MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 08 September 2017 09:47
Tiga Muda Mudi Teler di Hotel

Dapat Ekstasi dari Jaringan Terpidana Mati

BERUJUNG BUI: Tiga pemuda tepergok menyalahgunakan ekstasi di hotel. Ada pula Abay Budiansyah (kanan) yang kedapatan memiliki 38 paket sabu-sabu.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kerasnya ketukan di pintu kamar membuat Febriyanti (23), Dion Eko Saputro (22), dan Mustafa Dwi Saputra (22) yang berada di dalam terkesiap. Sedang hanyut dalam pengaruh ekstasi, Jumat (1/9) dini hari, mereka diringkus petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim. Petugas baru mengungkap kasus tersebut ke awak media, Kamis (7/9).

Dari penangkapan di hotel berbintang di Jalan Pahlawan itu, petugas menyita 21 ekstasi berbentuk burung pada logo media sosial Twitter. Penangkapan tersebut berawal dari laporan yang petugas terima. Petugas tampak tidak kesulitan mendeteksi kamar tempat tiga muda mudi itu “berpesta”.

Adalah Mustafa yang menyambut ketukan petugas pemberantas narkoba. “Mereka tanpa sadar membuka, langsung kami tindak,” ujar Kabid Pemberantasan BNN Kaltim AKBP Halomoan Tampubolon.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, turut hadir ketiga tersangka. Febriyanti yang dapat kesempatan, menceritakan kisah penangkapan itu. Warga Balikpapan yang bermukim di Km 1 jalan poros Balikpapan-Samarinda itu mengungkap, keberadaan mereka di sana untuk bersenang-senang. “Rencananya ingin naik (mengunjungi tempat hiburan malam), tapi uangnya habis untuk beli ekstasi,” sebut Febriyanti. Ya, uang telanjur mereka habiskan untuk membeli 40 ekstasi.

Febriyanti mengaku menggunakan ekstasi karena tekanan hidup. Janda yang sedang mengandung anak kedua itu menyebut mendapat obat terlarang itu dari jaringan Amir alias Aco yang divonis hukuman mati di Makassar.

Selain kasus tersebut, petugas juga menggagalkan peredaran 38 paket sabu-sabu di kawasan Muara Badak, Kukar. Abay Budiansyah (29) tak berkutik ketika dicokok anggota BNN Kaltim. Tidak hanya itu, petugas turut menyita barang bukti lain berupa uang Rp 241 ribu.

Tampubolon menjelaskan, masih ada satu jaringan lain yang masih dalam penyelidikan. “Belum bisa saya beber sekarang dan sebentar lagi saya mau berangkat,” tegas Tampubolon.  (*/dra/ndy/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 23 September 2017 10:21

BAHAYA..!! Datang dari Kalsel, PCC Mulai Teror Samarinda

SAMARINDA – Kehebohan peredaran obat bernama paracetamol cafein carisoprodol (PCC) merembet ke…

Jumat, 22 September 2017 09:34

Sektor Potensial PAD Perlu Perhatian

SAMARINDA – Penurunan realisasi APBD Perubahan 2017 senilai Rp 35 miliar dipengaruhi oleh beberapa…

Jumat, 22 September 2017 09:33

Serapan APBD Murni Tersumbat

SAMARINDA – Tersisa empat bulan tahun anggaran 2017, serapan APBD murni tak menggembirakan. Per…

Jumat, 22 September 2017 09:33

Kesadaran Masyarakat Rendah

SAMARINDA – Menukil data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, setiap hari, masyarakat Samarinda…

Jumat, 22 September 2017 08:46

Aturan Baru Masih Digodok

SAMARINDA­ – Payung hukum transportasi berbasis aplikasi kembali menuai polemik. Perkaranya,…

Jumat, 22 September 2017 08:35

DAMRI Kaget Disebut Tidak Siap

KEPUTUSAN Angkasa Pura (AP) I yang melarang angkutan online beroperasi di Bandara Internasional Sultan…

Kamis, 21 September 2017 09:15

Narkoba Gerogoti Dunia Pelajar

SAMARINDA – Peredaran narkoba tak pandang siapa korbannya. Masyarakat umum hingga pelajar pun…

Kamis, 21 September 2017 09:14

Musnahkan agar Tak Disalahgunakan

SAMARINDA – Aparat penegak hukum tak luput dari paparan aksi penyalahgunaan narkoba. Terbukti,…

Kamis, 21 September 2017 09:13

Rehabilitasi Perlu Waktu

PENYALAHGUNAAN narkoba mengakibatkan efek serius. Dampak narkoba tergolong dalam beberapa kategori.…

Kamis, 21 September 2017 09:13

Kasus Pengeroyokan Mulai Disidangkan

SAMARINDA – Perkara pemukulan dengan pelaku Faisal Riezda Rousdy (44) dan Muhammad Ulfiansyah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .