MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 13 September 2017 09:42
Minta Cepat, Uangnya Mana?

Instalasi Air Bersih di Rusunawa Harapan Baru

TUNGGU RESPONS: Perlu Rp 112 juta untuk memasang jaringan air ke sekitar rusunawa di Harapan Baru, Loa Janan Ilir.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Urung menggunakan sumur bor sebagai sumber air, pengelola rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Harapan Baru, Loa Janan Ilir, akan menggunakan suplai PDAM. Hanya, hingga kini belum ada gelagat instalasi jaringan air bersih.

Humas PDAM HM Lukman saat diwawancara Kaltim Post, Selasa (12/9), mengatakan pihaknya siap memenuhi kebutuhan rusunawa. Bahkan, mereka sudah menyusun rencana anggaran biaya (RAB). “Sudah kami sampaikan ke pihak terkait," terang dia.

Dia menjelaskan, sempat terjadi tarik-ulur penggunaan air bersih PDAM di rusunawa. Pertama, pengelola berencana menggaet PDAM setelah melihat kondisi air sumur bor keruh. Namun batal setelah sumur bor mengeluarkan air jernih.

Wacana penggunaan PDAM kembali muncul, setelah ada kajian tim Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Debit air sumur bor tak cukup memenuhi kebutuhan penghuni.

Meski sudah ada kesepakatan menggunakan air bersih PDAM, pihaknya hanya bisa menunggu. Sebab, belum ada pembayaran permohonan pemasangan jaringan air ke rusunawa.

Berdasarkan RAB PDAM kepada Pemkot Samarinda, sedikitnya perlu Rp 112 juta untuk instalasi air. Jaringan menggunakan sistem curah dengan watermeter 2 inci. Lukman menjelaskan, pemasangan jaringan air tak sulit. Sebab, rusunawa dekat dengan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Lipan. Debit air di IPA tersebut pun diyakini masih cukup.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU) Samarinda Khairul Fadly berharap, instalasi air bisa segera terlaksana. Itu untuk menghindari target pengoperasian rusunawa yang meleset. Pemerintah pusat menenggat, rusunawa empat tingkat itu beroperasi tahun ini. "Semuanya mau cepat. Tapi, ada tahapan. Harus hati-hati biar tidak timbul masalah," pungkasnya. (*/nyc/ndy/k8)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 09:52

Lalu Lintas Masuk Materi Pendidikan

SAMARINDA – Fenomena pelajar berkendara ke sekolah menjadi dilema. Pasalnya, keinginan menekan…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:51

Opsi Angkot Jadi Angkutan Pelajar

SAMARINDA – Fakta tewasnya 15 remaja dalam kecelakaan di Samarinda pada tahun ini membuktikan…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:50

Garong Menyerah di Bukit

SAMARINDA – Ari Saputra menjadikan rumah tetangganya di Jalan Pelita IV, Sambutan, sebagai sasaran…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:48

Arena Sabung Ayam Digerebek, Tak Ada Satupun yang Dibekuk

SAMARINDA – “Pak, di daerah kami ramai orang berjudi ayam. Alamat lengkapnya menyusul.”…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:47

Berpura-pura Mualaf demi Fulus

SAMARINDA – Warga sekitar Jalan KH Khalid, Pelabuhan, Samarinda Kota, beramai-ramai menghakimi…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:45

Maksimalkan Keterlibatan Pusat

SAMARINDA – Sejumlah proyek pengendalian banjir kini tengah berjalan. Seluruhnya terkonsentrasi…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:44

Gaya Hidup Pengaruhi Risiko Sakit

SAMARINDA – Menukil data BPJS Kesehatan Samarinda, diabetes, kanker, hingga jantung koroner jadi…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:42

IRT Dominasi Angka Gugatan

SEKITAR 7,7 ribu orang di Samarinda berstatus janda dan duda. Angka itu jadi yang terbanyak kedua di…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:39

Desak Wali Kota Bergerak

SAMARINDA – Masalah tapal batas di Samarinda tak kunjung ada titik temu. Beberapa kali pertemuan…

Jumat, 20 Oktober 2017 09:37

Juri Susuri Sungai Buktikan Loyalitas GMSS SKM

Gerakan Memungut Sehelai Sampah Sungai Karang Mumus (GMSS SKM) menjadi kandidat Lomba Komunitas Peduli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .