MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 12 September 2017 07:13
Uang Elektronik Masih Belum Efektif
-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Penerapan uang elektronik di Kota Minyak masih belum maksimal. Bukan mempercepat mekanisme transaksi justru memperlambat. Kepala kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan Suharman Tabrani mengakui, penerapan transaksi nontunai di Kota Minyak memang berjalan lamban. “Wajar saja masyarakat masih nyaman dengan uang tunai. Sama seperti di Jakarta awal-awal masih belum diterima. Namun, lama-kelamaan mereka bakal beralih,” ucapnya.

Kendalanya lebih kepada ketidaksiapan operator. Di Jakarta, Oktober ini pembayaran tol hanya menggunakan uang elektronik. Tidak menerima pembayaran tunai. “Tapi kelihatannya, banyak operator yang belum siap,” tambahnya.

Namun, di Ibu Kota, pertumbuhan uang elektronik sangat bagus. Pemerintah telah mendorong agar menggunakan transaksi nontunai. Seperti membayar tiket bus way hingga untuk pembayaran jalan tol sudah menggunakan uang elektronik.

“Memang butuh waktu. E-parking kata Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, dulu sempat ada. Namun gagal. Ini menjadi evaluasi kita agar membenahi apa saja kekurangannya. Intinya tetap mengarah ke sana,” terangnya.

Pria penghobi bersepeda ini mengakui, penerapan uang elektronik di Balikpapan belum ideal khususnya e-parking. Mesinnya masih menggunakan EDC. Tidak praktis. Jadi, tiap bank masih menyediakan alat EDC masing-masing. Harusnya satu mesin saja, yakni tap cash. “Kalau masih menggunakan EDC wajar saja proses transaksinya lama,” bebernya.

Menurutnya, karena investasi yang mahal, bank di sini masih belum mau mengaplikasikan mesin tap cash. Perbankan, masih melihat bagaimana keuntungan bisnisnya.

Suharman menerangkan, gerakan transaksi nontunai ini tidak bertujuan mengurangi transaksi tunai masyarakat. Ini hanya menjadi pilihan. Yang mana lebih nyaman yang mereka gunakan.

Manager Branch Telkomsel Balikpapan Adhika W Pradhana menyebutkan, di Kalimantan, pertumbuhan paling besar untuk produk uang elektronik, T-Cash, paling tinggi terjadi di Kota Minyak. Baik pertumbuhan pengguna dan revenue tumbuh positif. “Bahkan sekarang, golongan usia 30-40 ke atas sudah mulai menggunakan T-Cash,” sahutnya.

“Pengguna uang elektronik kami saat ini sudah sekitar 30 persen dari jumlah pelanggan Telkomsel di Kalimantan,” bebernya.

Untuk lebih memperluas pasar, lanjutnya, perusahaan telekomunikasi nasional ini bekerja sama dengan beberapa universitas. Menjadikan T-Cash sebagai sarana pembayaran SPP dan lainnya. “Pengguna T-Cash paling tinggi ada di usia 17-30 tahun,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya tengah bernegosiasi dengan beberapa public place untuk menjadikan alat pembayaran seperti parkir. Bekerja sama dengan produk untuk memberikan promo-promo menarik. Kerja sama biasanya selama satu tahun. (aji/lhl/k15)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 06:32

Tarif Rental Mobil Melambung

TEGAL – Meski Lebaran sudah lima hari berlalu, namun tarif rental mobil masih cukup tinggi. Kenaikan…

Rabu, 20 Juni 2018 06:32

Lima Bulan, 4.343 Izin Usaha Masuk

MANADO — Iklim investasi di Manado menjanjikan. Buktinya, periode Januari hingga Mei tahun ini,…

Rabu, 20 Juni 2018 06:31

Pacu Inflasi Tinggi

MANADO — Omzet sejumlah ritel meningkat saat momen Lebaran. Bahkan, sejak tiga hari sebelum perayaan…

Rabu, 20 Juni 2018 06:30

Minta Kelonggaran Aturan KPR

SURABAYA – Pengembang properti meminta kelonggaran regulasi kredit pemilikan rumah (KPR). Itu…

Selasa, 19 Juni 2018 06:10

RI Ambil Peluang dari Perang Dagang Tiongkok–AS

JAKARTA – Perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok bakal membuat perekonomian global…

Selasa, 19 Juni 2018 06:09

Pasokan BBM Aman

JAKARTA – Perayaan Idulfitri tahun ini ikut mendongkrak penyaluran BBM jenis gasoline sebesar…

Selasa, 19 Juni 2018 06:05

Dilarang Berpuas Diri

JAKARTA – Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso menilai pencabutan larangan terbang…

Selasa, 19 Juni 2018 06:03

Jepang Ikut Terdampak

JAKARTA – Perang dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat berimbas kepada Jepang. Tercatat,…

Selasa, 19 Juni 2018 06:02

Makna Idulfitri di Mata Bos KSEI

JAKARTA - Seluruh umat muslim di dunia merayakan Hari Raya Idulfitri dengan saling bersilaturahmi bersama…

Selasa, 19 Juni 2018 05:59

Asa Berinvestasi

JAKARTA - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menyatakan sistem perizinan investasi daring…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .