MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 07 September 2017 09:24
Pemkot Pilih Lewatkan Pembebasan Lahan

Kisah Terminal Bukit Pinang yang Mangkrak-

SEGERA BERJALAN: Pembangunan Terminal Bukit Pinang akan berlanjut tanpa harus melewati pembebasan lahan yang tersisa.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Proyek Terminal Bukit Pinang di Jalan Suryanata, Samarinda Ulu, bakal berlanjut. Kendala seperti urusan pembebasan lahan disebut takkan menghambat kelanjutan proyek terminal angkutan umum Samarinda-Kukar itu.

Seperti diketahui, dalam pengerjaannya, pemkot sempat terantuk pembebasan lahan senilai Rp 1 miliar. Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Toni Suhartono menjelaskan, awal mula proyek berjalan, pemkot telah menggelontorkan Rp 2 miliar. Uang itu mengalir pada 2004 ketika pembebasan lahan berjalan. “Sedangkan sisanya, yakni Rp 1 miliar tidak kami bayar,” ujarnya, kemarin (6/9).

Tidak terpenuhinya kewajiban pembebasan lahan Rp 1 miliar itu berawal dari pemilik lahan. Yang bersangkutan enggan menerima nominal tersebut. Sebab, ada permintaan lebih besar dari ketentuan. Agar proyek berlanjut, Toni mengatakan, pemkot hanya akan menggunakan lahan yang sudah dibebaskan. “Sisa lahan yang belum dibebaskan akan dikembalikan,” urai dia.

Sementara itu, dalam rancangan APBD Perubahan 2017, pemkot mengalokasikan Rp 11 miliar untuk pembebasan lahan. Itu lebih kecil dari kebutuhan Rp 62 miliar untuk menyelesaikan semua urusan membeli lahan warga. Nantinya, anggaran tersebut terbagi ke beberapa segmen.

Saat dikonfirmasi terpisah, Kabid Keagrariaan Dinas Pertanahan Yusdiansyah tidak tahu pasti kawasan mana yang akan dibebaskan menggunakan anggaran Rp 11 miliar nanti. “Saya memang ada mendengar tapi tidak mengetahui secara pasti. Apalagi kalau ada segmen baru,” ungkap dia.

Dia mengakui, ada beberapa segmen yang membutuhkan anggaran. Seperti akses jalan Terminal Penumpang Palaran. “Berdasarkan perencanaan diperlukan dana Rp 16 miliar. Untuk pembebasan lahan dengan luas 11 hektare,” tutur dia.

Sementara itu, untuk jalan tembus jembatan Mahkota II ke arah Utara Samarinda, dia mengaku tinggal pembayaran saja. “Tapi, saya tidak tahu pembagiannya seperti apa dan berapa yang akan dibayar,” terang dia.

“Yang pasti, kami tidak mengajukan segmen baru. Tapi akses jalan Terminal Penumpang Palaran yang mengajukan PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang),” pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, penyelesaian Terminal Bukit Pinang begitu mendesak. Pasalnya, kini pengoperasian terminal diambil alih oleh Kementerian Perhubungan. Sedangkan kementerian tidak bisa menerima pengelolaan terminal selama masih bermasalah seperti menggelayuti Terminal Bukit Pinang. (*/dq/ndy/k8)


BACA JUGA

Minggu, 19 November 2017 20:12

Jatuh Cinta dengan Hoki

HOKI sudah menjadi bagian hidup Isnawati. Ya, sejak duduk di bangku SMA hingga berstatus mahasiswi,…

Minggu, 19 November 2017 10:48

Bodi Ramping, Modern, dan Elegan

SAMARINDA – PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) meluncurkan motor terbaru Yamaha Mio S berkubikasi…

Minggu, 19 November 2017 10:45

Menggambar Jadi Wadah Menyampaikan Pesan

DALAM gambar ada pesan yang hendak disampaikan. Itulah yang dirasakan Zaleha Fikrur Nur Aini, Putri,…

Minggu, 19 November 2017 10:43

Wali Kota: Terbukti, Saya Pecat

Nasib Saripudin benar-benar di ujung tanduk. Dugaan penyerobotan lahan warga dan pemkot ini ternyata…

Minggu, 19 November 2017 10:43

"Main Tanah". Lurah Bisa Dipidana

SAMARINDA – Lurah Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang, Saripudin La Bario terancam terkena…

Minggu, 19 November 2017 10:41

Lambat Disahkan, Gagal Deklarasi

Karena rancangan peraturan daerah (raperda) tak kunjung disahkan menjadi peraturan daerah (perda), deklarasi…

Sabtu, 18 November 2017 10:25

Pengganti Dody Bergantung DPP

Kasasi Dody Rondonuwu ditolak Mahkamah Agung. Anggota DPRD Kaltim dari fraksi PDIP ini terancam tidak…

Sabtu, 18 November 2017 10:24

Rawat Pelanggan dan Terus Belajar

MEMULAI wirausaha mungkin pilihan tepat bagi perempuan 34 tahun ini. Dengan tujuan agar mandiri, Reti…

Sabtu, 18 November 2017 10:23

Sabar untuk Bisnis Sedot Tinja

Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (Perusda PAU) sangat ingin mengambil alih kelola bisnis…

Sabtu, 18 November 2017 10:19

Demi Setya Novanto, Fortuner Tuntut Tiang Listrik

Tiba-tiba, publik menyalahkan sebuah tiang listrik. Ya, tiang listrik milik Perusahaan Listrik Negara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .