MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 12 September 2017 09:03
Let’s Take Care of Your Vehicle
-

PROKAL.CO, HUJAN mulai menghantui beberapa wilayah Kaltim lagi, nih. Enggak kebayang kan, kalau motor tiba-tiba mogok karena banjir. Kondisi ini bikin kita wajib menjaga kondisi kendaraan. Makanya, Irwan Andriyanto, Marketing Head Sinar Utama Yamaha Samarinda, memberi beberapa tips cara menjaganya. (*/yun/*/yjm/k15)

Perhatikan Kedalaman Banjir

Tingkat debit banjir harus diperhatikan, gengs. Semua tipe motor bakalan mogok kalau airnya sedalam kenangan mantan, eaa. Fyi, banjir yang parah dapat menyebabkan water hammer. “Tekanan air dari banjir yang dalam bisa masuk ke ruang pembakaran mesin. Ini membuat mesin pecah dan keadaan motor makin parah,” ujar beliau.

Bawa ke Tempat Kering

Bagi kendaraan jenis matik, CVT merupakan alat penggerak mesin. Jika kemasukan air, maka motor enggak bisa bergerak walaupun mesin menyala. Dalam keadaan ini, jangan memaksakan tetap ngegas kendaraan. Lebih baik matikan motor dan bawa ke tempat kering. Lalu, buka penutup lubang agar air enggak merendam mesin terlalu lama.

Langsung ke Bengkel

Walaupun udah aman karena motor bisa menyala, Irwan menyarankan untuk membawa kendaraan langsung ke bengkel. Supaya motor dapat dicek dan dibongkar. Serta dibersihkan dari air dan kotoran yang menempel pada mesin.

Rajin Ganti Oli

Kalau pengin kendaraanmu bertahan lama, mengganti oli juga dianjurkan, nih. “Intinya harus diganti tepat waktu Jika memakai oli standar, batas kilometer penggantian oli mesin adalah 3 ribu kilometer. Bakal lebih baik lagi kalau sebelum limit,” tambah Irwan. Yup, apapun tipe dan merek kendaraanmu, ganti oli secara rutin wajib hukumnya. Karena jika terlalu lama dipakai bisa berdampak buruk pada kinerja mesin, lho.

Perhatikan Busi Motor

Kebanyakan motor zaman sekarang sudah menggunakan teknologi injeksi. Menurut Irwan, motor berinjeksi sangat rawan karena cara kerjanya adalah mencampur udara dengan bahan bakar supaya menghasilkan pembakaran sempurna. Makanya, waktu yang tepat untuk mengganti busi adalah sembilan bulan sekali atau per 9 ribu kilometer.


BACA JUGA

Kamis, 07 Desember 2017 08:58

Yuk, Lebih Mengenal MSG!

EITS.. biar nggak makin simpang siur dan menimbulkan banyak kesimpulan, simak nih tanya jawab Zetizen…

Rabu, 06 Desember 2017 09:32

Jadi Juara, Siap berangkat ke Negeri Sakura

Oleh: Aldi Riandana - Universitas Mulawarman Samarinda BEBERAPA hari lalu, rangkaian acara Starting…

Rabu, 06 Desember 2017 09:30

Ajak Pemuda Kenali Islam dengan Fun

SEBAIK-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lain. Itulah salah satu dari sekian banyak…

Rabu, 06 Desember 2017 09:28

Bimbel Online, Yay or Nay?

BERBAGAI bimbel online ramai bermunculan. Targetnya tak lain adalah generasi Z yang sedang menempuh…

Rabu, 06 Desember 2017 09:22

It’s Boogie Time!

’’Double discman baterai dua A / Speaker aktif zaman sekarang / Mixer hijau second hand…

Rabu, 06 Desember 2017 09:19

Sensasi Pesta dengan Lagu Indonesia

SUARA Disko hadir sebagai pilihan remaja ibu kota untuk menghabiskan malam. Event yang digagas Diskoria…

Selasa, 05 Desember 2017 09:17

Mau Masuk Universitas lewat Jalur Mana?

UJIAN semester ganjil tengah berlangsung dan satu semester lagi, Zetizen yang duduk di kelas XII akan…

Selasa, 05 Desember 2017 09:12

Kiat Sukses UNBK

ENGGAK bisa dimungkiri, stres lebih sering datang menjelang UNBK. Bahkan salah satu yang bisa membuat…

Selasa, 05 Desember 2017 09:10

Ask the Zetizen

UJIAN nasional emang kadang menjadi momok bagi siswa kelas akhir, deh. Terkadang, ujian tersebut menjadi…

Senin, 04 Desember 2017 09:21

Tampil Maksimal dalam Konser Perdana

Oleh: Andrea Pandey - LP3i Balikpapan? SABTU (2/12) lalu, Balikpapan City Choir (Bacico) sukses menggelar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .