MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 10 September 2017 09:37
Tetap Berpikir Jernih, Untung Pasti Kembali

Ketika Usaha Bangkrut

BELAJAR DARI KESALAHAN: Jika bisnis gagal, tetaplah berpikir jernih. Jadikan usaha yang kandas sebagai pelajaran.

PROKAL.CO, USAHA yang dibangun bertahun-tahun dengan hati dan emosi bangkrut tak dapat diselamatkan. Rasa sedih dan kecewa berkecamuk di dalam pikiran. Menurut Wahyu Nhira Utami, psikolog klinis dari RS Abdul Wahab Sjahranie, perasaan tersebut memang tak bisa dihindarkan. Tetapi, reaksi seseorang dalam menghadapinya akan berbeda-beda.

“Tergantung lima aspek. Dana yang dikeluarkan, keterlibatan, pengalaman, resiliensi, dan jumlah karyawan,” ujarnya menyebutkan kepada Maskulin, Selasa (29/8).

Nhira menjelaskan, semakin banyak dana diinvestasikan, semakin besar juga rasa sedih dan kecewanya. Sebab, jumlah investasi mencerminkan besarnya kepercayaan yang digantungkan dalam bisnis tersebut. “Tentu reaksinya berbeda dibandingkan mereka yang hanya menjalankan bisnis sampingan,” jelasnya.

Keterlibatan seseorang dalam bisnis juga memengaruhi, apalagi bisnis yang dijalankan bukan sekadar mencari uang, melainkan berdasar passion. Jadi, memberi perhatian lebih terhadap bisnis selayaknya anak sendiri, mulai perencanaan bisnis hingga manajemennya. “Bayangkan jika bisnis itu bangkrut, tentu berat sekali untuk meninggalkannya,” ujarnya.

Selanjutnya, beban moral dan materi juga membuat seseorang menjadi tertekan. Semakin banyak jumlah karyawan, dana untuk memberi pesangon juga lebih banyak. Tentu sebagai pemilik bisnis berusaha mempertanggungjawabkan nasib pegawainya. Jika tidak dipenuhi, beban pikiran pasti semakin menumpuk. “Bisa diperparah dengan beban moral serta sanksi sosial yang akan didapatkan,” tambahnya.

Menurut Nhira, pengalaman dan resiliensi akan menolong seseorang agar tidak berlarut dalam kesedihan. Semakin banyak pengalaman menyelesaikan masalah, seseorang akan terbiasa mencari cara penyelesaian efektif menurut cara pandangnya. Sementara itu, resiliensi merupakan kemampuan seseorang untuk bangkit dari pengalaman traumatis yang menimpa dirinya. Nah, resiliensi biasa terbentuk dari lingkungan, latar belakang pendidikan, dinamika kehidupan hingga dukungan sosial. “Bisa juga dimiliki seseorang sejak lahir,” ujarnya.

Dia berpendapat, jika seluruh tersebut tidak dalam kondisi baik, kemungkinan besar terjadi gangguan psikologis dan berpengaruh terhadap gangguan fisik akibat tekanan psikologis. “Jika mulai terjadi gangguan, carilah bantuan profesional untuk kembali ke fase seimbang supaya bisa kembali berpikir jernih,” tutupnya. (*/kuh/*/ypl/k16)


BACA JUGA

Minggu, 19 November 2017 11:33

Kondisi Tentukan Penanganan

KETIKA berenang, rambut bisa menyerap semua logam berat seperti besi, seng, dan bahan kimia lain yang…

Minggu, 19 November 2017 11:32

Harus Pandai Baca Situasi

INGIN menjadi investor atau pedagang saham, pastikan Anda memiliki pemahaman dasar. Menilik data dari…

Minggu, 19 November 2017 11:31

Tambah Pengalaman dengan Simulasi

TAK ada yang menjamin saham perusahaan terus meningkat setiap waktu. Namun, bukan berarti trader saham…

Minggu, 19 November 2017 11:30

Waspada Rekam Jejak

Jika ingin menjadi investor atau pedagang saham sukses, bisa dimulai dari memilih layanan sekuritas…

Minggu, 19 November 2017 11:28

Bukan Sekadar Candu

Dianggap membawa hoki. Louhan diburu untuk dimiliki. Kini hadirnya bukan sekadar koleksi. RADEN RORO…

Minggu, 19 November 2017 11:26

Bisa Rusak Ekosistem

“ATURAN dari Balai Karantina, louhan dilarang untuk dilepasliarkan ke alam. Misal ke sungai, selokan,…

Minggu, 19 November 2017 11:24

Benci Lalu Menggilai

KEDUA mata Iskandar enggan terpejam. Tidurnya kali itu tak lena. Telinganya masih bekerja. Suara gemericik…

Minggu, 19 November 2017 06:47

Gelut Destinasi

Pengintip objek lewat lensa kontak kedap cahaya adalah keinginan terpendam gadis bernama Cindy Oktavia,…

Minggu, 19 November 2017 06:42

Komponen Pecandu Kecepatan

BAGI pemilik roda empat yang haus akan performa maksimal, turbocharger dan supercharger hadir sebagai…

Minggu, 19 November 2017 06:40

Bisa Makin Rusak

MESIN mobil dimatikan saat performa mulai menurun lantaran suhu mesin meninggi alias overheat. Tak butuh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .