MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Selasa, 12 September 2017 08:18
Melintas di Jalan Khusus, Warga Bakal Dikawal

Catatan Perjalanan Membuka Daerah Terisolasi di Kaltim (2-Habis)

CEGAH KECELAKAAN: Sembari mengerjakan jalan dari Tabang, Kukar menuju Senyiur, Kutim, PT Bayan Resources akan menyiapkan pos khusus agar kendaraan umum aman melintas. (roesita ika winarti/kp)

PROKAL.CO, Banyak perusahaan minyak dan gas bumi (migas) beroperasi di Kaltim. Semestinya, tak hanya menambang laba. Kontribusi pengembangan infrastruktur juga wajib dilakukan.

ROESITA IKA WINARTI, Tabang, Kukar

TARGET maksimal volume produksi batu bara PT Bayan Resources Tbk pada tahun ini sampai 18 juta ton. Angka ini 6 juta ton lebih banyak ketimbang realisasi produksi tahun lalu. Sejalan dengan target yang meningkat, perusahaan itu akan mengembangkan infrastruktur pertambangan. Operation Department Head Bayan Group Sumartono menjelaskan, kerja sama dilakukan bersama Pemprov Kaltim agar akses pengangkutan hasil produksi makin mudah. Tanpa meninggalkan komitmen perusahaan memberikan kontribusi. Dengan bersinergi pada pemerintah dan masyarakat sekitar.

Itu terwujud dalam groundbreaking dan penandatanganan kerja sama pembangunan jalan sepanjang 169 kilometer yang menghubungkan Muara Pahu, Kutai Barat (Kubar), menuju Tabang sepanjang 100 kilometer. ”Groundbreaking sebagai langkah awal. Kalau untuk target selesai belum bisa dipastikan, yang pasti ada beberapa yang terpetakan seperti pembangunan jalan 69 kilometer menghubungkan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar) dan Senyiur, Kutai Timur (Kutim),” ucapnya, Kamis (7/9).

Lebih lanjut dia mengatakan, jalan tersebut diperkirakan selesai triwulan pertama 2018. Saat ini, baru selesai pengaspalan sepanjang 7,5 kilometer dengan lebar jalan 16 meter. Nantinya, penggunaan akses jalan khususnya dari Tabang ke Senyiur akan dibatasi penggunaannya. Hal ini karena masih digunakannya jalan untuk pengangkutan hasil eksplorasi tambang batu bara. Akan ada tim khusus PT Bayan yang menjaga pos dan shuttle bus yang dapat digunakan tiga kali dalam sehari untuk melintas.

Hal itu, menurutnya, agar kegiatan pertambangan tetap berjalan di saat bersamaan. Pemberian akses kepada masyarakat bisa beriringan. ”Ini kami lakukan bukan untuk membatasi, tapi justru untuk memberikan jaminan keamanan kepada pengguna jalan,” paparnya. Diketahui, Bayan Group berdiri sejak November 1997. Saat pemegang saham pendiri mengakuisisi konsesi tambang batu bara pertamanya yang berlokasi di Muara Tae, Kubar. Dikenal dengan nama PT Gunung Bayan Pratama Coal (GBP).

Sampai saat ini perusahaan ini telah memiliki konsesi batu bara yang tersebar di beberapa lokasi. Bayan Resources tak segan-segan menghidupkan kembali tambang PT GBP. Selain itu, mereka mengandalkan area tambang existing Bara Tabang di Senyiur, Kutim. Rencana pengaktifan kembali tambang lawas juga sejalan dengan pengembangan kapasitas angkut logistik. Serta pelabuhan yang sudah Bayan Resources lakukan. Kapasitas angkut logistik mereka sudah naik dari semula 18 juta ton menjadi 20 juta ton.

Bayan Resources optimistis tahun ini tak akan ada kendala infrastruktur. Tak cuma rencana produksi, Bayan Resources juga tak khawatir soal pemasaran. Perusahaan tersebut mengaku punya captive market alias pasar potensial khusus. Pasar ini menginginkan batu bara yang berjenis 4.200–4.300 kkal/kg. Sejumlah negara tujuan pasar ekspor Bayan Resources, seperti Jepang, Korea, Filipina, Tiongkok, Malaysia, India, dan Taiwan. Kembali soal pembangunan jalan, tanggapan masyarakat sekitar juga cukup baik. Meski mengaku belum sepenuhnya mengerti mengenai pola dan bagaimana pemanfaatan jalan tersebut. Namun, warga berharap apa yang direncanakan bisa terealisasi.

Groundbreaking diprioritaskan untuk angkutan tambang. Kami harap selain angkutan tambang ini diperbaiki supaya poros jalan Kota Bangun–Tabang bisa difungsikan,” ujar Pemangku Adat Besar Wilayah Kecamatan Tabang Edy Gunawan.

Dia juga menyuarakan harapan agar pihak perusahaan tak lupa kewajibannya usai melakukan eksplorasi. Yakni mereklamasi lahan. Hal ini, kata dia, untuk menghindari musibah. Selain itu, diharapkan warga bisa memanfaatkan lahan yang telah direklamasi tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kaltim Joko Setiono mengatakan, pemprov sangat terbantu dengan pembangunan jalan tersebut. Untuk itu pihaknya segera melakukan integrasi terhadap program-program yang ada di kabupaten dan provinsi maupun nasional terkait pembangunan akses jalan. ”Kami melihat dulu susunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), jalan Tabang ke Muara Pahu lalu ke Senyiur ini akan disinkronkan dengan yang ada di kabupaten/kota. Setelah itu, baru mengoneksikan dengan sistem jaringan jalan nasional,” sebutnya.

Menurut pria berkacamata itu, tinggal bagaimana menuntaskan penyelesaian jalan menuju Kota Bangun–Kembang Janggut–Tabang. ”Ini memang kalau kita ukur secara kasatmata hampir kurang lebih 370 kilometer,” urai Joko. (riz/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 11 November 2017 06:43

Kenalkan Pariwisata PPU kepada Anak Muda Se-Indonesia

Tiga pemuda asal PPU terpilih mewakili Kaltim dalam Jambore Pemuda Indonesia (JPI) 2017. Pertemuan akbar…

Selasa, 07 November 2017 08:18

Tak Perlu Matang, Desain Awal Menentukan

Seni memahat bisa diaplikasikan ke berbagai media. Dulu, kayu dan tembikar umum digunakan. Saat ini,…

Senin, 06 November 2017 08:20

Baru 5 Kilometer, Keringat Sudah Bercucuran

Adrenalin goweser benar-benar diuji pada Ahad (5/11). Mereka harus menaklukkan rute “gila”…

Senin, 06 November 2017 08:13

Tetap Keluarkan Sertifikat Halal, Siapkan Solusi Bantu UMKM

Tak hanya memperhatikan komposisi. Adanya label halal di sebuah kemasan pun jadi penentu. Terutama bagi…

Sabtu, 04 November 2017 08:01

Minim Pesaing, Sepuluh Tahun Membina Bulu Tangkis

Sepak bola selalu menjadi yang terpopuler di Indonesia. Tapi, bulu tangkis adalah olahraga nasional.…

Sabtu, 04 November 2017 07:54

Riki Bawakan Dua Lagu Karya Sendiri

Minggu (5/11), akan menjadi kali pertama tampil di hadapan masyarakat Balikpapan. Dengan musik yang…

Sabtu, 04 November 2017 06:59

Raih Gelar Pemain Terbaik, Utamakan Doa Orangtua

Sempat dianggap gila teman sepermainan, Bima Sakti membayar dengan prestasi. Dia jadi penggawa Timnas…

Jumat, 03 November 2017 08:25

Ratusan Ribu Koleksi Buku Belum Dimanfaatkan

Ada orang yang enggan berlari karena menunggu semua sempurna. Ada pula yang tak ragu berlari meski penuh…

Jumat, 03 November 2017 08:18

Siapkan Jadwal Besuk Seminggu Dua Kali kepada “Kids Zaman Now”

Ada beragam cara menyelamatkan lingkungan. Salah satunya, menanam pohon. Tak sekadar ditanam, tetapi…

Kamis, 02 November 2017 09:01

Tangani 328 Kasus, Pelakunya Karyawan Tambang hingga Pelajar

Bagi pasangan suami istri, kenikmatan seksual jadi hal penting. Berbagai cara pun dilakukan. Bagi laki-laki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .