MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 13 September 2017 09:51
Pemuda Gantung Diri di Kamar

Minta Uang Tak Dipenuhi Jadi Perbincangan Terakhir

-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Bunuh diri bukan solusi. Malah menambah masalah. Hal itu tidak dipahami dengan baik oleh Andi Sutisna (31), warga Jalan Juanda 8, Gang Belimbing, Air Putih, Samarinda Ulu. Selasa (12/9), dia ditemukan tewas dengan leher terjerat tali yang menggantung di langit-langit kamar di rumahnya.

Orangtua Sutisna yang pertama kali melihat pemandangan nahas itu. Berawal dari kecurigaan lantaran si anak tak kunjung keluar kamar sejak Senin (11/9) malam. “Kamarnya ada di tingkat dua,” jelas Agus Cahyono Utomo (64), ayah Sutisna, saat memberikan keterangan ke kepolisian. Dia menemukan jasad anaknya yang mulai membiru pada 10.45 Wita.

Saat polisi tiba di lokasi kejadian, jasad Sutisna sudah dibaringkan di lantai. Agus yang menurunkan. Dia mengaku tak tega melihat jasad anaknya tergantung. Agus melanjutkan, percakapan terakhir mereka berlangsung pada malam sebelum kejadian. Sutisna meminta Rp 100 ribu. Alasannya untuk mengurus lamaran pekerjaan. Hanya, permintaan itu tak dipenuhi. Agus tak punya nominal yang diminta.

Kapolsekta Samarinda Ulu Kompol Raden Sigit Satrio Hutomo menjelaskan, pihaknya belum mengetahui motif bunuh diri. “Sakit hati atau bagaimana kami masih belum tahu,” ujar perwira yang akrab disapa Sigit itu.

Ditambah, pemeriksaan kasus menemukan jalan buntu. Keluarga enggan jasad Sutisna diautopsi. Kian bingung ketika keluarga Sutisna langsung mengurus pemakaman. “Bagaimana mau diketahui penyebabnya kalau tidak divisum, tapi itu permintaan keluarga,” sebut Sigit. Hanya, dari pandangan kasatmata, tidak ada luka atau lebam yang biasa ditemui dalam praktik penganiayaan.

Sigit menegaskan, mengakhiri hidup tidak menyelesaikan masalah. “Terbuka dan berdiskusi, saya pikir semua masalah selalu ada jalan,” tegasnya. Tambah dia, polisi pun siap membantu menyelesaikan masalah di masyarakat melalui program problem solving di satuan bhabinkamtibmas. (*/dra/ndy/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 23 September 2017 10:21

BAHAYA..!! Datang dari Kalsel, PCC Mulai Teror Samarinda

SAMARINDA – Kehebohan peredaran obat bernama paracetamol cafein carisoprodol (PCC) merembet ke…

Jumat, 22 September 2017 09:34

Sektor Potensial PAD Perlu Perhatian

SAMARINDA – Penurunan realisasi APBD Perubahan 2017 senilai Rp 35 miliar dipengaruhi oleh beberapa…

Jumat, 22 September 2017 09:33

Serapan APBD Murni Tersumbat

SAMARINDA – Tersisa empat bulan tahun anggaran 2017, serapan APBD murni tak menggembirakan. Per…

Jumat, 22 September 2017 09:33

Kesadaran Masyarakat Rendah

SAMARINDA – Menukil data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, setiap hari, masyarakat Samarinda…

Jumat, 22 September 2017 08:46

Aturan Baru Masih Digodok

SAMARINDA­ – Payung hukum transportasi berbasis aplikasi kembali menuai polemik. Perkaranya,…

Jumat, 22 September 2017 08:35

DAMRI Kaget Disebut Tidak Siap

KEPUTUSAN Angkasa Pura (AP) I yang melarang angkutan online beroperasi di Bandara Internasional Sultan…

Kamis, 21 September 2017 09:15

Narkoba Gerogoti Dunia Pelajar

SAMARINDA – Peredaran narkoba tak pandang siapa korbannya. Masyarakat umum hingga pelajar pun…

Kamis, 21 September 2017 09:14

Musnahkan agar Tak Disalahgunakan

SAMARINDA – Aparat penegak hukum tak luput dari paparan aksi penyalahgunaan narkoba. Terbukti,…

Kamis, 21 September 2017 09:13

Rehabilitasi Perlu Waktu

PENYALAHGUNAAN narkoba mengakibatkan efek serius. Dampak narkoba tergolong dalam beberapa kategori.…

Kamis, 21 September 2017 09:13

Kasus Pengeroyokan Mulai Disidangkan

SAMARINDA – Perkara pemukulan dengan pelaku Faisal Riezda Rousdy (44) dan Muhammad Ulfiansyah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .