MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 13 September 2017 09:53
Beginilah Buah Pahit Paparan Pornografi
-ilustrasi

PROKAL.CO, KASUS pembuangan bayi oleh Agung Purnomo menjadi perhatian. Pasalnya, bukan sekali ini kasus itu terjadi di Samarinda.

Menilik dari motif, orangtua tega mencampakkan buah hatinya karena belum siap mental mengasuh anak. Apalagi ternyata lahir tidak dari hubungan resmi.

Menukil data Direktorat Kesejahteraan Sosial Anak (DKSA), 45 persen anak berkonflik dengan hukum (ABH) karena kasus pelecehan seksual. Dari angka tersebut, sebagian besar korban dan pelaku berstatus sepasang kekasih.

Sementara itu, pornoaksi disebabkan banyak faktor. Salah satunya paparan konten pornografi sejak dini. Fakta itu terbukti pula dari hasil penelitian Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Samarinda. Hampir 90 remaja di jenjang SMP dan SMA di Samarinda terpapar konten dewasa.  “Bahkan sudah terpapar sejak SD,” jelas Ketua Harian KPAI Samarinda Adji Suwignya.

Diawali rasa penasaran, korban pornografi menjadi kecanduan. Dalam tahap lanjut, kegiatan mengonsumsi pornografi bahkan dilakukan dengan sekelompok teman. Dampak lainnya, remaja mencari eksistensi dari pornografi. Misalnya, menyebarkan foto tak senonoh pribadi ke orang terdekat dan media sosial.

Ketika situasi tersebut tak semakin terkontrol, tindakan asusila terlihat tidak lagi tabu. Aktivitas seksual terjadi meski belum berstatus suami-istri. "Ada yang melakukan kegiatan seksual di rumah teman. Rumah kosong dan sebagainya. Inilah mengapa pengawasan orangtua itu sangat penting," imbuhnya.

Dampak negatif pornografi semakin parah ketika aktivitas seksual berujung kehamilan. Dalam kondisi belum memungkinkan untuk menikah, kemudian memilih opsi tak sepantasnya. Salah satunya menggugurkan dan membuang bayi seperti yang dilakukan Agung Purnomo dan MA. (*/nyc/ndy/k8)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 10:21

RTH Masih di Bawah 10 Persen

SAMARINDA – Ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Tepian masih terbilang minim. Berdasarkan ketentuan…

Senin, 19 Februari 2018 10:20

Penertiban Reklame Tersisa 18 Titik

SAMARINDA – Satu demi satu reklame yang berdiri di median jalan dibongkar. Hal itu mengacu…

Senin, 19 Februari 2018 10:19

Deklarasi Kampanye Damai, Cawagub Ini Malah Bilang Samarinda Tak Layak Huni...

SAMARINDA – Keempat Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim tampil satu panggung…

Senin, 19 Februari 2018 10:18
Gerakan Menutup Aurat Keempat di Kota Tepian

Yang Belum Diajak, yang Sudah Diharap Istikamah

Februari identik dengan valentine dan diartikan dengan kasih sayang berlebihan. Momentum ini dimanfaatkan…

Minggu, 18 Februari 2018 11:16

BAHAYA..!!! Bangunan Bertingkat RSUD Retak

SAMARINDA – Sejumlah keluarga pasien hilir mudik di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD AW…

Minggu, 18 Februari 2018 11:14

FKPT Monitor Tujuh Ponpes

SAMARINDA - Sebanyak tujuh pondok pesantren (ponpes) di Kaltim terus dimonitor dan diberikan pemahaman…

Minggu, 18 Februari 2018 11:13

Relokasi Terkendala Anggaran

SAMARINDA – Relokasi warga di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) segmen Jembatan Kehewanan arah…

Minggu, 18 Februari 2018 11:12

Program Smart City Belum Jalan

SAMARINDA – Rencana Pemkot Samarinda menerapkan program smart city belum bisa berjalan.…

Minggu, 18 Februari 2018 11:12

Pria Mengambang di Sungai Mahakam

SAMARINDA – Sejak pergi dari rumahnya di Jalan Teuku Umar, Gang Suka Damai, Kelurahan Lok Bahu,…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:41

Jelang UN, Ombudsman Awasi Sekolah

SAMARINDA – Jelang pelaksanaan UN (ujian nasional) April mendatang, Ombudsman RI Perwakilan Kaltim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .