MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 12 September 2017 07:17
Sengketa Konsumen Meningkat 20 Persen
MESTI SALING MENGUNTUNGKAN: BPSK hadir untuk menengahi antara konsumen dan pedagang jika terjadi pengaduan perselisihan yang tak dapat diselesaikan kedua belah pihak.(paksi sandang prabowo/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA - DataBadan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Samarinda mencatat, setiap tahun ada lonjakan sengketa konsumen hingga 20 persen. Tahun lalu, ada 13 kasus yang berhasil diselesaikan. Saat ini sudah ada 11 kasus, padahal baru memasuki September. Jumlahnya terus meningkat, walaupun banyak konsumen yang belum mengetahui tugas BPSK Samarinda.  

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan Samarinda Adriyani, didampingi Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri M Fachri Anshari. Dia mengatakan, data pada 2017 saja itu belum termasuk dengan kasus yang belum ditangani.

Kasus sengketa konsumen memang cukup banyak. Pada 2014, sengketa konsumen hanya ada 7 kasus, terus naik hingga mencapai 13 kasus pada 2016. Tahun ini, diyakini akan lebih banyak dari tahun sebelumnya.(Selengkapnya lihat grafis).

“Memang jika dibandingkan dengan kota lain jumlah tersebut cukup rendah. Rata-rata kota di Pulau Jawa satu tahunnya sengketa konsumen bisa mencapai 30 kasus,” ujarnya saat ditemui Kaltim Post di Gedung Graha Ruhui Rahayu, Jalan Juanda, Samarinda, Senin (11/9).

Menurutnya, hal ini wajar. Karena masih banyak masyarakat Kota Tepian yang tidak mengetahui mengenai hal konsumen. Padahal BPSK Samarinda, siap melayani masyarakat bila ada transaksi yang tak sesuai di lapangan. Sebab, hak konsumen harus dilindungi agar martabatnya terjaga. Penjual tak boleh semena-mena dengan para konsumen. Begitu pula penjual.

“Kami pun melindungi ketika mereka menjadi konsumen, yaitu saat mereka membeli bahan baku produknya. Intinya, dalam perdagangan itu harus ada win-win solution, jangan sampai ada yang dirugikan,” ujarnya.

Sekarang tambahnya, keluhan konsumen juga diarahkan langsung ke Pemprov Kaltim Bagian Pengawasan Barang Beredar. Sama-sama bekerja sama melindungi hak-hak konsumen. Namun, harapannya tidak ada lagi sengketa konsumen. “Jangan sampai kasus merugikan konsumen semakin banyak di Kaltim,” katanya.

Jangankan Kaltim. Di Indonesia saja, masyarakatnya baru sampai tahap memahami haknya sebagai konsumen. Hal itu terlihat dari rendahnya tingkat indeks keyakinan konsumen (IKK) pada 2016, yakni 30,86 persen. Padahal, IKK Eropa sudah mencapai 51,31 persen.

Tak hanya itu, tingkat pengaduan konsumen juga sangat rendah. Dari setiap satu juta penduduk Indonesia hanya 4,1 persen yang menggunakan hak pengaduan konsumen. Angka ini jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan Korea, yang mencapai 64 persen dan satu juta penduduk sudah menggunakan hak mengadu.

“Kita harus benar-benar bekerja. Mengenalkan BPSK sebagai perlindungan konsumen. Sebab, hanya 22,2 persen konsumen Indonesia yang mengenal dan mengetahui fungsi lembaga perlindungan konsumen,” tutupnya. (*/ctr/lhl/k15)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 06:57

Start-up Belum Terdata, BI Tetap Memantau

SAMARINDA – Kemunculan start-up di Benua Etam mewarnai geliat bisnis di daerah. Namun, hingga…

Kamis, 21 September 2017 06:56

NAH..!! Menteri ESDM Minta Cabut 600 Izin Tambang

JAKARTA - Izin tambang yang dianggap ilegal karena tak memenuhi kaidah clean on clear (CnC) terus diburu…

Kamis, 21 September 2017 06:53

Beri Peluang Swasta dengan Syarat “Uang Muka”

JAKARTA - Pemerintah bakal segera menelurkan aturan terkait Limited Concession Scheme (LCS) sebagai…

Kamis, 21 September 2017 06:52

Bauran Energi Terbarukan Sudah Lampaui Target

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan laporan kinerja terkait perkembangan…

Kamis, 21 September 2017 06:50

Uang Elektronik Mulai Tenar

ASOSIASI Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) melihat rencana Bank Indonesia (BI) terkait biaya isi ulang…

Kamis, 21 September 2017 06:48

Hanya 11 Persen Industri Punya Hak Paten

JAKARTA - Inovasi dalam dunia bisnis tengah menjadi fokus pengembangan dari pemerintah di berbagai sektor,…

Kamis, 21 September 2017 06:48

Petugas Pajak Kini Bisa Turun ke Lapangan Memeriksa

PEMERINTAH telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2017 tentang Pengenaan Pajak Penghasilan…

Rabu, 20 September 2017 07:33

Tekan Biaya Logistik, Mesti Ada Tol Sungai

BALIKPAPAN – Kaltim harus mampu menekan biaya logistik yang terlalu tinggi. Terutama di daerah…

Rabu, 20 September 2017 07:27

Ekonomi Masih Bergantung Ekspor

SAMARINDA - Ekonomi Kaltim triwulan II 2017 tumbuh 3,6 persen year on year (yoy), lebih rendah dibandingkan…

Rabu, 20 September 2017 07:25

Batu Bara Berpotensi Balik Menguat

SAMARINDA - Harga batu bara pada Selasa (19/9) melemah tipis 0,45 persen atau 0,40 poin di USD 87 per…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .