MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 07 September 2017 09:25
Sehari Beraksi Dua Kali

Kawasan Minim Penerangan Rawan Jambret

-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Daftar aksi kawanan jambret yang diringkus kepolisian, Selasa (5/9) malam, kian panjang. Sebelumnya disebutkan mereka beraksi hingga 157 kali. Sedangkan berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan, hingga Selasa (5/9) pukul 22.00 Wita, jumlahnya bertambah menjadi 167 kasus.

Kapolsekta Samarinda Ilir Kompol Chandra Hermawan menerangkan, angka tersebut masih mungkin bertambah. Pasalnya, kuat dugaannya masih banyak korban yang belum melapor. “Kami masih himpun semua berkas laporan dari masyarakat yang pernah masuk,” sebut Chandra.

Dari rekapitulasi sementara, terdapat 17 kawasan yang kerap menjadi lokasi kawanan tersebut beraksi. Di antaranya, Samarinda Ilir, Samarinda Ulu, Sungai Kunjang, dan Samarinda Utara. “Yang paling banyak ada di (Samarinda) Ulu, sekitar Jalan AW Sjahranie,” sebut perwira berpangkat satu melati itu.

Pihaknya belum bisa menyita banyak barang bukti. Sementara ini, pihaknya baru menyita kendaraan para pelaku yang dipakai untuk beraksi. Kasus tersebut juga terus dikembangkan. Hanya, diketahui bahwa para jambret kerap beraksi di kawasan daerah minim penduduk yang tanpa penerangan. Misalnya, di Jalan PM Noor, DI Pandjaitan, atau Ahmad Yani. 

Seperti diwartakan sebelumnya, tim gabungan Polsekta Samarinda Ilir dan Polda Kaltim meringkus lima penjambret. Mereka adalah Rudi Hari Praseno (23) alias Congor, Farhan (21) alias Kopet, dan Rudi Hermanto (29) alias Tato, Erhan (30), dan Muslih (24). Kasus tersebut mencuri perhatian lantaran mereka beraksi hingga ratusan kali sejak 2015.

Sementara itu, hingga kemarin pemeriksaan masih berlanjut. Rudi Hari Praseno, sang eksekutor aksi komplotan tersebut, mendapat pengawalan ketat dari kepolisian. Dalam pengakuan, pemuda bertubuh kecil berambut ikal itu menyebut tidak begitu ingat lokasi dia beraksi. “Tidak ingat,” terangnya singkat.

Hanya, dia menjelaskan, bisa beraksi hingga dua kali dalam sehari. Bahkan, rekannya ada yang bekerja tanpa lebih dulu berkoordinasi dengan komplotannya. “Kodenya: kerja (menjambret) kah?”

Chandra menegaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polresta Samarinda serta jajaran polsek di wilayah hukum lain untuk turut memeriksa laporan masyarakat. “Kami berencana memeriksa kediaman mereka. Kemungkinan ada barang bukti lain,” sebutnya.

Soal keberadaan penadah barang curian, perwira polisi yang pernah bertugas di Polda Lampung itu menyebut, kemungkinan besar ada dan banyak. Namun, polisi masih ingin berfokus menelusuri pengakuan lain dari kawanan jambret itu. (*/dra/ndy/k8)


BACA JUGA

Minggu, 19 November 2017 20:12

Jatuh Cinta dengan Hoki

HOKI sudah menjadi bagian hidup Isnawati. Ya, sejak duduk di bangku SMA hingga berstatus mahasiswi,…

Minggu, 19 November 2017 10:48

Bodi Ramping, Modern, dan Elegan

SAMARINDA – PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) meluncurkan motor terbaru Yamaha Mio S berkubikasi…

Minggu, 19 November 2017 10:45

Menggambar Jadi Wadah Menyampaikan Pesan

DALAM gambar ada pesan yang hendak disampaikan. Itulah yang dirasakan Zaleha Fikrur Nur Aini, Putri,…

Minggu, 19 November 2017 10:43

Wali Kota: Terbukti, Saya Pecat

Nasib Saripudin benar-benar di ujung tanduk. Dugaan penyerobotan lahan warga dan pemkot ini ternyata…

Minggu, 19 November 2017 10:43

"Main Tanah". Lurah Bisa Dipidana

SAMARINDA – Lurah Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang, Saripudin La Bario terancam terkena…

Minggu, 19 November 2017 10:41

Lambat Disahkan, Gagal Deklarasi

Karena rancangan peraturan daerah (raperda) tak kunjung disahkan menjadi peraturan daerah (perda), deklarasi…

Sabtu, 18 November 2017 10:25

Menunggu Tindak Lanjut Partai

SAMARINDA – Sementara ini, status Wakil Ketua DPRD Kaltim Dody Rondonuwu masih aman. Meskipun,…

Sabtu, 18 November 2017 10:25

Pengganti Dody Bergantung DPP

Kasasi Dody Rondonuwu ditolak Mahkamah Agung. Anggota DPRD Kaltim dari fraksi PDIP ini terancam tidak…

Sabtu, 18 November 2017 10:24

Rawat Pelanggan dan Terus Belajar

MEMULAI wirausaha mungkin pilihan tepat bagi perempuan 34 tahun ini. Dengan tujuan agar mandiri, Reti…

Sabtu, 18 November 2017 10:23

Sabar untuk Bisnis Sedot Tinja

Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (Perusda PAU) sangat ingin mengambil alih kelola bisnis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .