MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 14 September 2017 07:27
NTP Masih di Bawah Titik Sejahtera
-

PROKAL.CO, SAMARINDA - Nilai Tukar Petani (NTP) di Kaltim mengalami kenaikan 0,41 persen, dari 96,20 pada Juli menjadi 96,61 pada Agustus 2017. Kenaikan tersebut dianggap belum baik, karena seharusnya angka keseimbangan NTP di atas 100.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Muhammad Habibullah. Dia mengatakan, meskipun jumlah NTP naik, namun secara umum kehidupan ekonomi petani di Benua Etam belum baik. “Karena NTP Kaltim masih di bawah angka 100," ujarnya kepada Kaltim Post Rabu (13/9).

Menurutnya, angka keseimbangan NTP adalah 100. Jika NTP di bawah 100 berarti petani tidak sejahtera secara ekonomi, tapi jika di atas 100 berarti petani sudah sejahtera. Jika dihitung per subsektor, dari lima subsektor pertanian yang didata, NTP Kaltim yang totalnya 96,61 pada Agustus 2017 adalah pada subsektor tanaman pangan dengan NTP 93,19, hortikultura 92,40, dan perkebunan rakyat 95,73.

“Sedangkan dua subsektor lain, NTP di atas 100 sehingga kehidupan ekonomi petani dari dua sub ini masih lebih baik, yakni NTP peternakan yang tercatat 104,56 dan perikanan 101,36,” tuturnya.

Habibullah menjelaskan, pada Agustus 2017 terjadi penurunan NTP pada dua subsektor, yakni tanaman pangan yang turun 0,44 persen dan NTP hortikultura yang turun 0,71 persen. Sementara tiga subsektor lainnya mengalami peningkatan, yakni NTP perkebunan rakyat yang naik 2,05 persen, NTP peternakan mengalami peningkatan 0,46 persen, dan NTP perikanan yang naik 0,37 persen.

“Perhitungan NTP yang dilakukan, merupakan perolehan dari perbandingan indeks harga yang diterima petani, terhadap indeks harga yang harus dibayar oleh petani,” ungkapnya.

NTP tambahnya, merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan, atau daya beli petani di kawasan perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian, dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

“Sehingga semakin tinggi NTP, maka secara relatif semakin kuat pula kemampuan daya beli petani," tutupnya.(*/ctr/lhl/k15)


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 07:31

LCGC Sumbang 75 Persen Pangsa Pasar

JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menargetkan penjualan kendaraan…

Kamis, 18 Januari 2018 07:24

Peluang Menang Masih Terbuka

BALIKPAPAN - Program Strukvaganza sudah memasuki bulan ketiga sejak diluncurkan pada November lalu.…

Kamis, 18 Januari 2018 07:24

Survive meski Pasang Harga 20 Kali Lebih Mahal

Merek kaca film V-Kool mungkin tak asing bagi pemilik mobil di Kaltim. Keberhasilan brand tersebut meraup…

Kamis, 18 Januari 2018 07:20

Jargas Masih Bergantung APBN

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berharap pembangunan jaringan gas (Jargas)…

Kamis, 18 Januari 2018 07:19

Persaingan Global, Sektor Pertanian Mesti Efisien

JAKARTA - Globalisasi juga diyakini melanda sektor pertanian. Untuk menghadapinya, salah satu langkah…

Rabu, 17 Januari 2018 07:12

Mini University Cetak 359 Pengusaha Baru

SAMARINDA - Program Mini University yang dirintis Kantor Perwakilan Bank Indonesia (Kpw-BI) Kaltim sejak…

Rabu, 17 Januari 2018 07:05

Subsidi Listrik 2018 Membengkak

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku masih memiliki utang Rp 7 triliun atas PT Perusahaan…

Rabu, 17 Januari 2018 07:03

43 Persen Penjualan dari Produk Baru

MELUNCURNYA beberapa produk baru sepanjang tahun lalu ternyata sukses menjaga pertumbuhan pasar PT Astra…

Rabu, 17 Januari 2018 07:02

LCK Global Catatkan IPO Pertama Tahun Ini

JAKARTA - Arus pendaftaran emiten baru tahun ini mulai terlihat. Selasa (16/2), Bursa Efek Indonesia…

Rabu, 17 Januari 2018 07:01

Februari, Penerima Bantuan Nontunai Ditambah

JAKARTA - Bantuan pangan nontunai (BPNT) mulai disalurkan bulan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .