MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 11 September 2017 10:28
Lebih Unggul di Teluk
PUNYA POTENSI: Kaltim mengusulkan Teluk Balikpapan menjadi lokasi ibu kota negara pengganti Jakarta. (DOK/KP)

PROKAL.CO, TELUK Balikpapan punya keunggulan dibandingkan Palangka Raya di Kalteng. Kedua lokasi itu disebut sebagai calon kuat pengganti Jakarta. Sebagai sebuah teluk, Kaltim memiliki keuntungan ditilik dari sisi pertahanan dan keamanan.

Berbicara ibu kota berarti menyinggung posisi yang aman dari segala ancaman. Baik pada masa tenang maupun perang. Tinjauan posisi ibu kota ternama di dunia dapat diambil. Meskipun tak selalu di tengah negara, beberapa ibu kota berdiri dekat dengan pantai. Pemilihan lokasi tentu saja bukan sebatas faktor sejarah. Unsur kemaritiman adalah modal penting dalam strategi pertahanan.

Washington District of Columbia, misalnya, berdiri di pantai timur Amerika Serikat. Tiongkok dan Rusia, dua negara beraliran “kiri” yang memiliki daratan luas, turut memilih ibu kota mendekati garis pantai. Beijing berlokasi di pantai timur Tiongkok. Sementara Moskow, ibu kota baru setelah Saint Petersburg, berdiri di tepi daratan Rusia yang maha-luas. Begitu pula Tokyo yang langsung berhadapan dengan Samudra Pasifik.

Australia tak berbeda, meletakkan pusat pemerintahan federalnya di Canberra. Persemakmuran Inggris itu tidak begitu saja menentukan lokasi ibu kota negara. Adalah Sydney dan Melbourne, dua kota maju yang seabad lalu bersaing ketat menjadi ibu kota negara. Pemerintah ternyata memilih lokasi baru yang masih sepi di tenggara benua, yang tentu saja, dekat dengan laut.

Tercatat hanya India, sedikit dari negara yang memindahkan ibu kota ke tengah daratan. New Delhi, ibu kota pindahan dari Delhi, menjorok jauh ke tengah benua mendekati perbatasan Nepal dan Pakistan.

Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan, Universitas Pertahanan, Laksamana Muda TNI Dr Amarulla Octavian, menyampaikan ulasannya. Menurut jenderal bintang dua Angkatan Laut itu, pertimbangan penetapan ibu kota juga termasuk pengendalian keamanan nasional.

Ibu kota dalam perspektif keamanan akan menjadi markas komando militer. Markas bertugas memberikan reaksi ketika musuh memasuki wilayah terluar. Posisi Balikpapan dan PPU, dalam tinjauan militer, menjadi sangat penting.

Teluk Balikpapan disebut Amarulla mendekati center of gravity republik. Titik pusat geografi Indonesia itu diperoleh melalui perhitungan silang Sabang-Merauke dan Pulau Miangas-Pulau Rote. Ada banyak keuntungan bagi wilayah di tengah-tengah negara. Sebagai contoh, kata Amarulla, jalur komunikasi akan relatif lebih baik.

“Mulai radio low frequency hingga ultra high frequency dapat bekerja dengan baik. Kedua jalur itu mengendalikan alutsista (alat utama sistem persenjataan) di darat, laut, dan udara,” ulas Amrulla ketika diwawancarai Kaltim Post.

Alam turut mendukung. Kontur Balikpapan yang tidak dikelilingi gunung tinggi membuat pancaran frekuensi berkekuatan tinggi lebih lancar. Posisi Balikpapan turut memudahkan pembangunan pangkalan militer modern. Pangkalan laut akan terintegrasi untuk semua kekuatan baik darat, laut, maupun udara.

“Model pangkalan militer seperti ini diyakini lebih efektif dan efisien menghadapi peperangan modern pada masa depan,” ulas peraih doktor dari Universitas Indonesia tersebut.

Dari sisi strategi, lanjut dia, Indonesia sebagai negara kepulauan memerlukan taktik khusus. Peperangan kepulauan atau archipelagic warfare dapat dipilih. Dalam strategi itu, pertahanan dibuat berlapis-lapis. Laut adalah modal penting. Jika Balikpapan menjadi ibu kota negara, kota itu harus menjadi status pertahanan terakhir sekaligus kantong utama gerilya laut.

Pengamat militer Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati berpandangan seragam. Dia menambahkan, menyulap Teluk Balikpapan menjadi ibu kota negara memerlukan rencana induk yang matang. Harus diingat, terang Nuning, panggilan dekatnya, kilang minyak berdiri di Teluk Balikpapan. “Penguatan keamanan harus lebih diperhatikan,” jelas perempuan yang meraih gelar doktor lewat disertasi bertema komunikasi intelijen keamanan Polri tersebut.

Nuning setuju keberadaan teluk di Kaltim lebih unggul dibanding Kalteng dan Kalsel. Lebih dari itu, masyarakat Kaltim dikenal terbuka terhadap kehadiran orang baru. Memindahkan ibu kota, kata dia, berarti harus bersiap menghadapi akulturasi budaya. Masyarakat lokal juga harus disiapkan sehingga tidak terjadi gesekan. “Tidak bisa dilupakan bahwa sistem pertahanan memerlukan dukungan masyarakat setempat,” jelasnya. (fel/rom/k8)


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 21:00
Bandara APT Pranoto Sejarah Baru Samarinda

Sementara Buka Rute Kaltim-Kaltara, Mimpi Selanjutnya, Layani Penerbangan ke Tanah Suci

SAMARINDA – Mimpi warga Kota Tepian memiliki bandara representatif akhirnya terwujud. Sejarah…

Jumat, 25 Mei 2018 09:00

Delapan Anak Tangga ke Museum Jadi Tempat Mengenang

Sebulan jelang peringatan dua tahun teror truk di Nice, Prancis, tidak tampak pengamanan berlebihan…

Kamis, 24 Mei 2018 14:00
Tiga Tahun Minim Perawatan, Sana Sini Stadion Palaran Rusak

YA ALLAH..!! Lihatlah Kondisi Stadion Utama Palaran, Dulu Disayang, Kini “Dibuang”

SAMARINDA -  Pemprov Kaltim begitu menggebu-gebu membangun Stadion Utama Palaran, Samarinda, saat…

Kamis, 24 Mei 2018 13:10

Anggaran Menyusut, Banjir Berlarut-larut

SAMARINDA – Pemkot Samarinda dinilai tak serius mencegah banjir. Program yang dijalankan tidak…

Kamis, 24 Mei 2018 13:00

Saksi Rita Tegaskan Keberadaan Tim 11

JAKARTA – Keberadaan tim khusus yang terlibat langsung dalam roda pemerintahan Bupati Kutai Kartanegara…

Kamis, 24 Mei 2018 08:46

No Tibo No Party

SAMARINDA - Paceklik kemenangan Borneo FC di enam laga akhirnya pecah di Stadion Segiri, semalam (23/5).…

Kamis, 24 Mei 2018 08:22
Dede Sumarna, Polisi Gamer dan Youtuber Samarinda Peraih Silver Play Button

Pernah DO dari Kampus, Kini Dilirik Perusahaan Teknologi Taiwan

Yang menjerat ke liang penyesalan ternyata bisa membawa ke gerbang kebanggaan. Bergantung kebijaksanaan…

Rabu, 23 Mei 2018 16:00

KEJADIAN LAGI DI KALTARA..!! Nakhoda Ngantuk, Lima Tewas

TARAKAN –Transportasi laut dan sungai di Kalimantan Utara (Kaltara) masih akrab dengan kecelakaan.…

Rabu, 23 Mei 2018 12:23

Arsenal Hindari Spekulasi

LONDON – Chief Executive Arsenal Ivan Gazidis tidak mau mempertaruhkan nama besar klubnya kepada…

Rabu, 23 Mei 2018 11:48

Naik Bus Ini ke Bandara APT Pranoto, Gratis Satu Bulan

SAMARINDA – Besok (24/5), Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda bakal mulai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .