MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 12 September 2017 09:03
Let’s Take Care of Your Vehicle
-

PROKAL.CO, HUJAN mulai menghantui beberapa wilayah Kaltim lagi, nih. Enggak kebayang kan, kalau motor tiba-tiba mogok karena banjir. Kondisi ini bikin kita wajib menjaga kondisi kendaraan. Makanya, Irwan Andriyanto, Marketing Head Sinar Utama Yamaha Samarinda, memberi beberapa tips cara menjaganya. (*/yun/*/yjm/k15)

Perhatikan Kedalaman Banjir

Tingkat debit banjir harus diperhatikan, gengs. Semua tipe motor bakalan mogok kalau airnya sedalam kenangan mantan, eaa. Fyi, banjir yang parah dapat menyebabkan water hammer. “Tekanan air dari banjir yang dalam bisa masuk ke ruang pembakaran mesin. Ini membuat mesin pecah dan keadaan motor makin parah,” ujar beliau.

Bawa ke Tempat Kering

Bagi kendaraan jenis matik, CVT merupakan alat penggerak mesin. Jika kemasukan air, maka motor enggak bisa bergerak walaupun mesin menyala. Dalam keadaan ini, jangan memaksakan tetap ngegas kendaraan. Lebih baik matikan motor dan bawa ke tempat kering. Lalu, buka penutup lubang agar air enggak merendam mesin terlalu lama.

Langsung ke Bengkel

Walaupun udah aman karena motor bisa menyala, Irwan menyarankan untuk membawa kendaraan langsung ke bengkel. Supaya motor dapat dicek dan dibongkar. Serta dibersihkan dari air dan kotoran yang menempel pada mesin.

Rajin Ganti Oli

Kalau pengin kendaraanmu bertahan lama, mengganti oli juga dianjurkan, nih. “Intinya harus diganti tepat waktu Jika memakai oli standar, batas kilometer penggantian oli mesin adalah 3 ribu kilometer. Bakal lebih baik lagi kalau sebelum limit,” tambah Irwan. Yup, apapun tipe dan merek kendaraanmu, ganti oli secara rutin wajib hukumnya. Karena jika terlalu lama dipakai bisa berdampak buruk pada kinerja mesin, lho.

Perhatikan Busi Motor

Kebanyakan motor zaman sekarang sudah menggunakan teknologi injeksi. Menurut Irwan, motor berinjeksi sangat rawan karena cara kerjanya adalah mencampur udara dengan bahan bakar supaya menghasilkan pembakaran sempurna. Makanya, waktu yang tepat untuk mengganti busi adalah sembilan bulan sekali atau per 9 ribu kilometer.


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 07:38

Tren Baju ala Artis

NGAKU deh, pasti pernah melihat kaftan ala Syahrini, jilbab ala Laudya Cynthia Bella, hingga baju koko…

Jumat, 23 Februari 2018 07:35

Movie Marathon Time!

WAH, enggak berasa sudah Jumat aja nih! Buat yang pengin menikmati lazy Sunday di rumah, menonton bisa…

Jumat, 23 Februari 2018 07:32

Coba Street Photography, Yuk!

DUNIA fotografi semakin digandrungi, nih. Enggak perlu gadget mahal, kita bahkan bisa mengabadikan momen…

Kamis, 22 Februari 2018 08:07

Skincare untuk Cowok, Penting Enggak?

KALAU kita throwback beberapa tahun ke belakang, ternyata masih banyak yang beranggapan kalau perawatan…

Kamis, 22 Februari 2018 08:00

The Routine

PADA umumnya, jenis kulit wajah hanya ada tiga, yaitu berminyak, kering, dan normal. Nah, untuk rutinitas…

Kamis, 22 Februari 2018 07:56

Aku Pakai Skincare!

Aria Dwi Budi SusantoSMA 2 Samarinda Bahan Herbal “Perawatan wajah bagi cowok menurutku penting,…

Kamis, 22 Februari 2018 07:51

Dirikan YGTC, Tekan Budaya Merokok di Berau

Oleh: Nurul Mutmainnah (SMK 1 Berau) YOUTH Generation of Tobacco Control (YGTC) adalah organisasi anak…

Kamis, 22 Februari 2018 07:47

Ajak Penonton Sing Along

KALI ini, kita kenalan dengan Gang Satu Belok Kanan yuk! Band yang berdiri sejak tiga tahun lalu ini,…

Kamis, 22 Februari 2018 07:39

Suporter Rusuh,Stadion Hancur

KEMENANGAN Persija Jakarta atas Bali United di final Piala Presiden (17/2) lalu, meninggalkan rasa kecewa…

Kamis, 22 Februari 2018 07:36

Ayo Mulai Joging!

PENGIN menerapkan gaya hidup sehat dengan rutin berolahraga? Nah, jogingbisa jadi pilihan karena ampuh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .