MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 12 September 2017 10:06
Bayi Tewas Dibekap Baju, Pelaku Bersandiwara Jadi Penemu

Kasus Penemuan Jasad Bayi di Sekitar Bandara Temindung

MENYESAL: Agung Purnomo menangisi perbuatannya membunuh dan membuang jasad bayi dari hubungan gelapnya bersama MA, sang kekasih.

PROKAL.CO, Kelahiran seorang anak jadi penantian para pasangan. Ironis, perasaan itu tak terpancar dari pasangan muda-mudi ini. Alih-alih merawat, malah mencampakkan anak yang lahir dari buah hubungan gelap mereka.

AGUNG Purnomo hanya bisa menunduk selamamengikuti pemeriksaan di Mapolsekta Samarinda Utara, Senin (11/9) petang. Terdengar sesenggukan, beberapa kali tangannya menutupi wajah untuk menyapu air mata yang mendesak keluar.

“Ya, Pak, saya memang salah,” ucapnya kepada petugas yang memeriksanya di ruang Opsnal, Polsekta Samarinda Utara. Pria yang bekerja sebagai aviation security (avsec) di Bandara Temindung itu mengakui perbuatan bersama kekasihnya berinisial MA saat membuang bayi perempuan yang baru lahir.

Seperti diketahui, Minggu (10/9) petang, warga sekitar Bandara Temindung digegerkan dengan temuan bayi mungil yang teronggok di sudut luar bangunan, tidak jauh dari air traffic control (ATC). Masih lengkap dengan tali ari, jasad bayi perempuan itu tergeletak dengan balutan plastik hitam.

Agung kemudian mengisahkan, anak itu lahir dari hubungan gelapnya dengan MA, tahun lalu. Dibutakan nafsu, dia tak menyangka perbuatan itu berujung kehamilan sang kekasih. “Saya sempat pusing, tidak tahu apa yang harus saya buat,” sebutnya saat mengutarakan perasaan mengetahui sang kekasih hamil.

Dia sempat terpikir untuk meninggalkan sang kekasih. Tetapi, itu urung dia lakukan. “Itu malah menurunkan martabat seorang pria,” ucap pemuda 20 tahun itu. Lama dibiarkan, perut kekasihnya kian membesar. Ide menggugurkan janin muncul setelah dia melihat selebaran promosi iklan di tempat kerja. “Tertulis memperlancar proses haid. Saya pun langsung ingat dia (MA),” ungkap Agung.

Setelah menghubungi kontak di iklan tersebut, Agung membeli paket obat penggugur janin. Dia memakai uang tabungannya selama menjadi petugas bandara. “Saya transfer ke penjual,” ujarnya. Menurut info yang dia terima, penjual tersebut berasal dari Balikpapan dan Banjarmasin.

Pengguguran berlangsung di rumah MA yang tak berpenghuni, Minggu siang. “Setelah lahir, saya bekap pakai dua lembar baju,” sebutnya. Membungkusnya dalam plastik hitam, jasad bayi mungil berusia enam bulan itu dibawa ke lokasi penemuan.

Lebih keji, setelah meletakkan bayi tersebut, Agung berpura-pura sebagai orang pertama yang menemukan jasad tersebut. Teriakannya membuat warga sekitar berpaling.

Sejak penemuan tersebut, kepolisian menggencarkan pencarian. Hasilnya tak sia-sia. Senin (11/9) petang, Agung yang sebelumnya sebagai saksi penemuan berubah status sebagai tersangka dalam kasus tersebut. “Banyak kejanggalan dari keterangannya, langsung kami periksa,” sebut Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Ervin Suryatna.

Ervin menyebut, hingga kemarin malam, pemeriksaan masih berlangsung. Petugas juga mengumpulkan barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut. (*/dra/ndy/k8)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 14:28

Jalani Pengobatan, Terdakwa Pengeroyokan Tetap Ditahan

SAMARINDA - Setelah sempat tersiar kabar di ranah polisi seorang pelaku pengeroyokan yakni Faishal Riedza…

Rabu, 20 September 2017 11:21

Isran Noor Gaet Hadi Mulyadi di Pilgub 2018

JAKARTA – Geliat konsolidasi jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 kian hangat. Belakangan,…

Rabu, 20 September 2017 09:06

Pemprov Ambil Alih Pengelolaan PPI

SAMARINDA – Untuk memperluas sayap bisnis di kompleks Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Selili,…

Rabu, 20 September 2017 09:05

Turut Embat Motor Keluarga

SAMARINDA – Berusia masih belia, kelakuan NU (13) dan AD (15) bikin geleng kepala. Masih duduk…

Rabu, 20 September 2017 09:04

MA Tenggak Enam Obat Peluruh Kandungan

Rangkaian momen aksi keji pengguguran dan pembuangan bayi perempuan oleh pasangan kekasih Agung Purnomo…

Rabu, 20 September 2017 09:02

12 Pemuda Tanpa Identitas Terjaring

SAMARINDA pernah mendapat predikat minor sebagai kota tak aman kedua di Indonesia. Kota Tepian dengan…

Rabu, 20 September 2017 09:00

Bisa Penuhi Hasrat Bermusik Publik

SAMARINDA – Perlahan sekitaran pohon beringin besar di tepian Sungai Mahakam, Jalan RE Martadinata,…

Rabu, 20 September 2017 08:59

Pilih Kontraktor Jangan Gegabah

SAMARINDA – Porsi besar anggaran pengendalian banjir dalam anggaran lebihan di APBD Perubahan…

Rabu, 20 September 2017 08:57

Setiap Hari Perlu 1.000 Ton

TIGA investor beda negara menyatakan kesediaan mengelola sampah di Samarinda menjadi sumber pembangkit…

Rabu, 20 September 2017 08:57

Belum Optimal karena Minim Sosialisasi

PROGRAM kota berjaringan internet alias smart city terus digeber. Terdekat, ada dua program prioritas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .