MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Selasa, 12 September 2017 07:48
Demo Ricuh, Satu Mahasiswa Terkapar

Ada Bensin di Keranda Mayat yang Dibawa Demonstran

-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Unjuk rasa mahasiswa di halaman Kantor Wali Kota Balikpapan, kemarin (11/9), pukul 14.14 Wita, ricuh. Polisi dan mahasiswa dari sejumlah universitas yang mengatasnamakan aliansi masyarakat terlibat aksi dorong dan tarik-menarik. Kondisi sempat tidak terkendali.

Terjadi aksi saling pukul dan kejar-kejaran. Beberapa mahasiswa terlihat terluka. Bahkan satu di antaranya terkapar tidak sadarkan diri. Kericuhan pecah saat mahasiswa mencoba maju melewati batas tiang bendera Kantor Wali Kota. Namun, dihalangi polisi. Kondisi kedua pihak semakin memanas. Ketika petugas yang berjaga menemukan satu botol plastik air mineral ukuran 1,5 liter berisi pertalite di dalam keranda mayat yang dibawa mahasiswa.

"Kami enggak tahu soal bensin itu, Pak. Dua minggu kami konsolidasi. Aksi ini akan berjalan damai. Tetapi, kenapa sikap polisi seperti itu. Kami dipukul. Teman saya sampai tidak sadarkan diri dan dibawa ke rumah sakit," terang perwakilan mahasiswa, Awaluddin.

Awaluddin mengaku, empat rekannya dibawa pihak kepolisian. Dua harus ke rumah sakit dan dua lagi ditahan tanpa alasan yang jelas. Walhasil, pihaknya menginginkan upaya pembebasan rekan mereka. Soal tuntutan aksi, mahasiswa Universitas Balikpapan itu menyebutkan ada delapan poin yang diinginkan dalam aksi ini.

Pertama, mendesak Pemkot Balikpapan mencabut Izin Mendirikan Bangunan (IMB) terhadap perumahan yang tidak sesuai dengan IMB dan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW). Kedua, mendesak pemkot memprioritaskan anggaran penanganan banjir. Ketiga, mendesak untuk tetap konsisten mempertahankan RTRW yang ada dan tidak melakukan alih fungsi lahan.

Keempat, mendorong pemkot cepat melakukan pembangunan bendali. Kelima, mendorong evaluasi terhadap program penanggulangan banjir. Keenam, mendorong pemkot merealisasikan program ruang terbuka hijau. Ketujuh, mendorong pemkot untuk memperketat pengawasan dan perizinan perumahan.

"Yang terakhir, ketika Pemkot Balikpapan tidak mampu merealisasikan tujuh poin diatas, maka kami mendesak wali kota Balikpapan mundur dari jabatannya," kata Awaluddin. Dia melanjutkan, poin ini berdasarkan  tinjauan dan pengumpulan data kajian selama dua minggu.

Poin tuntutan ini kemudian disampaikan kepada perwakilan Pemkot Balikpapan. Diwakili Kabag Pemerintahan, Masrani, yang menerima perwakilan mahasiswa di ruang VIP Kantor Wali Kota pukul 16.00 Wita. Dalam penyampaiannya, Masrani menyebut jika Pemkot Balikpapan sedang melakukan upaya untuk mengurangi banjir di Balikpapan. Namun, dirinya tidak bisa merinci upaya apa saja yang dilakukan pemkot.

"Kami sedang proses untuk penanganan banjir. Adapun kondisi saat ini tidak terlepas dari perilaku masyarakat juga. Yang masih kerap membuang sampah sembarangan ke parit dan saluran air. Jadi, menyumbat jika hujan turun. Apalagi dengan penduduk Balikpapan yang meningkat hingga data terakhir mencapai  sekira 760 ribu jiwa," ucapnya. (*/rdh/rsh/k15)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 08:09

Jatuh Cinta pada Marvel

JEMARINYA tak bisa diam. Kedua bola matanya terus mengikuti arah pensil warna yang dipegang. Bergantian…

Jumat, 22 September 2017 07:57

Personel Dilatih Menghalau Massa

BALIKPAPAN – Pesta demokrasi pemilihan gubernur (pilgub) Kaltim, tahapannya sudah mulai berjalan.…

Jumat, 22 September 2017 07:55

Jadi Duta Fakultas Hukum, Kepincut Hakim karena Kakek

Hobi mempercantik diri, I Gusti Ayu Vera Indira Paramamirta sempat menjadi runner-up Duta Wisata Balikpapan…

Jumat, 22 September 2017 07:50

Nota dan Natural Look

HOBI unik, Vera ternyata suka mengoleksi nota belanja. Dari situ dibuat buku pengeluaran setiap harinya,…

Kamis, 21 September 2017 09:26

Sudah Mantan, Arnold Tetap Diundang

BALIKPAPAN - Kaltim dapat tugas besar. Yakni menjadi tuan rumah Governors' Climate and Forests Task…

Kamis, 21 September 2017 08:34

Angkutan Online Terpojok

BALIKPAPAN – Angkutan berbasis aplikasi resmi dilarang beroperasi di Bandara Internasional Sultan…

Kamis, 21 September 2017 08:26

Belum Terima Aduan Korban Umrah Murah

BALIKPAPAN – Promo-promo tawaran umrah berseliweran. Sebagian ada yang menawarkan harga sangat…

Kamis, 21 September 2017 08:17

Bakal Panggil Lima Pengembang Nakal

BALIKPAPAN – Lima pengembang yang disebut abai terhadap surat teguran yang dilayangkan wali kota…

Kamis, 21 September 2017 08:13

RTRW Kota Bakal Dievaluasi

PEMKOT membuka peluang untuk mengkaji kembali Perda Nomor 12 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang dan…

Kamis, 21 September 2017 08:08

Pengerukan Sedimen Jadi Prioritas

BALIKPAPAN – Minimnya anggaran membuat Pemkot Balikpapan mesti putar otak. Pengerukan sedimen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .