MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 11 September 2017 10:28
Lebih Unggul di Teluk
PUNYA POTENSI: Kaltim mengusulkan Teluk Balikpapan menjadi lokasi ibu kota negara pengganti Jakarta. (DOK/KP)

PROKAL.CO, TELUK Balikpapan punya keunggulan dibandingkan Palangka Raya di Kalteng. Kedua lokasi itu disebut sebagai calon kuat pengganti Jakarta. Sebagai sebuah teluk, Kaltim memiliki keuntungan ditilik dari sisi pertahanan dan keamanan.

Berbicara ibu kota berarti menyinggung posisi yang aman dari segala ancaman. Baik pada masa tenang maupun perang. Tinjauan posisi ibu kota ternama di dunia dapat diambil. Meskipun tak selalu di tengah negara, beberapa ibu kota berdiri dekat dengan pantai. Pemilihan lokasi tentu saja bukan sebatas faktor sejarah. Unsur kemaritiman adalah modal penting dalam strategi pertahanan.

Washington District of Columbia, misalnya, berdiri di pantai timur Amerika Serikat. Tiongkok dan Rusia, dua negara beraliran “kiri” yang memiliki daratan luas, turut memilih ibu kota mendekati garis pantai. Beijing berlokasi di pantai timur Tiongkok. Sementara Moskow, ibu kota baru setelah Saint Petersburg, berdiri di tepi daratan Rusia yang maha-luas. Begitu pula Tokyo yang langsung berhadapan dengan Samudra Pasifik.

Australia tak berbeda, meletakkan pusat pemerintahan federalnya di Canberra. Persemakmuran Inggris itu tidak begitu saja menentukan lokasi ibu kota negara. Adalah Sydney dan Melbourne, dua kota maju yang seabad lalu bersaing ketat menjadi ibu kota negara. Pemerintah ternyata memilih lokasi baru yang masih sepi di tenggara benua, yang tentu saja, dekat dengan laut.

Tercatat hanya India, sedikit dari negara yang memindahkan ibu kota ke tengah daratan. New Delhi, ibu kota pindahan dari Delhi, menjorok jauh ke tengah benua mendekati perbatasan Nepal dan Pakistan.

Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan, Universitas Pertahanan, Laksamana Muda TNI Dr Amarulla Octavian, menyampaikan ulasannya. Menurut jenderal bintang dua Angkatan Laut itu, pertimbangan penetapan ibu kota juga termasuk pengendalian keamanan nasional.

Ibu kota dalam perspektif keamanan akan menjadi markas komando militer. Markas bertugas memberikan reaksi ketika musuh memasuki wilayah terluar. Posisi Balikpapan dan PPU, dalam tinjauan militer, menjadi sangat penting.

Teluk Balikpapan disebut Amarulla mendekati center of gravity republik. Titik pusat geografi Indonesia itu diperoleh melalui perhitungan silang Sabang-Merauke dan Pulau Miangas-Pulau Rote. Ada banyak keuntungan bagi wilayah di tengah-tengah negara. Sebagai contoh, kata Amarulla, jalur komunikasi akan relatif lebih baik.

“Mulai radio low frequency hingga ultra high frequency dapat bekerja dengan baik. Kedua jalur itu mengendalikan alutsista (alat utama sistem persenjataan) di darat, laut, dan udara,” ulas Amrulla ketika diwawancarai Kaltim Post.

Alam turut mendukung. Kontur Balikpapan yang tidak dikelilingi gunung tinggi membuat pancaran frekuensi berkekuatan tinggi lebih lancar. Posisi Balikpapan turut memudahkan pembangunan pangkalan militer modern. Pangkalan laut akan terintegrasi untuk semua kekuatan baik darat, laut, maupun udara.

“Model pangkalan militer seperti ini diyakini lebih efektif dan efisien menghadapi peperangan modern pada masa depan,” ulas peraih doktor dari Universitas Indonesia tersebut.

Dari sisi strategi, lanjut dia, Indonesia sebagai negara kepulauan memerlukan taktik khusus. Peperangan kepulauan atau archipelagic warfare dapat dipilih. Dalam strategi itu, pertahanan dibuat berlapis-lapis. Laut adalah modal penting. Jika Balikpapan menjadi ibu kota negara, kota itu harus menjadi status pertahanan terakhir sekaligus kantong utama gerilya laut.

Pengamat militer Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati berpandangan seragam. Dia menambahkan, menyulap Teluk Balikpapan menjadi ibu kota negara memerlukan rencana induk yang matang. Harus diingat, terang Nuning, panggilan dekatnya, kilang minyak berdiri di Teluk Balikpapan. “Penguatan keamanan harus lebih diperhatikan,” jelas perempuan yang meraih gelar doktor lewat disertasi bertema komunikasi intelijen keamanan Polri tersebut.

Nuning setuju keberadaan teluk di Kaltim lebih unggul dibanding Kalteng dan Kalsel. Lebih dari itu, masyarakat Kaltim dikenal terbuka terhadap kehadiran orang baru. Memindahkan ibu kota, kata dia, berarti harus bersiap menghadapi akulturasi budaya. Masyarakat lokal juga harus disiapkan sehingga tidak terjadi gesekan. “Tidak bisa dilupakan bahwa sistem pertahanan memerlukan dukungan masyarakat setempat,” jelasnya. (fel/rom/k8)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 12:52
BREAKING NEWS

Wagub Kaltim Tutup Usia, Begini Testimoni Rita Widyasari

SAMARINDA- Berpulangnya Wakil Gubernur Kaltim, H Mukmin Faisyal HP menyisakan duka bagi keluarga. Tokoh-tokoh…

Jumat, 22 September 2017 09:41

Asa Jauhi Zona Merah

BALIKPAPAN – Asa Persiba Balikpapan untuk tetap bertahan di Liga 1 2017 terus terjaga. Secara…

Jumat, 22 September 2017 09:34

Sudah Bikin 18 Ribu Karya, Raih Rekor Muri

Dua pantun spontan ala Irwan Prayitno sempat mengocok perut Presiden RI Joko Widodo ketika berlebaran…

Kamis, 21 September 2017 12:40

AKHIRNYA..!! Wagub Lepas dari Koma

JAKARTA – Kabar positif datang dari ruang perawatan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Mukmin Faisyal.…

Kamis, 21 September 2017 12:30

YESS...!! Bergairah setelah Negatif Dua Tahun

SAMARINDA – Tren Ekonomi Kaltim negatif dua tahun terakhir. Pada 2015 minus 1,21 persen. Membaik…

Kamis, 21 September 2017 10:13

RASAKAN..!! Bos Produsen PCC Ditangkap

JAKARTA – Kasus peredaran pil PCC (paracetamol, cafein dan carisoprodol) memasuki babak akhir.…

Kamis, 21 September 2017 09:43

Pembuat Hoax Mencatut Ustaz

JUMLAH umat Islam yang sangat besar di Indonesia menjadi sasaran empuk para produsen hoax. Mereka tidak…

Kamis, 21 September 2017 09:41

Ditangani para Murid, Tolak Ahli dari Jerman dan Australia

Salah satu tokoh penting dalam sejarah operasi jantung di Indonesia adalah Prof Dr Med Puruhito, dr,…

Kamis, 21 September 2017 09:37

Istri Stroke, Suami Kepincut Perempuan Lain

ROMANSA cinta Bedu dan Karin masih hangat terasa hingga tahun keempat pernikahan. Hampir saban hari…

Rabu, 20 September 2017 10:35

SANGAT TAK DISIPLIN..!! 640 Menit, 6.931 Pelanggar di Jalan

BERKENDARA di jalan raya tak boleh sembarangan. Keselamatan wajib diutamakan. Di Kaltim, kesadaran berlalu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .