MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 14 September 2017 07:30
Pasar Rumah Menengah Tumbuh 40 Persen
KEBUTUHAN PRIMER: Cluster Valencia di Perumahan Balikpapan Regency. Penjualan rumah-rumah tipe menengah di Kota Minyak terus menunjukkan perbaikan (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Memasuki semester II 2017, bisnis properti mengalami sedikit perbaikan. Hingga kini, penjualan rumah menengah meningkat hingga 40 persen. Namun sayangnya, peningkatan ini tidak diikuti oleh penjualan rumah mewah di atas Rp 1 miliar. 

Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD-REI) Kaltim Arief Rahman Hasyim. Menurut dia, sebelumnya penjualan rumah hanya satu sampai dua unit per bulan. Sekarang sudah bisa terjual hingga lima unit.

“Sedangkan untuk rumah murah masih tinggi permintaannya. Hanya saja ini bergantung kepercayaan konsumen. Jika pembangunannya lancar, minat pembelinya juga banyak,” ujarnya ditemui Kaltim Post Rabu (13/9).

Seperti di Balikpapan, kata dia, peminat rumah subsidi banyak karena modal pembangunannya besar. Langsung dibangun dengan unit dalam jumlah banyak. Sehingga, kalau modalnya kurang maka akan sulit membuka lahan dan membangun banyak unit perumahan. “Sekarang ini kan konsumen maunya rumah yang sudah jelas wujudnya,” katanya.

Namun, kondisi saat ini termasuk baik jika dibandingkan dengan periode dua tahun terakhir. Pertumbuhan itu terjadi pada perumahan dengan tipe 70 ke bawah. Sementara perumahan kelas atas atau properti mewah masih stagnan.

Perbedaan tren itu, lanjut dia, tak lain karena beragamnya motif konsumen dalam membeli rumah. Pada segmen pasar tipe hunian dengan luas di bawah 70 meter persegi. Penjualan murni untuk memenuhi kebutuhan hunian.

Arief mengatakan, jika ada usaha dari pemerintah untuk memperbaiki pertumbuhan ekonomi, maka ada harapan bisnis properti segmen menengah ke atas bisa membaik. Apalagi 2019, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 6 persen.

“Sebelum mencapai target itu, berarti ada harapan 2018 bisa lebih baik. Empat tahun belakangan ini penjualan rumah mewah sulit, namun harus tetap optimistis akan ada perbaikan untuk ke depannya,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, kalau benar ada dana bagi hasil untuk Pemerintah Kaltim dari Blok Mahakam. Maka APBD pasti meningkat, otomatis banyak uang beredar. Karena pemerintah akan melakukan proyek-proyek yang menyebabkan perbaikan untuk pemasukan masyarakat. 

“Untuk saat ini memang belum bisa berharap dengan pasar properti mewah. Penjualan hanya bisa tumbuh pada sektor menengah,” katanya.

Sebelumnya, tren pemulihan ekonomi di Kaltim dinilai belum mampu memberi dampak signifikan terhadap kinerja di beberapa sektor bisnis. Termasuk untuk penjualan properti, khususnya untuk rumah-rumah tipe besar.

“Penjualan properti sekarang ini, memang belum mampu menyamai periode saat bisnis batu bara masih jaya, sekitar empat lalu,” ujarnya. (*/ctr/lhl/k15)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 06:48

Kertajati Bisa untuk Pesawat Badan Lebar

JAKARTA – Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati segera dioperasikan. Rencananya, Presiden…

Kamis, 24 Mei 2018 06:46

THR untuk ASN Naik

JAKARTA - Kepastian terkait besaran kenaikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

Kamis, 24 Mei 2018 06:45

Stok Beras Aman Sampai Lebaran

JAKARTA - Stok beras dipastikan aman hingga Lebaran, bahkan setelah arus balik. Direktur Utama Bulog…

Kamis, 24 Mei 2018 06:43

Pasar Saham Menghijau

JAKARTA – Pasar saham Indonesia sukses melaju di jalur hijau hingga ditutup menguat pada perdagangan,…

Rabu, 23 Mei 2018 06:50

Penaikan Bunga Acuan Belum Efektif

SAMARINDA  – Setelah pekan lalu agak tenang setelah penaikan suku bunga oleh Bank Indonesia,…

Rabu, 23 Mei 2018 06:47

Stabilkan Harga Bahan Pokok

BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan terus berupaya menstabilkan harga bahan pokok saat peak season, seperti…

Rabu, 23 Mei 2018 06:45

Produksi Ikan Ditarget Meningkat 5 Persen

SAMARINDA - Konsumsi ikan di Kaltim kerap melampaui target nasional. Konsumsi ikan rata-rata masyarakat…

Rabu, 23 Mei 2018 06:43

RENDAH..!! Nilai Investasi Kaltim Masih 12,36 Persen

SAMARINDA - Nilai investasi yang masuk ke Kaltim pada triwulan pertama 2018 belum maksimal. Ditarget…

Rabu, 23 Mei 2018 06:39

Menanti Kepastian Alih Kelola

BALIKPAPAN - Meski secara tertulis nasib eksploitasi minyak dan gas (migas) di Blok East Kalimantan,…

Rabu, 23 Mei 2018 06:36

Truk ODOL Jadi PR Kemenhub

JAKARTA – Kecelakaan kendaraan barang maupun orang masih menjadi pekerjaan rumah Kementerian Perhubungan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .