MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 14 September 2017 09:32
Pengusaha Mengaku Tak Tahu

Pelanggar Terancam Sanksi Pembekuan Izin

BATASAN TAK JELAS: Pengusaha kuliner menyatakan belum menerima kejelasan regulasi penggunaan elpiji 3 kg dalam kegiatan usaha.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Pengusaha kuliner yang terbukti nakal, yakni menimbun tabung gas subsidi 3 kg, dalam ancaman sanksi. Mulai teguran hingga pembekuan izin usaha. Itu disampaikan Wakil Wali Kota Nusyirwan Ismail.

Sikap tersebut merupakan tindak lanjut atas temuan tim inspeksi mendadak (sidak), Selasa (12/9). Tim gabungan dari DPRD, PT Pertamina Cabang Samarinda, dan pemkot mendapati salah satu pengusaha kuliner di Samarinda Utara menimbun elpiji melon hingga 60 tabung.

Padahal, elpiji melon diperuntukkan memenuhi kebutuhan masyarakat tidak mampu. Nusyirwan menjelaskan, pengecer elpiji melon hanya dijatah tiga tabung dari agen. Untuk rumah tangga, satu tabung. “Sedangkan usaha mikro diberi dua,” ujar Nusyirwan.

Sedangkan penyebab kelangkaan, Nusyirwan menduga karena ada oknum tak bertanggung jawab memborong elpiji melon itu. “Kemudian didistribusikan ke rumah makan tersebut,” ucap dia.

Pihaknya telah melaporkan masalah ini ke kepolisian. Pemkot juga akan mendata restoran untuk memastikan kemungkinan terjadinya kecurangan. “Jika ada, kami beri peringatan. Kalau fatal, izinnya dibekukan,” urai wakil kepala daerah dua periode itu.

Penimbunan itu, menurut dia, berdampak pada kelangkaan. Bakal menyulitkan pemenuhan kebutuhan masyarakat yang berhak. “Bisa diproses secara hukum. Jadi, jangan disamakan subsidi dan nonsubsidi,” papar dia.

“Kami bisa menindak sampai pada izinnya. Sedangkan kepolisian sampai penimbunan. Kalau kelangkaan masih terjadi, kami akan turun lagi ke lapangan,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Samarinda Fikri mengatakan baru mengetahui aturan larangan penggunaan tabung subsidi untuk usaha kuliner skala besar. “Kalau memang ketentuannya seperti itu, akan kami tindak lanjuti,” ungkapnya.

Dia berharap, pemerintah bisa memperjelas regulasi. Sebab, menurut data miliknya, dari lebih delapan ribu usaha kuliner di Samarinda, hanya 10 yang berstatus restoran. “Selama ini tidak pernah dibahas siapa yang boleh menggunakan. Kami harus mencari tahu dulu, apalagi sampai ada teguran,” imbuh dia.

“Lagi pula yang menjual tabung gas ini harus mengetahui juga siapa pembelinya. Jangan asal menjual,” tutup dia. (*/dq/ndy/k8)


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 20:12

KAPOK..!! Pembunuh Mahasiswi Divonis 11 Tahun Penjara

SAMARINDA -Masih ingat kasus pencurian di  Jalan Gerilya, Solong, yang berujung tewasnya Debby…

Kamis, 24 Mei 2018 11:37

Kenakalan Remaja Menonjol Selama Ramadan

SAMARINDA – Ramadan dua tahun silam, Kota Tepian pernah dibuat mencekam oleh aktivitas antar-kelompok…

Kamis, 24 Mei 2018 11:37

YUK..!! Saatnya Beralih ke Bandara Baru

SAMARINDA – Setelah beroperasi 44 tahun, Bandara Temindung ditutup kemarin (23/5) oleh Gubernur…

Kamis, 24 Mei 2018 11:35

Posko Pengaduan THR Sudah Buka

SAMARINDA – Perusahaanwajib memberikantunjangan hari raya (THR) kepada karyawannya. Pemberian…

Kamis, 24 Mei 2018 11:34

YES..!! Di Kota Ini, Politeknik Penerbangan Dibuka September

POLITEKNIK Penerbangan Samarinda diharapkan mampu mencetak putra-putri daerah yang siap bersaing di…

Kamis, 24 Mei 2018 11:34
Kecelakaan di Jalan Poros Samarinda-Bontang

Si Bungsu Harapan Keluarga Itu Telah Tiada

Jalan poros Samarinda-Bontang terbilang rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Tak sedikit di jalur…

Kamis, 24 Mei 2018 07:50

44 Tahun Beroperasi, Bandara Temindung Resmi Ditutup

SAMARINDA – Rabu, 23 Mei 2018 menjadi hari terakhir aktivitas penerbangan di Bandara Temindung,…

Kamis, 24 Mei 2018 07:49

Awang: Memadukan Potensi PAD dan Wisata Religi

SAMARINDA – Kembali Benua Etam, khususnya Kota Samarinda, memiliki sarana pendukung untuk pengembangan…

Rabu, 23 Mei 2018 23:28

Jamper Menyoal Kasus Mangkrak di Kejari Samarinda

SAMARINDA- Jaringan Muda Pembaharu (Jamper) Kaltim melakukan aksi di kantor Kejaksaan Negeri Samarinda,…

Rabu, 23 Mei 2018 11:51

Longsor Mengkhawatirkan, Jaraknya Berdekatan

SAMARINDA – Setelah Kota Tepian seharian diguyur hujan, Senin (21/5), genangan masih tampak di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .