MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Selasa, 12 September 2017 08:18
Melintas di Jalan Khusus, Warga Bakal Dikawal

Catatan Perjalanan Membuka Daerah Terisolasi di Kaltim (2-Habis)

CEGAH KECELAKAAN: Sembari mengerjakan jalan dari Tabang, Kukar menuju Senyiur, Kutim, PT Bayan Resources akan menyiapkan pos khusus agar kendaraan umum aman melintas. (roesita ika winarti/kp)

PROKAL.CO, Banyak perusahaan minyak dan gas bumi (migas) beroperasi di Kaltim. Semestinya, tak hanya menambang laba. Kontribusi pengembangan infrastruktur juga wajib dilakukan.

ROESITA IKA WINARTI, Tabang, Kukar

TARGET maksimal volume produksi batu bara PT Bayan Resources Tbk pada tahun ini sampai 18 juta ton. Angka ini 6 juta ton lebih banyak ketimbang realisasi produksi tahun lalu. Sejalan dengan target yang meningkat, perusahaan itu akan mengembangkan infrastruktur pertambangan. Operation Department Head Bayan Group Sumartono menjelaskan, kerja sama dilakukan bersama Pemprov Kaltim agar akses pengangkutan hasil produksi makin mudah. Tanpa meninggalkan komitmen perusahaan memberikan kontribusi. Dengan bersinergi pada pemerintah dan masyarakat sekitar.

Itu terwujud dalam groundbreaking dan penandatanganan kerja sama pembangunan jalan sepanjang 169 kilometer yang menghubungkan Muara Pahu, Kutai Barat (Kubar), menuju Tabang sepanjang 100 kilometer. ”Groundbreaking sebagai langkah awal. Kalau untuk target selesai belum bisa dipastikan, yang pasti ada beberapa yang terpetakan seperti pembangunan jalan 69 kilometer menghubungkan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar) dan Senyiur, Kutai Timur (Kutim),” ucapnya, Kamis (7/9).

Lebih lanjut dia mengatakan, jalan tersebut diperkirakan selesai triwulan pertama 2018. Saat ini, baru selesai pengaspalan sepanjang 7,5 kilometer dengan lebar jalan 16 meter. Nantinya, penggunaan akses jalan khususnya dari Tabang ke Senyiur akan dibatasi penggunaannya. Hal ini karena masih digunakannya jalan untuk pengangkutan hasil eksplorasi tambang batu bara. Akan ada tim khusus PT Bayan yang menjaga pos dan shuttle bus yang dapat digunakan tiga kali dalam sehari untuk melintas.

Hal itu, menurutnya, agar kegiatan pertambangan tetap berjalan di saat bersamaan. Pemberian akses kepada masyarakat bisa beriringan. ”Ini kami lakukan bukan untuk membatasi, tapi justru untuk memberikan jaminan keamanan kepada pengguna jalan,” paparnya. Diketahui, Bayan Group berdiri sejak November 1997. Saat pemegang saham pendiri mengakuisisi konsesi tambang batu bara pertamanya yang berlokasi di Muara Tae, Kubar. Dikenal dengan nama PT Gunung Bayan Pratama Coal (GBP).

Sampai saat ini perusahaan ini telah memiliki konsesi batu bara yang tersebar di beberapa lokasi. Bayan Resources tak segan-segan menghidupkan kembali tambang PT GBP. Selain itu, mereka mengandalkan area tambang existing Bara Tabang di Senyiur, Kutim. Rencana pengaktifan kembali tambang lawas juga sejalan dengan pengembangan kapasitas angkut logistik. Serta pelabuhan yang sudah Bayan Resources lakukan. Kapasitas angkut logistik mereka sudah naik dari semula 18 juta ton menjadi 20 juta ton.

Bayan Resources optimistis tahun ini tak akan ada kendala infrastruktur. Tak cuma rencana produksi, Bayan Resources juga tak khawatir soal pemasaran. Perusahaan tersebut mengaku punya captive market alias pasar potensial khusus. Pasar ini menginginkan batu bara yang berjenis 4.200–4.300 kkal/kg. Sejumlah negara tujuan pasar ekspor Bayan Resources, seperti Jepang, Korea, Filipina, Tiongkok, Malaysia, India, dan Taiwan. Kembali soal pembangunan jalan, tanggapan masyarakat sekitar juga cukup baik. Meski mengaku belum sepenuhnya mengerti mengenai pola dan bagaimana pemanfaatan jalan tersebut. Namun, warga berharap apa yang direncanakan bisa terealisasi.

Groundbreaking diprioritaskan untuk angkutan tambang. Kami harap selain angkutan tambang ini diperbaiki supaya poros jalan Kota Bangun–Tabang bisa difungsikan,” ujar Pemangku Adat Besar Wilayah Kecamatan Tabang Edy Gunawan.

Dia juga menyuarakan harapan agar pihak perusahaan tak lupa kewajibannya usai melakukan eksplorasi. Yakni mereklamasi lahan. Hal ini, kata dia, untuk menghindari musibah. Selain itu, diharapkan warga bisa memanfaatkan lahan yang telah direklamasi tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kaltim Joko Setiono mengatakan, pemprov sangat terbantu dengan pembangunan jalan tersebut. Untuk itu pihaknya segera melakukan integrasi terhadap program-program yang ada di kabupaten dan provinsi maupun nasional terkait pembangunan akses jalan. ”Kami melihat dulu susunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), jalan Tabang ke Muara Pahu lalu ke Senyiur ini akan disinkronkan dengan yang ada di kabupaten/kota. Setelah itu, baru mengoneksikan dengan sistem jaringan jalan nasional,” sebutnya.

Menurut pria berkacamata itu, tinggal bagaimana menuntaskan penyelesaian jalan menuju Kota Bangun–Kembang Janggut–Tabang. ”Ini memang kalau kita ukur secara kasatmata hampir kurang lebih 370 kilometer,” urai Joko. (riz/k15)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 08:32

Tanpa Kertas, Hasil Keluar dalam 15 Menit

Para dokter spesialis saraf kerap kesulitan meluangkan waktu untuk screening pikun dini. Tes yang begitu…

Kamis, 21 September 2017 08:23

Perbanyak Publisitas e-Book hingga Bangun Kampung Literasi

Bagas terlihat asyik memainkan gawai (gadget) pemberian ayahnya. Jangankan tumpukan buku di meja belajar.…

Rabu, 20 September 2017 09:10

Hujan Interupsi, Gebrak Meja, tapi Lebih Suka Jadi Dubes

Sekelompok wakil rakyat berkumpul. Kali ini tak mengenakan setelan formal berdasi. Melainkan seragam…

Selasa, 19 September 2017 08:20

Berangkat Modal Iuran, Sabet Tiga Juara, Bersiap Rebut Piala Presiden

Tak ingin mengalah dengan keterbatasan. Ini dibuktikan sekelompok siswa dari SD 18 Samarinda Ulu. Berkat…

Senin, 18 September 2017 08:31

Rangsang Sensitivitas tapi Berisiko Tersedak hingga Diare

Sebagian masyarakat bukan hanya kurang paham tentang nutrisi yang baik bagi buah hati. Tetapi juga belum…

Sabtu, 16 September 2017 08:15

Kembali ke Daerah, Siap Tugas di Daerah Terpencil

Mengenakan jas putih, khas para dokter, lalu menolong seseorang yang sedang sakit, menjadi mimpi Rizka…

Sabtu, 16 September 2017 08:03

Banjir Penjenguk, Didiagnosis Terkena Epilepsi Akut

Setelah viral ,Riska akhirnya dirujuk ke RSUD Gunung Malang. Pembesuk tak henti datang. Pagi hingga…

Sabtu, 16 September 2017 06:37

Buka Jalur Peminat Investasi di Lahan Bekas Tambang

Berjaya sebagai penghasil emas hitam yang melimpah, Kaltim kini menyisakan banyak lubang tambang. Tak…

Jumat, 15 September 2017 08:39

Dorong Legalisasi Ganja sebagai Pengobatan

Tanaman ganja punya dua sisi yang saling berlawanan. Selain jadi barang terlarang, ganja juga diyakini…

Kamis, 14 September 2017 08:38

Rekrut Kader Lanjut Usia, Kawal Gizi Anak dengan Genting

Wajib bagi seorang ibu menjaga asupan gizi sang buah hati. Mengingat salah satu ancamannya adalah stunting.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .