampingi anggota Polsekta Samarinda Utara.

Bayi tersebut diduga tewas ketika Agung membawanya ke puskesmas Sungai Siring, dari kediamannya di kawasan yang sama. Dalam perjalanan ke puskesmas, Agung menyelimuti bayi tersebut dengan pakaian, kemudian dimasukkan ke dalam tas. Hanya, itu baru berupa hipotesis.

“Masih butuh pemeriksaan menggunakan alat sensor,” ujar Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Utara Iptu Wawan Gunawan. Lanjut dia, di dalam tas, bayi diduga mati lemas.

Sebelumnya, dalam skenario pembuangan yang disusun, Agung mengaku menemukan jasad bayi tersebut terbungkus plastik, tergantung di motornya. Hanya, keterangan itu membuat kepolisian curiga. Bahkan, belakangan keterangan tersebut berhasil terbantahkan. Itu setelah penyidik polwan memeriksa MA di tempat terpisah.

“Petugas curiga setelah melihat cara jalannya (MA),” jelas Wawan. Dari sana, setelah pemeriksaan lanjutan, skenario yang disusun Agung, terbongkar.

Sementara itu, saat ditemui di balik penjara kemarin, Agung menceritakan membeli obat aborsi senilai Rp 2,5 juta dari seseorang asal Balikpapan. Kontak penjual dia dapat dari iklan yang tertera di koran. Niat menggugurkan janin adalah ide mereka berdua. Sedangkan rencana menelantarkan bayi itu adalah kemauannya sendiri. “Belum siap,” sebut pria yang bekerja sebagai aviation security (avsec) di Bandara Temindung itu.

Berbeda dengan Agung yang dikurung, MA dalam perawatan khusus kepolisian. Kondisi fisiknya terus menurun sejak pengguguran bayi. “Pemeriksaan dokter itu hak tahanan. Terlebih baru melahirkan, tapi dibawa jalan,” ungkap Wawan.

Disinggung soal kemungkinan pembunuhan berencana, Wawan belum membenarkan. Sebab, Agung tidak mengutarakan niatnya menghabisi nyawa si bayi. Hanya, kemungkinan bisa berubah saat pemeriksaan lanjutan.

Jika unsur pembunuhan terencana terbukti, Agung terancam hukuman lebih berat. Sebelumnya, Agung dan MA sudah dikenakan pasal berlapis. Mulai UU Kesehatan tentang Aborsi dengan ancaman hukuman 10 tahun, UU RI 35/2014 tentang Perlindungan Anak Pasal 77 b juncto  76 b diancam 6 tahun, dan Pasal 346 KUHP tentang Aborsi minimal 7 tahun penjara. Sedangkan pembunuhan berencana masuk dalam Pasal 340 KUHP, pelaku diancam hukuman kurung seumur hidup atau vonis mati. (*/dra/ndy/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 10:24

Rawat Pelanggan dan Terus Belajar

MEMULAI wirausaha mungkin pilihan tepat bagi perempuan 34 tahun ini. Dengan tujuan agar mandiri, Reti…

Jumat, 17 November 2017 09:42

Burung Bernilai Ratusan Juta Gagal Berlayar

SAMARINDA – Suara cuit merdu terdengar ramai. Di balik terpal biru di atas kapal, 426 burung dari…

Jumat, 17 November 2017 09:40

Fauna Endemik Terus Dieksploitasi

KURUN enam bulan terakhir, baik tumbuhan maupun binatang endemik Kalimantan tampaknya menjadi sasaran…

Jumat, 17 November 2017 09:39

Terancam Dicopot, Lurah Bingung Kesalahannya

SAMARINDA – Posisi Lurah Gunung Lingai Saripudin terancam. Pejabat aparatur sipil negara (ASN)…

Jumat, 17 November 2017 09:37

Risiko Penyelundupan Barang Terlarang Tinggi

SAMARINDA- Apapun kondisi cuacanya, terik, mendung, atau hujan, kamar-kamar ini selalu diselimuti hawa…

Jumat, 17 November 2017 09:34

Ikhlas Jadi Kunci Sukses

TIDAK hanya berparas menarik, Rizki Amelia punya segudang prestasi. Mulai di dunia modeling, baca puisi,…

Jumat, 17 November 2017 09:26

Jangan Sampai Ada Bangunan Baru

SAMARINDA – Akhirnya, 13 bangunan di Jalan Perniagaan, tepatnya di samping Jembatan Perniagaan,…

Jumat, 17 November 2017 09:25

Material Rusak, Warga Emosi

SAMARINDA – Akhirnya pembongkaran lima rumah warga di sekitar Waduk Benanga, Kelurahan Lempake,…

Jumat, 17 November 2017 09:20

Bagian Penting Dikerjakan Pekan Depan

SAMARINDA – Setelah tertunda, akhirnya proyek penguatan tanggul Waduk Benanga, Kelurahan Lempake,…

Jumat, 17 November 2017 09:20

Tahun Depan, DAK Jatahnya SMP

SAMARINDA – Karena defisit mendera, saat ini, pemasukan untuk operasional sekolah negeri hanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .