MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

OLAHRAGA

Selasa, 12 September 2017 09:24
Merah Putih Sempat Dilarang Panpel
CARI CELAH: M Rifad Marasambessy (12) berduel dengan penjaga gawang Vietnam.

PROKAL.CO, class="Default">YANGON – Biasanya, pertandingan Indonesia di Piala AFF U-18 2017 nyaris tanpa dukungan. Sebab, memang tidak banyak warga Indonesia di Yangon, Myanmar. Tapi, kemarin sore berbeda. Suasana di tribune VIP Stadion Thuwunna, Yangon, lebih seru ketimbang biasanya.

Ada 20 suporter Indonesia yang datang memberikan dukungan. Semakin seru lantaran mereka sempat mengibarkan bendera Merah Putih berukuran besar (10x6 meter). Bendera itu dibawa oleh Harie Pandiono dan Budi Semar. Keduanya suporter Indonesia asal Malang.

Mereka datang dari Indonesia dan baru tiba di Yangon kemarin pagi. Sayangnya, keputusan membentangkan bendera itu sempat dilarang oleh panitia pelaksana pertandingan (panpel). Padahal, biasanya ketika mereka menonton di stadion-stadion di Thailand dan Filipina tidak pernah bermasalah.

”Kami sudah datang jauh dari Indonesia, sayang kalau sampai tidak berkibar. Tidak sampai lima menit kok. Cuma waktu Indonesia Raya berkumandang saja,” ujar Budi kepada Jawa Pos.

Dengan bantuan dari Budimansyah, perwakilan KBRI Myanmar, Harie dan Budi berusaha untuk melobi panpel. Tapi, keterbatasan pemahaman bahasa membuat panpel masih belum mengizinkan. Namun, setelah lobi-lobi, dibolehkan berkibar selama lima menit di tribune VIP.

Menurut Media Officer Myanmar Football Federation (MFF) Bo Bo Min, peraturan yang dimiliki MFF tidak membolehkan bendera sebesar itu menutupi tribune VIP. ”Ini bukan tribune suporter. Kami mengizinkan tetap membentangkan bendera di tribune ekonomi. Tapi, karena mereka bilang cuma lima menit, tidak apa-apa lah. Lagi pula hanya saat lagu kebangsaan berkumandang,” ucap Bo Bo Min.

Akhirnya, ketika pertandingan berlangsung, para suporter itu memindahkan bendera ke tribune ekonomi sebelah barat. Letaknya hanya di sebelah tribune VIP. Sayang, usaha ini tidak diiringi dengan keberhasilan skuad Garuda Nusantara meraih tiga poin karena kalah 0-3 dari Vietnam.

”Memang hasil ini kurang memuaskan. Tetapi, menjadi sebuah kebanggaan bagi kami berhasil membentangkan bendera tersebut saat menyanyikan Indonesia Raya. Semoga timnas bisa ke semifinal lalu menjadi juara,” kata Harie yang rencananya pulang ke Tanah Air pagi ini karena alasan pekerjaan.

REVISI TARGET

Target juara timnas U-19 di Piala AFF U-18 rupanya harus direvisi. Itu menyusul kekalahan telak 0-3 (0-2) dari Vietnam dalam laga lanjutan Grup B di Thuwunna Stadium, Myanmar, kemarin. Kekalahan ini di luar dugaan karena secara kualitas di atas kertas, harusnya kedua tim berimbang.

Apabila melihat pertemuan kontra Filipina, Indonesia pun harusnya lebih superior. Sebab, Vietnam hanya menang 5-0. Sementara Egy Maulana dkk menang 9-0.

Tiga gol kemenangan Vietnam dalam laga ketiga grup B tersebut dicetak oleh Le Van Nam menit ke-41 dan 45, serta Bui Hoang Vieth Anh menit ke-87.

Secara permainan, Indonesia memang bisa unggul ball posession 65-35. Tapi, dari efektivitas serangan, Vietnam memang lebih cerdik dari Indonesia.

Itu terlihat dari permainan mereka yang memberikan pressing ketat kepada pemain Indonesia. Mereka juga mampu mematikan Egy Maulana Vikri.

Pemain yang diagungkan layaknya Messi itu, tak bisa bergerak karena terus ditempel oleh pemain Vietnam.

Dua gol Vietnam pun dihasilkan dari serangan balik dan kelengahan lini belakang Indonesia. Kecerobohan saat memainkan bola di daerah sendiri membuat mereka harus pontang-panting.(dkk/ham/jpg/er/k16)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 09:13

Pesut Etam Jago Kandang

SAMARINDA - Gagal finis di zona Asia, Borneo FC Samarinda patut berbangga memiliki rekor kandang positif.…

Jumat, 17 November 2017 09:11

POTENSI NERAKA

Jaminan tampil di Piala Dunia Rusia 2018 tak begitu saja memberi kelegaan. Dan, Spanyol sebagai tim…

Jumat, 17 November 2017 09:08

Skenario Grup Terkalem

FIFA menggunakan peringkat dunia yang dirilis bulan lalu untuk menempatkan komposisi pot kontestan Piala…

Jumat, 17 November 2017 09:05

Main Sabar, Siapkan Tenaga

FUZHOU – Ganda putra Indonesia menjaga kesolidannya di China Open Superseries Premier hingga kemarin.…

Jumat, 17 November 2017 09:04

Karya Istimewa Tulisan Suami

PENJAGA gawang Juventus Wojciech Szczesny memang masih berada dalam bayang-bayang Gianluigi Buffon di…

Jumat, 17 November 2017 08:32

Tetap Perlu Tambahan Amunisi Baru

BALIKPAPAN – Langkah pelatih Persiba Balikpapan Haryadi memberi rekomendasi kepada hampir seluruh…

Jumat, 17 November 2017 08:30

Diperlukan Stopper Berkualitas

TENGGARONG – Kebobolan 74 gol dalam satu musim, menjadi rekor terburuk Mitra Kukar sepanjang sejarah.…

Jumat, 17 November 2017 08:24

Ingin Berikan Terbaik untuk Kaltara

SAMARINDA - Rutinitas menjalani tugas sebagai abdi negara, bukanlah halangan untuk berprestasi. Muhammad…

Jumat, 17 November 2017 08:23

Atlet Biliar Punya Kans Sama

SAMARINDA – Atlet biliar Kaltim memastikan diri tampil dengan kekuatan penuh pada Kejuaraan Nasional…

Kamis, 16 November 2017 17:19

YESS...!! Piala Gubernur Kaltim II Digelar, 8 Tim Terbaik Liga 1 Bertarung

SAMARINDA- Mengulang sukses yang pertama, Piala Gubernur Kaltim (PGK) II akhirnya kembali digelar. Rencananya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .