MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 09 September 2017 06:43
Tambang Butuh Ratusan Pekerja

Minati Perusahaan Batu Bara, Pelamar Banyak Minim Pengalaman

BANYAK BELUM COCOK: Suasana job fair garapan BLK Samarinda, di Sungai Kunjang, kemarin. Banyaknya lowongan tak serta-merta memudahkan pelamar memperoleh peluang kerja.

PROKAL.CO, SAMARINDA  -  Meski harga komoditasnya disebut belum cukup stabil, perusahaan tambang batu bara tetap memburu pekerja. Hal itu tampak pada event bursa kerja (job fair) di Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda, pekan ini.

Berdasarkan laporan penyelenggara, dari total 38 perusahaan yang menjadi peserta job fair, delapan di antaranya merupakan perusahaan batu bara. Tenaga kerja yang dicari pun lebih dari 400 orang.

Sebagian perusahaan menyatakan, sulit mencari pelamar yang sesuai kriteria. Meski sebagian besar memiliki latar belakang pendidikan geologi, sangat sedikit yang memiliki pengalaman kerja.

Seperti diungkapkan PT Bina Sarana Sukses (BSS) Samarinda. HRDGA PT BSS, Tunasia menyebut,  pihaknya masih mencari lebih dari 400 orang pekerja tambang batu bara. Mulai dari operator hingga mekanik.

“Peminat sebenarnya cukup banyak. Sudah 100 orang lebih yang memasukkan lamaran. Berarti bisnis batu bara masih memiliki daya tarik bagi pencaker (pencari kerja) di Samarinda,” ujarnya kepada Kaltim Post Jumat (8/9). 

Dia menyebut, potensi tambang batu bara masih ada. Terbukti, masih banyak site batu bara yang butuh tenaga kerja. Hingga kini pun, bisnis batu bara masih terus berkembang dengan proyek baru hingga ke luar Kaltim.

“Selama job fair, pelamar memang didominasi sarjana. Namun, kami kurang menemukan yang berpengalaman. Kebanyakan baru lulus,” tutupnya.

Terpisah, HRD Supervisor PT Laut Timur Ardiprima SamarindaErlina Wati mengatakan, pelamar pekerjaan memang kebanyakan dari S-1. Sama seperti perusahaan lain, kurangnya pengalaman menjadi kendala. Sumber daya manusia (SDM) di Samarinda disebutnya cukup banyak, namun sulit mencari sesuai standar manajemen.

“Jika mencari dengan pelamar yang standar seperti sopir atau hanya sekadar administrator, itu banyak tersedia. Tapi mencari tingkatan yang lebih atas, seperti bagian pajak, kepala gudang, cukup sulit,” katanya.

Salah satu pencaker, Putri Eva Rumana mengatakan, pihaknya kesulitan mencari pekerjaan karena banyak perusahaan yang mengutamakan lulusan berpengalaman. Walau begitu, dia mengaku tetap optimistis.

“Saya coba melamar ke beberapa perusahaan. Salah satunya tambang, karena bisnis ini memang menjanjikan pendapatan yang menarik. Walaupun katanya tambang sudah tidak bisa diharapkan. Nyatanya masih banyak perusahaan tambang cari tenaga kerja baru,” tuturnya.  

Tak jauh berbeda, pencaker lain Rahmadi Ahmad mengatakan, yang baru lulus S-1 beberapa bulan lalu. Dia juga melamar di perusahaan batu bara, namun terkendala minimnya pengalaman.

“Saya banyak masukkan ke perusahaan tambang batu bara. Biasanya bayarannya besar, walaupun ditempatkan bukan di Samarinda. Yang terpenting sudah dapat kerja dengan gaji UMK (upah minimum kabupaten/kota),” ujarnya. (*/ctr/man/k15)  


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 06:57

Start-up Belum Terdata, BI Tetap Memantau

SAMARINDA – Kemunculan start-up di Benua Etam mewarnai geliat bisnis di daerah. Namun, hingga…

Kamis, 21 September 2017 06:56

NAH..!! Menteri ESDM Minta Cabut 600 Izin Tambang

JAKARTA - Izin tambang yang dianggap ilegal karena tak memenuhi kaidah clean on clear (CnC) terus diburu…

Kamis, 21 September 2017 06:53

Beri Peluang Swasta dengan Syarat “Uang Muka”

JAKARTA - Pemerintah bakal segera menelurkan aturan terkait Limited Concession Scheme (LCS) sebagai…

Kamis, 21 September 2017 06:52

Bauran Energi Terbarukan Sudah Lampaui Target

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan laporan kinerja terkait perkembangan…

Kamis, 21 September 2017 06:50

Uang Elektronik Mulai Tenar

ASOSIASI Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) melihat rencana Bank Indonesia (BI) terkait biaya isi ulang…

Kamis, 21 September 2017 06:48

Hanya 11 Persen Industri Punya Hak Paten

JAKARTA - Inovasi dalam dunia bisnis tengah menjadi fokus pengembangan dari pemerintah di berbagai sektor,…

Kamis, 21 September 2017 06:48

Petugas Pajak Kini Bisa Turun ke Lapangan Memeriksa

PEMERINTAH telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2017 tentang Pengenaan Pajak Penghasilan…

Rabu, 20 September 2017 07:33

Tekan Biaya Logistik, Mesti Ada Tol Sungai

BALIKPAPAN – Kaltim harus mampu menekan biaya logistik yang terlalu tinggi. Terutama di daerah…

Rabu, 20 September 2017 07:27

Ekonomi Masih Bergantung Ekspor

SAMARINDA - Ekonomi Kaltim triwulan II 2017 tumbuh 3,6 persen year on year (yoy), lebih rendah dibandingkan…

Rabu, 20 September 2017 07:25

Batu Bara Berpotensi Balik Menguat

SAMARINDA - Harga batu bara pada Selasa (19/9) melemah tipis 0,45 persen atau 0,40 poin di USD 87 per…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .