MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 12 September 2017 07:17
Sengketa Konsumen Meningkat 20 Persen
MESTI SALING MENGUNTUNGKAN: BPSK hadir untuk menengahi antara konsumen dan pedagang jika terjadi pengaduan perselisihan yang tak dapat diselesaikan kedua belah pihak.(paksi sandang prabowo/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA - DataBadan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Samarinda mencatat, setiap tahun ada lonjakan sengketa konsumen hingga 20 persen. Tahun lalu, ada 13 kasus yang berhasil diselesaikan. Saat ini sudah ada 11 kasus, padahal baru memasuki September. Jumlahnya terus meningkat, walaupun banyak konsumen yang belum mengetahui tugas BPSK Samarinda.  

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan Samarinda Adriyani, didampingi Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri M Fachri Anshari. Dia mengatakan, data pada 2017 saja itu belum termasuk dengan kasus yang belum ditangani.

Kasus sengketa konsumen memang cukup banyak. Pada 2014, sengketa konsumen hanya ada 7 kasus, terus naik hingga mencapai 13 kasus pada 2016. Tahun ini, diyakini akan lebih banyak dari tahun sebelumnya.(Selengkapnya lihat grafis).

“Memang jika dibandingkan dengan kota lain jumlah tersebut cukup rendah. Rata-rata kota di Pulau Jawa satu tahunnya sengketa konsumen bisa mencapai 30 kasus,” ujarnya saat ditemui Kaltim Post di Gedung Graha Ruhui Rahayu, Jalan Juanda, Samarinda, Senin (11/9).

Menurutnya, hal ini wajar. Karena masih banyak masyarakat Kota Tepian yang tidak mengetahui mengenai hal konsumen. Padahal BPSK Samarinda, siap melayani masyarakat bila ada transaksi yang tak sesuai di lapangan. Sebab, hak konsumen harus dilindungi agar martabatnya terjaga. Penjual tak boleh semena-mena dengan para konsumen. Begitu pula penjual.

“Kami pun melindungi ketika mereka menjadi konsumen, yaitu saat mereka membeli bahan baku produknya. Intinya, dalam perdagangan itu harus ada win-win solution, jangan sampai ada yang dirugikan,” ujarnya.

Sekarang tambahnya, keluhan konsumen juga diarahkan langsung ke Pemprov Kaltim Bagian Pengawasan Barang Beredar. Sama-sama bekerja sama melindungi hak-hak konsumen. Namun, harapannya tidak ada lagi sengketa konsumen. “Jangan sampai kasus merugikan konsumen semakin banyak di Kaltim,” katanya.

Jangankan Kaltim. Di Indonesia saja, masyarakatnya baru sampai tahap memahami haknya sebagai konsumen. Hal itu terlihat dari rendahnya tingkat indeks keyakinan konsumen (IKK) pada 2016, yakni 30,86 persen. Padahal, IKK Eropa sudah mencapai 51,31 persen.

Tak hanya itu, tingkat pengaduan konsumen juga sangat rendah. Dari setiap satu juta penduduk Indonesia hanya 4,1 persen yang menggunakan hak pengaduan konsumen. Angka ini jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan Korea, yang mencapai 64 persen dan satu juta penduduk sudah menggunakan hak mengadu.

“Kita harus benar-benar bekerja. Mengenalkan BPSK sebagai perlindungan konsumen. Sebab, hanya 22,2 persen konsumen Indonesia yang mengenal dan mengetahui fungsi lembaga perlindungan konsumen,” tutupnya. (*/ctr/lhl/k15)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 07:09

Industri Makanan Beku Minim Penggarap

JAKARTA – Industri makanan beku di Tanah Air belum digarap maksimal. Padahal, jenis komoditas…

Senin, 19 Februari 2018 07:07

Investor Makin Melirik Start-up Lokal

JAKARTA - Langkah Astra International menyuntikkan modal USD 150 juta atau setara Rp 2 triliun ke Go-Jek…

Senin, 19 Februari 2018 07:07

Mitsubishi Naikkan Target Penjualan

JAKARTA – Target penjualan produk Mitsubishi di Tanah Air meningkat tajam. Selain pembangunan…

Minggu, 18 Februari 2018 11:49

Mengoleksi Sekaligus Berbisnis

BERBAGAI tas bermerek tersusun rapi di sebuah meja. Tas tersebut merupakan koleksi miliki Della Anastasya.…

Minggu, 18 Februari 2018 11:45

Utamakan Kualitas dan Keaslian

TAS menjadi salah satu kebutuhan yang sangat diperhatikan Della Anastasya. Sebab itu, dia sangat memperhatikan…

Minggu, 18 Februari 2018 11:44

Merawat Tas agar Tahan Lama

TAK hanya karena harga yang mahal, kecintaannya terhadap tas membuat Della Anastasya sangat menjaga…

Minggu, 18 Februari 2018 07:05

Gairah Berbisnis Youngky Effendi

SAKIT tapi tidak berdarah. Kira-kira begitulah perasaan hati Youngky kala tahu dirinya ditipu oleh teman…

Minggu, 18 Februari 2018 07:02

Jalan Perlahan tapi Tepat Sasaran

PENGALAMAN adalah guru terbaik. Youngky Effendi menggenggam kalimat itu erat untuk usaha yang dia garap…

Sabtu, 17 Februari 2018 06:36

Konsumsi Bright Gas Terus Naik

BALIKPAPAN  -  PT Pertamina terus mengupayakan agar masyarakat kalangan ekonomi mampu beralih…

Sabtu, 17 Februari 2018 06:32

Peredaran Ponsel Bakal Diperketat

JAKARTA  -  Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika dan operator…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .