MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Kamis, 14 September 2017 09:33
KENA KAU..!! Bupati Batubara Kena OTT

KPK Segera Umumkan Tersangka

DIDUGA SUAP: OK Arya (baju putih) saat dibawa keluar dari gedung Ditkrimsus, Polda Sumut, usai terjaring OTT oleh KPK, Rabu (13/9).(SUTAN SIREGAR/SUMUT POS)

PROKAL.CO, JAKARTA - Operasi Tangkap Tangan (OTT) kembali terjadi di Sumatra Utara (Sumut). Rabu (13/9) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan tujuh orang dari Kabupaten Batubara. Seluruhnya dibawa ke Polda Sumut di Medan untuk diperiksa. Termasuk di antaranya Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain. Diduga kuat kasus suap yang melatarbelakangi terjadinya OTT tersebut.

Juru Bicara (Jubir) KPK Febri Diansyah mengungkapkan, dalam OTT kemarin KPK mengamankan tujuh orang. Seluruhnya berasal dari tiga unsur. Selain OK Arya Zulkarnain sebagai kepala daerah sekaligus penyelenggara negara, lembaga antirasuah turut mengamankan pejabat daerah setingkat kepala dinas dan pihak swasta. "Sekarang masih proses pemeriksaan awal," kata Febri ketika diwawancarai di Gedung Merah Putih KPK.

Meski belum mengungkap secara detail soal OTT yang dilakukan oleh Satgas Penindakan KPK itu, Febri membenarkan bahwa dalam kegiatan tersebut instansinya menemukan indikasi suap dalam sejumlah proyek yang dilakukan di Kabupaten Batubara. "Indikasinya penerimaan hadiah atau janji terkait proyek," ucap dia. Di samping mengamankan tujuh orang, KPK turut mengamankan beberapa barang bukti.

Termasuk di antaranya uang dengan jumlah cukup besar. "Ratusan juta, kami belum bisa sampaikan secara detail," tutur Febri. Mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu pun menjelaskan bahwa KPK melakukan OTT sejak siang sampai sore hari. Namun demikian, dia tidak menjelaskan lokasi OTT secara terperinci. Yang pasti, sampai kemarin petang tujuh orang yang diamankan masih diperiksa.

KPK memastikan bakal membawa orang-orang tersebut ke kantor KPK di Jakarta. "Untuk ditindaklanjuti lebih lanjut," ucap Febri. Dari tujuh orang yang diamankan, KPK bakal segera menetapkan tersangka. Semua bergantung hasil pemeriksaan di Polda Sumut serta tindak lanjut di Jakarta. Pria asal Padang itu memastikan, proses itu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sejak OTT dilakukan, sambung Febri, KPK punya waktu kurang lebih 24 jam untuk menetapkan tersangka. "Kami akan sampaikan persisnya. Siapa yang ditetapkan sebgai tersangka dan siapa yang statusnya sebagai saksi," beber dia. Demikian pula keterangan teperinci berkaitan dengan kasus yang membuat KPK mengamankan tujuh orang tersebut.

OK Arya Zulkarnain merupakan bupati Kabupaten Batubara yang menjabat sejak 2008. Dia terpilih sebagai bupati melalui jalur independen dua kali berturut-turut. Yakni untuk periode 2008 - 2013 dan 2013 - 2018. Pria berusia 61 tahun yang lahir di Surakarta itu merupakan bupati pertama dari jalur independen yang mampu menang pilkada untuk dua periode. (syn/jpnn/far)


BACA JUGA

Minggu, 19 November 2017 17:35

Kasus Novanto, Jokowi-JK Bersaing?

Ada sisi lain yang bisa dicermati dari kasus Setya Novanto. Pengamat politik Faris Thalib menilai, Wakil…

Jumat, 17 November 2017 18:42

Lengserkan Setnov, JK Diminta Turun Tangan

Demi menyelamatkan Partai Golkar, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) diminta untuk segera turun tangan.…

Kamis, 16 November 2017 09:27

Koran Tidak akan Mati

SURABAYA – Sejak lama, koran diramalkan akan mati karena gempuran media online. Tapi kenyataannya,…

Kamis, 16 November 2017 09:25

Heboh Donor Sperma di Kampus UI

JAKARTA – Kabar menghebohkan muncul di tengah persiapan penyelenggaraan Symposium and Workshop…

Rabu, 15 November 2017 17:57

Saingi Jokowi? Fachri: Bisa Buktikan Korupsi e-KTP Dapat Hadiah Sepeda

Kuis atau pertanyaan berhadiah sepeda lagi tren. Bukan hanya Presiden Joko Widodo yang bisa, Wakil Ketua DPR…

Rabu, 15 November 2017 17:50

Agar Adil, Panglima TNI Berikutnya Idealnya dari AU

Meski menjadi hak prerogatif presiden, Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)  Tubagus…

Rabu, 15 November 2017 17:23

Panggil Setnov, KPK Tak Perlu Izin Presiden

Ketua Umum Golkar terus mengulur-ulur waktu saat dipanggil KPK. Termasuk mengemukakan dalil KPK perlu…

Rabu, 15 November 2017 09:48

Setnov Dipanggil Lagi

JAKARTA – Desakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjemput Ketua DPR Setya Novanto (Setnov)…

Rabu, 15 November 2017 09:46

TNI-Polri Dibenturkan soal Papua

INFORMASI tidak benar dan bernada provokatif kerap menjadi bahan hoax untuk menarik perhatian penikmat…

Rabu, 15 November 2017 09:32

Karya Jurnalistik yang Profesional Tetap Utama

SEOUL - Zaman boleh berubah, teknologi boleh berkembang semakin canggih, tetapi masa depan perusahaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .