MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Selasa, 12 September 2017 09:24
Merah Putih Sempat Dilarang Panpel
CARI CELAH: M Rifad Marasambessy (12) berduel dengan penjaga gawang Vietnam.

PROKAL.CO, class="Default">YANGON – Biasanya, pertandingan Indonesia di Piala AFF U-18 2017 nyaris tanpa dukungan. Sebab, memang tidak banyak warga Indonesia di Yangon, Myanmar. Tapi, kemarin sore berbeda. Suasana di tribune VIP Stadion Thuwunna, Yangon, lebih seru ketimbang biasanya.

Ada 20 suporter Indonesia yang datang memberikan dukungan. Semakin seru lantaran mereka sempat mengibarkan bendera Merah Putih berukuran besar (10x6 meter). Bendera itu dibawa oleh Harie Pandiono dan Budi Semar. Keduanya suporter Indonesia asal Malang.

Mereka datang dari Indonesia dan baru tiba di Yangon kemarin pagi. Sayangnya, keputusan membentangkan bendera itu sempat dilarang oleh panitia pelaksana pertandingan (panpel). Padahal, biasanya ketika mereka menonton di stadion-stadion di Thailand dan Filipina tidak pernah bermasalah.

”Kami sudah datang jauh dari Indonesia, sayang kalau sampai tidak berkibar. Tidak sampai lima menit kok. Cuma waktu Indonesia Raya berkumandang saja,” ujar Budi kepada Jawa Pos.

Dengan bantuan dari Budimansyah, perwakilan KBRI Myanmar, Harie dan Budi berusaha untuk melobi panpel. Tapi, keterbatasan pemahaman bahasa membuat panpel masih belum mengizinkan. Namun, setelah lobi-lobi, dibolehkan berkibar selama lima menit di tribune VIP.

Menurut Media Officer Myanmar Football Federation (MFF) Bo Bo Min, peraturan yang dimiliki MFF tidak membolehkan bendera sebesar itu menutupi tribune VIP. ”Ini bukan tribune suporter. Kami mengizinkan tetap membentangkan bendera di tribune ekonomi. Tapi, karena mereka bilang cuma lima menit, tidak apa-apa lah. Lagi pula hanya saat lagu kebangsaan berkumandang,” ucap Bo Bo Min.

Akhirnya, ketika pertandingan berlangsung, para suporter itu memindahkan bendera ke tribune ekonomi sebelah barat. Letaknya hanya di sebelah tribune VIP. Sayang, usaha ini tidak diiringi dengan keberhasilan skuad Garuda Nusantara meraih tiga poin karena kalah 0-3 dari Vietnam.

”Memang hasil ini kurang memuaskan. Tetapi, menjadi sebuah kebanggaan bagi kami berhasil membentangkan bendera tersebut saat menyanyikan Indonesia Raya. Semoga timnas bisa ke semifinal lalu menjadi juara,” kata Harie yang rencananya pulang ke Tanah Air pagi ini karena alasan pekerjaan.

REVISI TARGET

Target juara timnas U-19 di Piala AFF U-18 rupanya harus direvisi. Itu menyusul kekalahan telak 0-3 (0-2) dari Vietnam dalam laga lanjutan Grup B di Thuwunna Stadium, Myanmar, kemarin. Kekalahan ini di luar dugaan karena secara kualitas di atas kertas, harusnya kedua tim berimbang.

Apabila melihat pertemuan kontra Filipina, Indonesia pun harusnya lebih superior. Sebab, Vietnam hanya menang 5-0. Sementara Egy Maulana dkk menang 9-0.

Tiga gol kemenangan Vietnam dalam laga ketiga grup B tersebut dicetak oleh Le Van Nam menit ke-41 dan 45, serta Bui Hoang Vieth Anh menit ke-87.

Secara permainan, Indonesia memang bisa unggul ball posession 65-35. Tapi, dari efektivitas serangan, Vietnam memang lebih cerdik dari Indonesia.

Itu terlihat dari permainan mereka yang memberikan pressing ketat kepada pemain Indonesia. Mereka juga mampu mematikan Egy Maulana Vikri.

Pemain yang diagungkan layaknya Messi itu, tak bisa bergerak karena terus ditempel oleh pemain Vietnam.

Dua gol Vietnam pun dihasilkan dari serangan balik dan kelengahan lini belakang Indonesia. Kecerobohan saat memainkan bola di daerah sendiri membuat mereka harus pontang-panting.(dkk/ham/jpg/er/k16)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 23 September 2017 12:43

Aragon, Jatah Marquez atau Dovi?

ARAGON- Balapan MotoGP di Aragon akhir pekan ini, bakal mencatat sejarah sebagai race ke-900 dalam sejarah…

Sabtu, 23 September 2017 12:40
Leicester City vs Liverpool

Klopp Bukan Keledai

LEICESTER – Kekalahan back to back dari lawan yang sama dalam semusim? Sejak duduk di kursi pelatih…

Sabtu, 23 September 2017 09:55

Berjuanglah Valentino Rossi..!!

ARAGON - Valentino Rossi terus berjuang. Ya, hanya berselang 21 hari setelah mengalami patah kaki akibat…

Jumat, 22 September 2017 09:24

Awan Setho Dibidik Timnas Asian Games

JAKARTA - Pelatih timnas, Luis Milla sudah berada di Tanah Air. Memang, dalam dua pekan terakhir, pelatih…

Jumat, 22 September 2017 09:23

Rotasi Hati-Hati

BANGKOK - Satu kaki Tim nasional (Timnas) U-16 sejatinya sudah berada di putaran final Piala Asia U-16,…

Jumat, 22 September 2017 09:22

Gagal Tempel Pemuncak Klasemen

BANDUNG - Sylvano Comvalius hanya bisa berjalan sambil menundukkan kepalanya memandangi rumput lapangan…

Jumat, 22 September 2017 09:20

TATAP TANDANG

BERI DUKUNGAN: Wali Kota Balikpapan Rizal Efendi dan Ketua Umum Persiba Syahril HM Taher menyalami skuad…

Jumat, 22 September 2017 09:18

Sakral di Pengujung Laga

PERTANDINGAN malam perdana Persiba Balikpapan di Stadion Batakan beda dari yang lain. Sembari menunggu…

Jumat, 22 September 2017 09:11

Berdua Neymar sampai Dini Hari

BINTANG Victoria's Secret ini menghabiskan waktu sampai dini hari bersama bintang Paris Saint-Germain…

Jumat, 22 September 2017 09:09

Pantang Cengeng

SAMARINDA - Gagal memetik poin di laga terakhir kontra Bhayangkara FC (20/9), Borneo FC memilih fokus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .