MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 07 September 2017 10:02
Dipadu Mamanda, Ada Gate Khusus bagi yang Mengenakan Pesapu

Jelang Aksi Skid Row di Panggung Rock in Borneo

AJANG INTERNASIONAL: Akbar Haka (kiri) dan wartawan Kaltim Post di Markas Distorsi, Jalan Gunung Meratus, Kecamatan Tenggarong, dua hari lalu.(IST/KP)

PROKAL.CO, class="m-397183281042048468gmail-p2">Grup musik metal dari Amerika Serikat (AS) bakal manggung di Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar). Adalah Skid Row akan menggelar konser dalam ajang Rock in Borneo (RIB)  23 September 2017.

MUHAMMAD RIFQI, Tenggarong

PADA 31 Agustus lalu, Bupati Kukar Rita Widyasari mengunggah gambar promosi RIB yang akan menampilkan Skid Row di akun Facebook-nya. Dia menambah informasi, pada penyelenggaraan tahun keenam ini penonton tetap tidak dipungut biaya. Alias gratis. Inilah pertama kali penyelenggaraan RIB yang mendatangkan band internasional itu tersebar ke publik. "Datang ya. Gratis," tulis Rita. Berbagai komentar pun berdatangan. Dari apresiasi hingga ungkapan tak percaya dari para pengguna sosial media (medsos). Kaltim Post pun mendatangi markas Distorsi, selaku event organizer (EO) ajang tahunan musik rock tersebut. Demi memastikan penyelenggaraan. 

Ditemui di Markas Distorsi, Jalan Gunung Meratus, Kecamatan Tenggarong, dua hari lalu, Akbar Haka membenarkan kedatangan Skid Row. Event Manager RIB 2017 ini mengaku, sudah hampir sebulan terakhir mengantongi surat kontrak yang ditandatangani manajemen Skid Row dan Distorsi. "Alhamdulillah sudah bisa kita pastikan itu. Saat ini, kontraknya sudah kita kantongi," kata Haka.

Dikatakan Akbar, Skid Row memiliki banyak penggemar fanatik di seluruh dunia. Bahkan era 1980, grup band ini bersaing dengan Bon Jovi, sebagai grup musik rock dengan penggemar terbanyak. Meski sempat terjadi masalah internal dan pergantian vokalis, Skid Row dianggap masih konsisten melakukan tur ke sejumlah negara.  Hingga saat ini. "Skid Row ini juga dipilih setelah kami melakukan survei melalui akun media sosial. Dari ratusan bahkan ribuan milis yang masuk ke kami, Skid Row menjadi salah satu yang paling dinanti oleh pencinta musik rock Tanah Air," imbuhnya.

Haka meyakini, hingga sekarang band dari New Jersey, AS, itu masih memiliki ratusan ribu bahkan jutaan penggemar di seluruh dunia. Band  dengan formasi awal Matt Fallon, Dave Sabo, Steve Brotherton dan Rachel Bolan itu, tambah Haka, salah satu yang disukai oleh Bupati Kukar Rita Widyasari.

"Apalagi saat ini kedatangan Skid Row juga sekaligus promosi album terbaru dengan vokalis yang baru. Ini sangat dinanti-nanti oleh penggila musik rock. Bahkan banyak (penggemar) yang dari luar negeri sudah melakukan konfirmasi untuk hadir," tambahnya.

Kedatangannya ke Kota Raja, telah dipublikasikan secara resmi melalui akun Instagram pribadi mereka. Yakni, officialskidrow. Manajemen grup ini juga mem-posting gambar mereka yang menjadi cover gelaran Rock in Borneo.

Skid Row bakal tampil dengan personel baru. Yaitu, ZP Theart sebagai vokalis. Theart sudah dikenal sebagai vokalis pengganti Skid Row sejak akhir 2015. Ini bukan kali pertama Skid Row mengalami perombakan lini vokal.  Setidaknya terdapat empat vokalis sebelumnya. Yaitu Matt Fallon (1986–1987), Sebastian Bach (1987–1996), Johnny Solinger (1999–2015), dan Tony Harnell (2015). Sebelumnya, Theart merupakan vokalis dari Dragonforce.

Band yang nge-hits dengan judul lagunya I Remember You terakhir ke Indonesia pada 2013. Tampil di sejumlah kota di Pulau Jawa bersama Band Jamrud.

Masih sama seperti tahun sebelumnya, kehadiran Skid Row kali ini juga akan disuguhkan secara gratis. Para penonton tak perlu membayar tiket masuk. Panitia memprediksi jumlah penonton mencapai lebih dari 50 ribu orang. Panitia juga akan menyediakan gate khusus bagi penonton yang menggunakan pesapu atau ikat kepala khusus khas Kutai.

"Gate khusus ini akan lebih mudah masuknya. Sehingga, penonton yang ingin lebih mudah masuk, dipersilakan menggunakan ikat kepala khas Kutai tersebut. Sehingga, kita harapkan nanti ada puluhan ribu penonton yang menggunakan baju hitam khas metal, tapi di kepalanya menggunakan pesapu. Ini sebagai promosi kebudayaan daerah juga," katanya.

Jumlah kunjungan para penonton di RIB  tiap tahun naik. Mulai 30 ribuan penonton pada 2012  hingga  mencapai  40 ribu penonton pada 2014. Pada 2015 sudah mencapai 70 ribu penonton. Pada 2016, penonton yang hadir mencapai 80 ribu orang. Ajang ini sebelumnya memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai festival musik rock bertaraf internasional yang disuguhkan gratis dengan penonton terbanyak. Hal ini lagi-lagi akan menjadi salah satu daya tarik dikenalnya Kukar.

"Dipilihnya Skid Row ini juga untuk mengembalikan entakan keras pada RIB. Untuk band MLTR yang manggung tahun lalu, memang secara komersial lebih besar. Tapi alirannya lebih slow. Makanya tahun ini kita ingin kembalikan lagi. Ini juga untuk melakukan tes sejauh apa RIB ini disukai masyarakat. Tahun ini kita menargetkan jumlah penonton minimal sama dengan tahun sebelumnya," terang Akbar lagi.

Tahun lalu penyelenggaraan diprediksi lebih meriah. Lantaran penampilan Skid Row merupakan bagian dari teater khas Kutai yang biasa disebut mamanda.

Jika tahun lalu menggunakan dua konsep stage, maka tahun ini menurut Akbar hanya menggunakan satu. Yaitu dengan menggunakan sound dengan kapasitas 150 ribu watt. Dalam mamanda  juga akan ditampilkan sejumlah tari-tarian daerah. Acara utama juga tidak menggunakan pembawa acara. Selama ini menurut Akbar, tak banyak generasi muda yang kenal dengan mamanda. Karena itulah, dia memastikan jika RIB akan lebih memberikan warna yang berbeda dibanding tahun sebelumnya. Dahulu, lanjut Akbar, mamanda hanya ditampilkan pada acara-acara kesultanan serta pesta rakyat lainnya.

"Makanya persiapan kita tahun ini lebih kepada mamanda-nya daripada Skid Row. Untuk penampilan Skid Row sudah mencapai 70 persen. Saat ini penampilan mamanda yang terus dimatangkan. Nanti akan ada tarian daerah seperti belian dan sebagainya. Tahun ini juga sengaja dibuat satu panggung saja agar mamanda-nya tidak kalah dibanding Skid Row," katanya lagi.

Para pengusaha lokal dari kalangan industri kreatif di Kukar pun turut mendapat untung dalam event ini. Peluang untuk mendorong industri kreatif juga menjadi salah satu yang diutamakan. Para pengusaha lokal dari Kukar dan Kaltim  diberi kesempatan untuk menunjukkan kebolehan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, perputaran uang dalam penjualan berbagai atribut serta pernak-pernik konser, diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah per harinya. 

"Memang banyak efek domino yang akhirnya berdampak pada beberapa sektor. Tidak hanya dari wisata tapi juga dari unsur bisnis. Termasuk mendorong industri kreatif yang tahun ini menjadi sasaran utama," ujar nya lagi.

Merchandise dibeli oleh pencinta musik keras yang terkenal dengan militansinya, distro-distro lokal semakin menggeliat. Berbagai pernak-pernik khas pencinta musik rock berpadu dengan budaya Kutai, kini menjadi yang paling diburu. Puluhan ribu baju bertuliskan Rock in Borneo disertai sejumlah gambar khas Tenggarong, juga selalu diminati di tiap tahunnya. 

Dengan harga terjangkau, kualitas sejumlah komoditas yang dijual pengusaha industri kreatif ternyata mampu bersaing dengan komoditas serupa yang bermerek. Proses inilah yang diharapkan juga turut memberikan peran anak muda di Kukar untuk mengembangkan potensi daerah.

"Saat ini sudah sangat terlihat kok bagaimana gaung industri lokal di Kukar ini terus berkembang. Salah satu ruang yang diberikan kepada mereka ya ajang RIB ini. Ada juga event lainnya yang juga sukses diselenggarakan," ungkapnya lagi.

Yang menarik dari penyelenggaraan RIB tahun ini, jumlah panitia terus mengalami pengurangan. Sedangkan sponsor terus bersaing untuk memberikan kontribusi. Dia menyebutkan, pada tahun pertama, panitia mencapai 250 orang, tahun kedua 125 orang, tahun ketiga, 80 orang, dan tahun keempat 50 orang. Tahun ke lima hanya 35 orang. Sedangkan tahun ini, Akbar menyebut panitia hanya 12 orang. Sedangkan sisanya hanya bersifat sukarelawan. "Alhamdulillah, perizinan serta keamanan sudah jauh hari kita siapkan. Kemudahan ini, juga karena penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya berjalan lancar," tutur Akbar. (far/k18)


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 09:32

NGERI..!! Overkapasitas Penjara Capai 260 Persen

SAMARINDA – Masalah overkapasitas di rumah tahanan (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas)…

Jumat, 17 November 2017 09:30

Tabrak Tiang Listrik, Setnov Gegar Otak

JAKARTA  – Drama terkait Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) kembali berlanjut. Ketua Umum Partai…

Jumat, 17 November 2017 09:15

Sama-Sama Baik untuk Kaltim

SAMARINDA – Polemik proyek Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto di Kota Tepian oleh dua…

Jumat, 17 November 2017 09:11

Dirakit hingga Subuh, Terkendala Mahalnya Baterai

Digadang-gadang menjadi mobil listrik pertama di Kalimantan, Enggang Electric Vehicle 1 (Enggang Evo…

Kamis, 16 November 2017 09:51

Ada Bandara APT Pranoto, Manfaatnya Tak Hanya untuk Samarinda

SAMARINDA- Kisruh nota keberatan Pemkot dan DPRD Balikpapan yang menolak rekomendasi perpanjangan landasan…

Kamis, 16 November 2017 09:42

“Bubur” Selimuti Jalan Antardaerah

SANGATTA – Jalan antardaerah bak dilumuri “bubur”. Rabu (15/11) jalur Sangatta-Rantau…

Kamis, 16 November 2017 09:39

Dialog Dibalas Timah Panas

JAKARTA – Upaya Polri–TNI dalam berdialog dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua,…

Kamis, 16 November 2017 09:37

Atletnya Ada Eks Taekwondo, Bisa Jadi Ajang Pelampiasan

Cabang olahraga (cabor) rugbi bukanlah sepak bola yang menjadi primadona di atas bumi Indonesia. Walaupun…

Kamis, 16 November 2017 09:30

Tolak Pisah, Pisau Diajak Berulah

“SIAPA yang berani ceraikan saya,” teriak Bedu, nama samaran, setelah dua langkah keluar…

Kamis, 16 November 2017 08:45

Pilgub Kaltim, Mahyunadi Lobi Rizal

SANGATTA - Ketua DPRD Kutim Mahyunadi yang belakangan viral di media sosial diisukan maju pilgub karena…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .