MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 07 September 2017 09:24
Pemkot Pilih Lewatkan Pembebasan Lahan

Kisah Terminal Bukit Pinang yang Mangkrak-

SEGERA BERJALAN: Pembangunan Terminal Bukit Pinang akan berlanjut tanpa harus melewati pembebasan lahan yang tersisa.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Proyek Terminal Bukit Pinang di Jalan Suryanata, Samarinda Ulu, bakal berlanjut. Kendala seperti urusan pembebasan lahan disebut takkan menghambat kelanjutan proyek terminal angkutan umum Samarinda-Kukar itu.

Seperti diketahui, dalam pengerjaannya, pemkot sempat terantuk pembebasan lahan senilai Rp 1 miliar. Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Toni Suhartono menjelaskan, awal mula proyek berjalan, pemkot telah menggelontorkan Rp 2 miliar. Uang itu mengalir pada 2004 ketika pembebasan lahan berjalan. “Sedangkan sisanya, yakni Rp 1 miliar tidak kami bayar,” ujarnya, kemarin (6/9).

Tidak terpenuhinya kewajiban pembebasan lahan Rp 1 miliar itu berawal dari pemilik lahan. Yang bersangkutan enggan menerima nominal tersebut. Sebab, ada permintaan lebih besar dari ketentuan. Agar proyek berlanjut, Toni mengatakan, pemkot hanya akan menggunakan lahan yang sudah dibebaskan. “Sisa lahan yang belum dibebaskan akan dikembalikan,” urai dia.

Sementara itu, dalam rancangan APBD Perubahan 2017, pemkot mengalokasikan Rp 11 miliar untuk pembebasan lahan. Itu lebih kecil dari kebutuhan Rp 62 miliar untuk menyelesaikan semua urusan membeli lahan warga. Nantinya, anggaran tersebut terbagi ke beberapa segmen.

Saat dikonfirmasi terpisah, Kabid Keagrariaan Dinas Pertanahan Yusdiansyah tidak tahu pasti kawasan mana yang akan dibebaskan menggunakan anggaran Rp 11 miliar nanti. “Saya memang ada mendengar tapi tidak mengetahui secara pasti. Apalagi kalau ada segmen baru,” ungkap dia.

Dia mengakui, ada beberapa segmen yang membutuhkan anggaran. Seperti akses jalan Terminal Penumpang Palaran. “Berdasarkan perencanaan diperlukan dana Rp 16 miliar. Untuk pembebasan lahan dengan luas 11 hektare,” tutur dia.

Sementara itu, untuk jalan tembus jembatan Mahkota II ke arah Utara Samarinda, dia mengaku tinggal pembayaran saja. “Tapi, saya tidak tahu pembagiannya seperti apa dan berapa yang akan dibayar,” terang dia.

“Yang pasti, kami tidak mengajukan segmen baru. Tapi akses jalan Terminal Penumpang Palaran yang mengajukan PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang),” pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, penyelesaian Terminal Bukit Pinang begitu mendesak. Pasalnya, kini pengoperasian terminal diambil alih oleh Kementerian Perhubungan. Sedangkan kementerian tidak bisa menerima pengelolaan terminal selama masih bermasalah seperti menggelayuti Terminal Bukit Pinang. (*/dq/ndy/k8)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 10:10

PARAH INI..!! Ada Batu Baranya, Kuburan Dikeruk Oknum Polisi

SAMARINDA – Aktivitas penambangan batu bara secara sembunyi-sembunyi alias ilegal, seolah tak…

Kamis, 22 Februari 2018 10:09

MENGENAL CARA KERJA REPORTER

Puluhan murid TK Islam Ruhamaa Samarinda antusias mengunjungi redaksi Kaltim Post di Jalan Untung Suropati…

Kamis, 22 Februari 2018 10:08

Fasilitas Citra Niaga Akan Ditingkatkan

SAMARINDA – Citra Niaga telah tertinggal jauh dari pusat perbelanjaan modern. Pemkot Samarinda…

Kamis, 22 Februari 2018 10:07

Pemkot Diminta Seriusi Relokasi Warga SKM

SAMARINDA –Tertundanya relokasi warga di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) ke Handil Kopi jadi…

Rabu, 21 Februari 2018 10:37

Unsur Kelalaian Belum Ditemukan

SAMARINDA – Keberadaan pelindung tiang utama jembatan sangat diperlukan. Tujuannya agar kapal-kapal…

Rabu, 21 Februari 2018 10:36

WASPADA..!! Jalan AW Sjahranie Rawan Kriminal

SAMARINDA - Kriminalitas di ibu kota Kaltim bisa dibilang memprihatinkan. Terutama di ruas Jalan AW…

Rabu, 21 Februari 2018 10:36

Lima Tempat Dilarang Pasang Algaka

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda kembali menggelar rapat koordinasi dengan Polresta,…

Rabu, 21 Februari 2018 10:35

Manusia Harus Sadar, Hutan Itu Penting

Proses hukum atas kematian orangutan di Taman Nasional Kutai (TNK) telah berjalan setengah bulan. Empat…

Rabu, 21 Februari 2018 09:24

Hari Ini, DLH Panggil Indomaret

SAMARINDA –Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda dibuat geram oleh pemilik Indomaret di Jalan…

Rabu, 21 Februari 2018 09:22

Kata Jaang, Jangan Bersosialisasi Menjelekkan Paslon Lain

TENGGARONG- Calon Gubernur Kaltim Syaharie Jaang mengingatkan kepada seluruh tim suksesnya agar tetap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .