MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 10 September 2017 09:38
Harus Bangkit walau Sakit

Cerita Sukses Wirausaha Muda

JANGAN MENYERAH: Di tahun-tahun awal bisnis memang terasa berat, tetapi bila gigih memperjuangkan, mimpi kesuksesan dapat direbut.

PROKAL.CO, EMPAT tahun pertama Elisa Anggraini menjajal dunia wirausaha. Dan dia sudah alami kegagalan sebanyak tiga kali. Dari mulai bisnis kuliner sampai pakaian pernah dicoba, tetapi dewi fortuna belum juga menaungi. Tujuh bulan berturut-turut dirinya rugi satu hingga tiga juta per bulan demi menutup operasional, padahal, dirinya juga memiliki banyak kebutuhan. “Saat itu sulit dapat pemasukan, jadi modal enggak tertutupi dan saya harus menomboki terus,” ujarnya saat diwawancarai Maskulin Kamis pekan lalu.

Elisa mengatakan, saat itu adalah masa tersulitnya. Sebab, dia sampai menjual pakaian di pinggir jalan. Namun, tiga tahun berjalan, usahanya mulai merangkak naik dan sudah bisa membuka kios di salah satu mal terbesar di Samarinda. “Dari awal, saya terus percaya kalau usaha saya membuahkan hasil,” jelasnya.

Kekecewaan yang sama juga pernah dirasakan Onel Ramadhani, mengumpulkan modal sejak menjadi teknisi komputer, dia memberanikan diri untuk membuka usahanya sendiri. Dengan modal gabungan bersama temannya untuk menyewa toko dan beberapa kebutuhan awal, dirinya membuka bisnis jasa perbaikan komputer. “Tetapi, baru dua bulan berjalan, uang saya dibawa kabur teman,” kenangnya.

Onel mengaku saat itu begitu kecewa atas kegagalan yang diterima. Dia menyarankan, sebelum memutuskan membuka usaha, lakukan perjanjian kerja sama secara tertulis untuk memperjelas kesepakatan terlebih dulu. “Harus ada, meskipun teman sendiri,” tegasnya.

Lainnya ialah Hadlan Fery Munajat, pebisnis di bidang fashion yang saat ini memiliki omzet Rp 120 juta per bulan mengaku pernah mengalami kegagalan ketika mencoba peruntungan di bisnis kuliner. Hadlan mengaku usaha nasi gorengnya sempat beberapa kali tidak mendapat pembeli sama sekali dalam semalam. “Untungnya saat itu enggak sampai stres karena saya berpikir belum waktunya saja,” ujarnya sambil tertawa.

Sebaliknya, Muhammad Sofyan pernah berada di titik terendah ketika usaha distro yang dibangunnya sejak di bangku SMA mengalami kerugian hingga satu miliar. Saat itu dia sedang dilanda depresi karena kehilangan ayah tercinta hingga tak memiliki motivasi menjalankan bisnisnya. “Saat distro saya jatuh di tahun ke-13, rugi miliaran hingga toko dan rumah disita oleh bank karena utang tak dibayar,” jelasnya saat ditemui di Mal Lembuswana Samarinda (5/9).

Tetapi, rugi miliaran tersebut tak membuat Fian kapok berbisnis. Sejak 17 Agustus 2016, dia membuka usaha di bidang kuliner yang mengandalkan burger sebagai menu utama. Sampai sejauh ini, dia mengaku mengantongi omzet Rp 40 juta per bulan dan telah mempekerjakan tujuh karyawan di dua restoran burger miliknya. “Sebab, saya selalu yakin kalau membangun usaha pasti berhasil selama percaya dengan diri sendiri,” tegasnya kemudian menyambung, “Intinya jangan takut bangkit ketika terjatuh. Walaupun sakit berdiri.”  (**/ypl/k16)


BACA JUGA

Minggu, 12 November 2017 12:05

Merdeka dan Biola

“Aku harus ikut berjuang untuk kemerdekaan bangsa ini dengan lagu dan biolaku. Untuk itu, aku…

Minggu, 12 November 2017 12:04

Kisah Jenaka dari Negeri Kematian

BAGAIMANA rasanya jika Anda tanpa sengaja masuk ke dalam dunia kematian. Dan menjadi satu-satunya orang…

Minggu, 12 November 2017 12:03

Mencari Arti Kebebasan

SUTRADARA Upi kembali membesut film remaja. Berbeda dengan dua film sebelumnya, Realita Cinta dan Rock…

Minggu, 12 November 2017 12:02

Dewa Petir Bikin Ketir

INDONESIA mendapat jatah pemutaran Thor: Ragnarok sepekan lebih awal dari Amerika Serikat (AS) tepatnya…

Minggu, 12 November 2017 11:45

Beda Tangan, Beda Kenikmatan

TANGAN kanan Doni Rachmad Nor meraih toples bertulis malabar red honey. Dia takar, pas 15 gram ke dalam…

Minggu, 12 November 2017 11:44

Minum Empat Kali Sehari

TIDAK puas tiga minggu belajar kopi di Bali, Dwi Setyono menyeberang ke Pulau Jawa. Pusat Penelitian…

Minggu, 12 November 2017 11:42

Berbagi Kisah dengan Kopi

PENCANDU kopi Kota Minyak tergabung dalam Unity Coffee-Licious & Enthusiastic of Balikpapan (Uncle-B).…

Minggu, 12 November 2017 11:39

Jika Abadi Jangan Asal Pilih

MENATO tubuh jadi bagian dari sejarah peradaban manusia. Tercatat, kegiatan menato tubuh sudah hadir…

Minggu, 12 November 2017 11:38

Restu Membawa Untung

“Boleh jadi apa saja, yang penting enggak jahat sama orang lain.” KUKUH KURNIAWAN, Samarinda…

Minggu, 12 November 2017 11:37

Pikirkan Matang sebelum Nyawa Melayang

JIKA ingin ditato, harus kuat menahan rasa sakit. Sebab, jarum akan terus menusuk kulit lebih dari satu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .