MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 14 September 2017 07:30
Pasar Rumah Menengah Tumbuh 40 Persen
KEBUTUHAN PRIMER: Cluster Valencia di Perumahan Balikpapan Regency. Penjualan rumah-rumah tipe menengah di Kota Minyak terus menunjukkan perbaikan (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Memasuki semester II 2017, bisnis properti mengalami sedikit perbaikan. Hingga kini, penjualan rumah menengah meningkat hingga 40 persen. Namun sayangnya, peningkatan ini tidak diikuti oleh penjualan rumah mewah di atas Rp 1 miliar. 

Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD-REI) Kaltim Arief Rahman Hasyim. Menurut dia, sebelumnya penjualan rumah hanya satu sampai dua unit per bulan. Sekarang sudah bisa terjual hingga lima unit.

“Sedangkan untuk rumah murah masih tinggi permintaannya. Hanya saja ini bergantung kepercayaan konsumen. Jika pembangunannya lancar, minat pembelinya juga banyak,” ujarnya ditemui Kaltim Post Rabu (13/9).

Seperti di Balikpapan, kata dia, peminat rumah subsidi banyak karena modal pembangunannya besar. Langsung dibangun dengan unit dalam jumlah banyak. Sehingga, kalau modalnya kurang maka akan sulit membuka lahan dan membangun banyak unit perumahan. “Sekarang ini kan konsumen maunya rumah yang sudah jelas wujudnya,” katanya.

Namun, kondisi saat ini termasuk baik jika dibandingkan dengan periode dua tahun terakhir. Pertumbuhan itu terjadi pada perumahan dengan tipe 70 ke bawah. Sementara perumahan kelas atas atau properti mewah masih stagnan.

Perbedaan tren itu, lanjut dia, tak lain karena beragamnya motif konsumen dalam membeli rumah. Pada segmen pasar tipe hunian dengan luas di bawah 70 meter persegi. Penjualan murni untuk memenuhi kebutuhan hunian.

Arief mengatakan, jika ada usaha dari pemerintah untuk memperbaiki pertumbuhan ekonomi, maka ada harapan bisnis properti segmen menengah ke atas bisa membaik. Apalagi 2019, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 6 persen.

“Sebelum mencapai target itu, berarti ada harapan 2018 bisa lebih baik. Empat tahun belakangan ini penjualan rumah mewah sulit, namun harus tetap optimistis akan ada perbaikan untuk ke depannya,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, kalau benar ada dana bagi hasil untuk Pemerintah Kaltim dari Blok Mahakam. Maka APBD pasti meningkat, otomatis banyak uang beredar. Karena pemerintah akan melakukan proyek-proyek yang menyebabkan perbaikan untuk pemasukan masyarakat. 

“Untuk saat ini memang belum bisa berharap dengan pasar properti mewah. Penjualan hanya bisa tumbuh pada sektor menengah,” katanya.

Sebelumnya, tren pemulihan ekonomi di Kaltim dinilai belum mampu memberi dampak signifikan terhadap kinerja di beberapa sektor bisnis. Termasuk untuk penjualan properti, khususnya untuk rumah-rumah tipe besar.

“Penjualan properti sekarang ini, memang belum mampu menyamai periode saat bisnis batu bara masih jaya, sekitar empat lalu,” ujarnya. (*/ctr/lhl/k15)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 06:57

Start-up Belum Terdata, BI Tetap Memantau

SAMARINDA – Kemunculan start-up di Benua Etam mewarnai geliat bisnis di daerah. Namun, hingga…

Kamis, 21 September 2017 06:56

NAH..!! Menteri ESDM Minta Cabut 600 Izin Tambang

JAKARTA - Izin tambang yang dianggap ilegal karena tak memenuhi kaidah clean on clear (CnC) terus diburu…

Kamis, 21 September 2017 06:53

Beri Peluang Swasta dengan Syarat “Uang Muka”

JAKARTA - Pemerintah bakal segera menelurkan aturan terkait Limited Concession Scheme (LCS) sebagai…

Kamis, 21 September 2017 06:52

Bauran Energi Terbarukan Sudah Lampaui Target

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan laporan kinerja terkait perkembangan…

Kamis, 21 September 2017 06:50

Uang Elektronik Mulai Tenar

ASOSIASI Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) melihat rencana Bank Indonesia (BI) terkait biaya isi ulang…

Kamis, 21 September 2017 06:48

Hanya 11 Persen Industri Punya Hak Paten

JAKARTA - Inovasi dalam dunia bisnis tengah menjadi fokus pengembangan dari pemerintah di berbagai sektor,…

Kamis, 21 September 2017 06:48

Petugas Pajak Kini Bisa Turun ke Lapangan Memeriksa

PEMERINTAH telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2017 tentang Pengenaan Pajak Penghasilan…

Rabu, 20 September 2017 07:33

Tekan Biaya Logistik, Mesti Ada Tol Sungai

BALIKPAPAN – Kaltim harus mampu menekan biaya logistik yang terlalu tinggi. Terutama di daerah…

Rabu, 20 September 2017 07:27

Ekonomi Masih Bergantung Ekspor

SAMARINDA - Ekonomi Kaltim triwulan II 2017 tumbuh 3,6 persen year on year (yoy), lebih rendah dibandingkan…

Rabu, 20 September 2017 07:25

Batu Bara Berpotensi Balik Menguat

SAMARINDA - Harga batu bara pada Selasa (19/9) melemah tipis 0,45 persen atau 0,40 poin di USD 87 per…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .