MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 12 September 2017 07:15
Neraca Perdagangan Kaltim Surplus Rp 106,4 T
TETAP ANDALAN: Sektor migas dan pertambangan masih jadi penyumbang terbesar neraca perdagangan Kaltim.(dok/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Badan Pusat Statistik Kaltim mencatat neraca perdagangan luar negeri Kaltim selama periode Januari-Juli 2017, mengalami surplus dengan jumlah yang cukup tinggi. Yaitu mencapai USD 8 miliar atau setara Rp 106,4 triliun dengan kurs USD 1 sama dengan Rp 13.300.

Hal itu dijelaskan Kepala BPS Kaltim Muhammad Habibullah. Dia mengatakan, surplus sebesar itu diperoleh dari hasil ekspor beragam komoditas senilai USD 9,7 miliar. Dikurangi biaya yang harus dikeluarkan untuk impor senilai USD 1,7 miliar. “Berbagai komoditas yang diekspor Bumi Etam selama periode Januari-Juli 2017. Merupakan bahan bakar mineral baik migas maupun non-migas,” ujarnya kepada Kaltim Post Senin (11/9).

Menurutnya, masing-masing untuk migas senilai USD 2,35 miliar dan non-migas senilai USD 6,57 miliar. Selain bahan bakar mineral, ada juga komoditas non-migas yang diekspor. Antara lain lemak dan minyak hewani atau nabati serta produk disosiasinya, dan lemak olahan yang dapat dimakan dengan nilai USD 328,37 juta.

Kemudian, pupuk senilai USD 67,97 juta. Kayu dan olahannya serta arang senilai USD 118,54 juta. Bahan kimia anorganik, senyawa organik dan anorganik dari logam mulia maupun tanah langka, serta unsur radioaktif, isotop dengan nilai USD 182,9 juta. “Negara tujuan ekspor migas dari Kaltim, yaitu Jepang, Taiwan, Korea Selatan, Tiongkok, dan Singapura,” katanya.

Habibullah menjelaskan, dengan nilai ekspor migas, Jepang senilai USD 805,24 juta, Taiwan USD 550,58 juta, Korea Selatan USD 389,61 juta, Tiongkok USD 37,5 juta, dan Singapura USD 152,48 juta. Sedangkan untuk ekspor non-migas antara lain ke Tiongkok senilai USD 1,62 miliar, India USD 1,77 miliar, Jepang USD 800,22 juta, Korea Selatan USD 874,65 juta, dan Thailand USD 377,17 juta.

“Sedangkan berbagai komoditas yang diimpor Kaltim dengan nilai USD 1,7 miliar. Antara lain bahan bakar mineral, zat mengandung bitumen, malam mineral, minyak mineral dan produk sulingnya senilai USD 1,26 miliar,” paparnya.

Kemudian tambah Habibullah, impor reaktor nuklir, ketel, mesin, peralatan mekanis, dan bagiannya senilai USD 205,4 juta, karet dan barang dari karet USD 36,31 juta. Kendaraan yang bergerak di atas rel kereta api dan aksesorinya senilai USD 47,97 juta.

Untuk impor non-migas di periode ini antara lain dari Singapura senilai USD 54,67 juta, Amerika Serikat USD 51,78 juta,  Jepang USD 49,33 juta, Tiongkok USD 76,75 juta, Australia USD 34,94 juta, Jerman USD 29,42 juta, dan Prancis senilai USD 21,65 juta. Sedangkan impor migas antara lain berasal dari Nigeria senilai USD 363,96 juta, Algeria USD 54,72 juta, dari Azerbaijan USD 247,72 juta, Korea Selatan USD 172,38 juta, dan Brunei Darussalam senilai USD 27,87 juta. (*/ctr/lhl/k15)


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 07:02

Optimisme Pasar Mulai Tumbuh

BALIKPAPAN - Kendati masih merangkak, daya beli masyarakat Kaltim pada semester I terus mengalami perbaikan.…

Senin, 20 Agustus 2018 07:00

Kaltim Dinilai Belum Bisa Berkontribusi

SAMARINDA - Pemerintah Indonesia telah merampungkan persiapan implementasi program mandatori biodiesel…

Senin, 20 Agustus 2018 06:59

Bankaltimtara Raih 2 Gelar Top Bank 2018

SAMARINDA - PT Bankaltimtara kembali menorehkan prestasi membanggakan di level nasional. Tak tanggung-tanggung,…

Senin, 20 Agustus 2018 06:56

Urus Izin Usaha Kian Mudah

BALIKPAPAN - Pengusaha di Kaltim bakal semakin mudah dalam mengurus izin usaha. Pasalnya, percepatan…

Senin, 20 Agustus 2018 06:54

Terpaksa Molor karena Cuaca

SAMARINDA – Masyarakat Samarinda harus bersabar. Pengerjaan bentang tengah Jembatan Mahakam IV…

Senin, 20 Agustus 2018 06:52

Mengejar Swasembada Pangan

JAKARTA – Pemerintah berencana menggelontorkan anggaran Rp 97,6 triliun pada 2019 untuk menjaga…

Senin, 20 Agustus 2018 06:51

Pacu Kinerja KPR

JAKARTA - PT Bank Bukopin Tbk optimistis dapat meningkatkan angka penyaluran kredit pemilikan rumah…

Senin, 20 Agustus 2018 06:50

Saka Energi Temukan Cadangan Minyak Baru

JAKARTA - PT Saka Energi Indonesia kembali menemukan cadangan minyak bumi di Sumur Eksplorasi TKBY-2…

Senin, 20 Agustus 2018 06:47

Tekan Impor, Proyek Kereta Cepat Tetap Jalan

JAKARTA - Pemerintah tahun depan berencana fokus untuk mengurangi impor dan menggenjot ekspor untuk…

Senin, 20 Agustus 2018 06:46

Start-up Bidik Kebiasaan Traveling Milenial

JAKARTA – Tren traveling ke luar negeri selama beberapa tahun belakangan kian meningkat, khususnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .