MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 13 September 2017 09:52
Pernah Aborsi Bikin Susah Hamil

PROKAL.CO, AKTIVITAS seksual tanpa persiapan bisa berakhir getir. Baik dari sisi sosial maupun kesehatan. Remaja pelaku aktivitas seksual terlalu dini hingga mengalami kehamilan, memiliki banyak risiko.

Spesialis obgyn dokter Fernando TT Sitorus mengungkapkan, meskipun menstruasi menandakan tubuh bisa mulai bereproduksi, namun belum tentu siap. Sebab, organ reproduksi masih berkembang. "Usia 20 tahun adalah masa minimal seorang perempuan untuk hamil," ucapnya.

Lebih dini dari itu, bisa berdampak pada kondisi kesehatan. Mulai gangguan janin, kelahiran prematur, hingga kematian, janin maupun ibu. Maka dari itu, Fernando menegaskan, kehamilan harus disiapkan.

Fenomena remaja menggugurkan kehamilan juga disebabkan banyak faktor eksternal. Di antaranya, maraknya aktivitas menjajakan obat penggugur janin. Padahal, dari sisi medis, aktivitas pengguguran berdampak panjang. Para pelakunya terancam tidak bisa hamil karena kondisi kandungan yang rusak karena memaksakan lahir sebelum waktunya.

Namun, sebagian ada yang tidak menggugurkan. Mereka memilih menikah. Sepanjang 2016, ada 60 pengajuan dispensasi kawin di Samarinda. Dispensasi adalah keterangan untuk pasangan yang menikah di bawah ketentuan usia pernikahan minimal yang ditentukan negara. Yakni, perempuan 16 tahun dan laki-laki 19 tahun. Jumlah itu bisa lebih besar, lantaran banyak pula pernikahan berlangsung tanpa mengindahkan regulasi.

Kemudian, pernikahan dini berisiko karena pasangan tidak siap mental. Apalagi, pernikahan karena sesuatu yang dipaksakan. Ujungnya, perceraian terjadi meski usia pernikahan tergolong belia.

Ungkap psikolog klinis Ayunda Ramadhani, pernikahan membutuhkan komitmen dan tanggung jawab. "Mereka yang menikah harus bertanggung jawab. Namun, yang menikah di bawah umur banyak yang belum siap, karena belum bisa berpikir panjang," jelasnya. (*/nyc/ndy/k8)


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 12:19

Tahanan Hanya Diberi Antibiotik, Polisi Masih Waswas

SAMARINDA – Difteri menjadi momok bersama. Bukan hanya di kalangan masyarakat, di ruang serba…

Jumat, 19 Januari 2018 12:17

Tersedia 3 Ribu Vial Vaksin

Pemkot Samarinda sangat menyeriusi penanganan penyebaran difteri. Sampai saat ini, pemkot menyediakan…

Jumat, 19 Januari 2018 12:16

Sabu di Samarinda Lebih Murah

Perang terhadap narkoba terus digaungkan. Rabu (17/1) sekitar pukul 21.00 Wita, tim khusus Badan Narkotika…

Jumat, 19 Januari 2018 12:15

Pakai Seragam Perusahaan saat Beraksi

SAMARINDA – Jika beberapa hari terakhir layanan internet (Indihome) dan sambungan telepon Anda…

Jumat, 19 Januari 2018 12:14
Program Jaksa Menyapa Gandeng Kaltim Post

Laporan Kinerja biar Bisa Dikontrol Masyarakat

Kejaksaan punya cara baru agar semakin diketahui masyarakat. Melalui program Jaksa Menyapa, diharapkan,…

Kamis, 18 Januari 2018 09:54

Ratusan PSK Belum Dipulangkan

SAMARINDA – Program pemulangan ribuan pekerja seks komersial se-Kaltim ternyata tak berjalan.…

Kamis, 18 Januari 2018 09:53

PNBP Dialihkan Tanpa Revisi Dianggap Melanggar

SAMARINDA – Dugaan penyimpangan dana pendapatan nasional bukan pajak (PNBP) di Fakultas Pertanian…

Kamis, 18 Januari 2018 09:50

Diduga Mira Tewas Diracun

SAMARINDA – Di permukiman padat penduduk, Jalan Gerilya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan…

Kamis, 18 Januari 2018 09:49

Alasan Mau Bangun Perumahan

SAMARINDA – Aparat penegak hukum “pasang” mata dan telinga untuk membongkar praktik…

Rabu, 17 Januari 2018 10:55
Hasil Tes Kesehatan Balon Kepala Daerah

Jangan Harap Detailnya

SAMARINDA – Hasil pemeriksaan kesehatan empat pasang bakal calon gubernur (cagub) dan calon wakil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .