MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Selasa, 12 September 2017 09:24
Merah Putih Sempat Dilarang Panpel
CARI CELAH: M Rifad Marasambessy (12) berduel dengan penjaga gawang Vietnam.

PROKAL.CO, class="Default">YANGON – Biasanya, pertandingan Indonesia di Piala AFF U-18 2017 nyaris tanpa dukungan. Sebab, memang tidak banyak warga Indonesia di Yangon, Myanmar. Tapi, kemarin sore berbeda. Suasana di tribune VIP Stadion Thuwunna, Yangon, lebih seru ketimbang biasanya.

Ada 20 suporter Indonesia yang datang memberikan dukungan. Semakin seru lantaran mereka sempat mengibarkan bendera Merah Putih berukuran besar (10x6 meter). Bendera itu dibawa oleh Harie Pandiono dan Budi Semar. Keduanya suporter Indonesia asal Malang.

Mereka datang dari Indonesia dan baru tiba di Yangon kemarin pagi. Sayangnya, keputusan membentangkan bendera itu sempat dilarang oleh panitia pelaksana pertandingan (panpel). Padahal, biasanya ketika mereka menonton di stadion-stadion di Thailand dan Filipina tidak pernah bermasalah.

”Kami sudah datang jauh dari Indonesia, sayang kalau sampai tidak berkibar. Tidak sampai lima menit kok. Cuma waktu Indonesia Raya berkumandang saja,” ujar Budi kepada Jawa Pos.

Dengan bantuan dari Budimansyah, perwakilan KBRI Myanmar, Harie dan Budi berusaha untuk melobi panpel. Tapi, keterbatasan pemahaman bahasa membuat panpel masih belum mengizinkan. Namun, setelah lobi-lobi, dibolehkan berkibar selama lima menit di tribune VIP.

Menurut Media Officer Myanmar Football Federation (MFF) Bo Bo Min, peraturan yang dimiliki MFF tidak membolehkan bendera sebesar itu menutupi tribune VIP. ”Ini bukan tribune suporter. Kami mengizinkan tetap membentangkan bendera di tribune ekonomi. Tapi, karena mereka bilang cuma lima menit, tidak apa-apa lah. Lagi pula hanya saat lagu kebangsaan berkumandang,” ucap Bo Bo Min.

Akhirnya, ketika pertandingan berlangsung, para suporter itu memindahkan bendera ke tribune ekonomi sebelah barat. Letaknya hanya di sebelah tribune VIP. Sayang, usaha ini tidak diiringi dengan keberhasilan skuad Garuda Nusantara meraih tiga poin karena kalah 0-3 dari Vietnam.

”Memang hasil ini kurang memuaskan. Tetapi, menjadi sebuah kebanggaan bagi kami berhasil membentangkan bendera tersebut saat menyanyikan Indonesia Raya. Semoga timnas bisa ke semifinal lalu menjadi juara,” kata Harie yang rencananya pulang ke Tanah Air pagi ini karena alasan pekerjaan.

REVISI TARGET

Target juara timnas U-19 di Piala AFF U-18 rupanya harus direvisi. Itu menyusul kekalahan telak 0-3 (0-2) dari Vietnam dalam laga lanjutan Grup B di Thuwunna Stadium, Myanmar, kemarin. Kekalahan ini di luar dugaan karena secara kualitas di atas kertas, harusnya kedua tim berimbang.

Apabila melihat pertemuan kontra Filipina, Indonesia pun harusnya lebih superior. Sebab, Vietnam hanya menang 5-0. Sementara Egy Maulana dkk menang 9-0.

Tiga gol kemenangan Vietnam dalam laga ketiga grup B tersebut dicetak oleh Le Van Nam menit ke-41 dan 45, serta Bui Hoang Vieth Anh menit ke-87.

Secara permainan, Indonesia memang bisa unggul ball posession 65-35. Tapi, dari efektivitas serangan, Vietnam memang lebih cerdik dari Indonesia.

Itu terlihat dari permainan mereka yang memberikan pressing ketat kepada pemain Indonesia. Mereka juga mampu mematikan Egy Maulana Vikri.

Pemain yang diagungkan layaknya Messi itu, tak bisa bergerak karena terus ditempel oleh pemain Vietnam.

Dua gol Vietnam pun dihasilkan dari serangan balik dan kelengahan lini belakang Indonesia. Kecerobohan saat memainkan bola di daerah sendiri membuat mereka harus pontang-panting.(dkk/ham/jpg/er/k16)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 22:23

Portugal Raih Kemenangan Pertama

Portugal berhasil meraih kemenangan pertama di Piala Dunia 2018 usai kandaskan 1-0 Maroko di Stadion…

Rabu, 20 Juni 2018 12:01

Ketatnya Kamp Tango

SELAMA Piala Dunia, Argentina memilih bermarkas di Bronnitsy. Kota kecil yang berjarak sekitar 70 km…

Rabu, 20 Juni 2018 12:00

In HurriKane We Trust

VOLGOGRAD – Rasanya, hampir di setiap major event, Timnas Inggris menjadi unggulan. Namun, jelang…

Rabu, 20 Juni 2018 11:58

Memaksa Tampil Berujung Bencana

SUPORTER Timnas Inggris sebaiknya tidak perlu terlalu larut dalam euforia kemenangan atas Tunisia kemarin.…

Rabu, 20 Juni 2018 11:57

Memori Sepak Pojok

HARRY Kane sukses mencetak dua gol yang menghindarkan Timnas Inggris dari malu atas Tunisia. Itu juga…

Rabu, 20 Juni 2018 11:56

Demi Tim Tetap Harmonis

KROASIA belum tersingkir dari persaingan di fase grup Piala Dunia 2018.  Namun, ketika rekan-rekannya…

Rabu, 20 Juni 2018 10:35

Agresif, Jepang Bikin Bangga Asia

Jepang dianggap sangat layak memenangkan pertandingan atas Kolombia dengan skor 2-1. Pasalnya Shinji…

Rabu, 20 Juni 2018 10:32

BIKIN CEMAS..!! Neymar Tertatih-Tatih saat Latihan

Bintang Brasil Neymar harus meninggalkan sesi latihan Selasa (19/6) lebih cepat. Menurut laporan dari…

Rabu, 20 Juni 2018 10:30
Portugal vs Maroko

Singa Atlas Pantang Gentar Nama Besar Portugal

Kondisi berbeda dialami dua tim yang akan bertemu di Stadion Luzhniki, Moskow, pada Rabu (20/6) malam.…

Rabu, 20 Juni 2018 10:24

Pelatih Senegal Banjir Dukungan dari Negara Afrika

Pelatih Timnas Senegal, Aliou Cisse, keluar stadion dengan wajah berbalut senyuman. Bisa jadi dia teringat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .