MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 08 September 2017 07:23
Harga Tanah Naik, Nilai Rumah Merosot
-ilustrasi

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Bisnis properti yang tumbuh ternyata tidak diiringi kemudahan pengembang dalam berinvestasi. Harga tanah di Kota Minyak malahan cenderung naik. Di sisi lain, developer harus menekan harga. Dari data yang dihimpun Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan, harga tanah di kuartal dua tahun ini merangkak naik 0,42 persen untuk menengah dan tanah besar 0,31 persen. Tercatat, dari kuartal empat tahun 2016, harga tanah terus meningkat. Di sisi lain, harga rumah justru terkoreksi. Di kuartal pertama minus 0,44 persen rumah menengah dan rumah besar minus 0,42 persen. Kuartal kedua rumah menengah minus 0,33 persen dan rumah besar minus 0,44 persen.  

Ketua Real Estate Indonesia (REI) Balikpapan Edi Djuwadi mengakui, harga tanah di Balikpapan daerah perkotaan sudah sangat mahal. Bisa lebih dari Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta per meternya. “Bagi kami, pengembang lokal mungkin cukup berat,” ucapnya kemarin (7/9).

Menurutnya, jika kondisi seperti itu, untuk melakukan pembangunan rumah kelas menengah ke atas jelas bakal berat. Harga tanah terus naik, lalu mau dijual berapa rumah yang dibangun. Mengingat daya beli masyarakat terhadap properti masih rumah di harga Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu per meter.

“Skema jika harga tanah Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu per meter. Estimasi harga rumah di angka Rp 400-500 jutaan. Ya kalau sudah memiliki tanah di perkotaan sejak awal lebih mudah. Tapi, yang baru mau investasi bagaimana? Mau tidak mau, margin bagi keuntungan kami diminimalisasi sekecil mungkin,” terangnya.

Edi menambahkan, sekarang keuntungan yang bisa didapat pengembang hanya 10-15 persen saja. Dulu pengembang bisa untung lebih dari 30 persen. “Ya kalau mau harga tanah murah. Tempatnya cukup jauh dari kota. Sedangkan lakunya perumahan bergantung dari letaknya strategis atau tidak,” bebernya.

Lalu, untuk pembangunan rumah murah, Edi jelaskan, pengembang biasanya telah memiliki tanah lebih dulu. Yang baru punya biasanya lokasi rumahnya jauh dari kota.

Lebih lanjut, ia mengutarakan bahwa sekarang ini kondisi yang dilematis bagi pengembang lokal khususnya. Harga tanah naik, harga rumah malah turun. Belum lagi, ditambah dengan banjir yang melanda Kota Balikpapan. “Itu sangat berdampak bagi kami para pengembang. Yang menjadi sasaran siapa ya kami. Padahal jika tata kotanya bagus, banjir bisa dicegah,” tuturnya.

Ia berharap, pemerintah memberikan win-win solution bagi pengembang. Semisal perizinan dipermudah atau tarifnya lebih murah. Kalau harga tanah, pemerintah bisa memiliki bank tanah yang bisa difungsikan pengembang. (aji/lhl/k15)


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 06:44

Pengusaha Kaltim Pilih Ekspor

SAMARINDA - PT PLN (Persero) berencana melakukan akuisisi beberapa tambang batu bara. Langkah ini dilakukan…

Kamis, 24 Mei 2018 06:58

Bisnis Otomotif Kian Optimistis

BALIKPAPAN - Memasuki kuartal II 2018, penjualan industri otomotif di Kaltim diyakini membaik. Adanya…

Kamis, 24 Mei 2018 06:56

Jumlah Petani Jadi Atensi

SAMARINDA - Pemerintah dituntut terus berinovasi dalam meningkatkan produksi beras di Kaltim. Selain…

Kamis, 24 Mei 2018 06:53

Terancam Alami Penurunan Produksi

BALIKPAPAN - PT Pertamina (Persero) diharapkan segera melakukan investasi minyak dan gas bumi (migas)…

Kamis, 24 Mei 2018 06:51

Ekonomi Syariah Jadi Prioritas

SAMARINDA - Bank Indonesia berusaha terus mengembangkan ekonomi syariah. Pasalnya, saat ini sektor bank…

Kamis, 24 Mei 2018 06:48

Kertajati Bisa untuk Pesawat Badan Lebar

JAKARTA – Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati segera dioperasikan. Rencananya, Presiden…

Kamis, 24 Mei 2018 06:46

THR untuk ASN Naik

JAKARTA - Kepastian terkait besaran kenaikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

Kamis, 24 Mei 2018 06:45

Stok Beras Aman Sampai Lebaran

JAKARTA - Stok beras dipastikan aman hingga Lebaran, bahkan setelah arus balik. Direktur Utama Bulog…

Kamis, 24 Mei 2018 06:45

Ngaji 1 Juz, Gratis 2 Liter Pertalite

BALIKPAPAN - Memeriahkan sekaligus mensyukuri datangnya Ramadan 1439 Hijriah, PT Pertamina (Persero)…

Kamis, 24 Mei 2018 06:43

Pasar Saham Menghijau

JAKARTA – Pasar saham Indonesia sukses melaju di jalur hijau hingga ditutup menguat pada perdagangan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .