MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 07 September 2017 09:19
Sosialisasi Minim, Warga Menolak

Program City Gas di Samarinda

-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Belum lagi berjalan, wacana program kota berjaringan gas (city gas) sudah mendapat penolakan. Itu disebut karena minimnya sosialisasi.

Seperti diketahui, di Samarinda, city gas akan dimulai di kawasan Kelurahan Sungai Kapih dan Sambutan, Kecamatan Sambutan. Rencananya dimulai pada Desember. Ada 4.500 sambungan rumah (SR) yang bakal jadi percontohan instalasi jaringan gas alam itu.

Penolakan tersebut disampaikan Abu Thalib, ketua RT 3, Sungai Kapih. “Warga banyak menolak karena sosialisasinya minim. Jadi, warga kurang percaya,” ujarnya kemarin (6/9). Warga, lanjut Abu, sangsi dengan keamanan dari program tersebut. Keluhan itu dia dapat ketika mendata penduduk.

Namun, pendataan di Sungai Kapih belum sepenuhnya rampung. Terlebih, banyak warga yang bekerja di luar kota. “Saya hanya mendata rumah yang ada orangnya. Terutama yang di sisi darat. Karena kalau yang bermukim di tepi sungai atau rawa, tidak bisa dipasangi jargas,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi terpisah, Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Heri Suriansyah mengatakan tidak mengetahui kapan program city gas dimulai. “Belum ada konfirmasi dari pihak pelaksana terkait infrastruktur pendukung. Tapi, saya dengar sudah ada instalasi yang dipasang,” ungkapnya.

Dia memastikan di kedua kelurahan tersebut akan dipasang 4.500 SR. “Tapi sebagian besar di Sambutan. Di sana (Sambutan) lebih banyak rumah sederhananya,” papar Heri.

“Yang pasti, saya tidak mengetahui perkembangannya. Kami berharap tahun depan sudah selesai. Kami masih menunggu laporan dari pelaksana,” tutupnya. Dia menerima informasi pemasangan sudah berjalan. Hanya, dia tidak tahu pasti lokasi permukiman yang sudah terpasang jargas.

Sebelumnya, PT Pertamina Gas sebagai penanggung jawab program akan memulai pada Desember. “Tahap awal menyasar 4.500 SR. Masyarakat kelas menengah ke bawah jadi prioritas,” ucap Manager Komersial City Gas PT Pertamina Gas Dedi Eko, Selasa (5/9).

Ketimbang menggunakan tabung gas, risiko penggunaan jaringan gas alam lebih kecil. Kadar gas lebih ringan ketimbang elpiji. Jika terjadi kebocoran akan mudah mengudara. “Tekanan gasnya juga sangat rendah. Jauh jika dibandingkan dengan gas tabung,” terangnya.

Belum lagi, penggunaan jargas bisa menghemat pengeluaran rumah tangga hingga 36 persen ketimbang menggunakan tabung elpiji 3 kg. (*/dq/ndy/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 23 September 2017 10:21

BAHAYA..!! Datang dari Kalsel, PCC Mulai Teror Samarinda

SAMARINDA – Kehebohan peredaran obat bernama paracetamol cafein carisoprodol (PCC) merembet ke…

Jumat, 22 September 2017 09:34

Sektor Potensial PAD Perlu Perhatian

SAMARINDA – Penurunan realisasi APBD Perubahan 2017 senilai Rp 35 miliar dipengaruhi oleh beberapa…

Jumat, 22 September 2017 09:33

Serapan APBD Murni Tersumbat

SAMARINDA – Tersisa empat bulan tahun anggaran 2017, serapan APBD murni tak menggembirakan. Per…

Jumat, 22 September 2017 09:33

Kesadaran Masyarakat Rendah

SAMARINDA – Menukil data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, setiap hari, masyarakat Samarinda…

Jumat, 22 September 2017 08:46

Aturan Baru Masih Digodok

SAMARINDA­ – Payung hukum transportasi berbasis aplikasi kembali menuai polemik. Perkaranya,…

Jumat, 22 September 2017 08:35

DAMRI Kaget Disebut Tidak Siap

KEPUTUSAN Angkasa Pura (AP) I yang melarang angkutan online beroperasi di Bandara Internasional Sultan…

Kamis, 21 September 2017 09:15

Narkoba Gerogoti Dunia Pelajar

SAMARINDA – Peredaran narkoba tak pandang siapa korbannya. Masyarakat umum hingga pelajar pun…

Kamis, 21 September 2017 09:14

Musnahkan agar Tak Disalahgunakan

SAMARINDA – Aparat penegak hukum tak luput dari paparan aksi penyalahgunaan narkoba. Terbukti,…

Kamis, 21 September 2017 09:13

Rehabilitasi Perlu Waktu

PENYALAHGUNAAN narkoba mengakibatkan efek serius. Dampak narkoba tergolong dalam beberapa kategori.…

Kamis, 21 September 2017 09:13

Kasus Pengeroyokan Mulai Disidangkan

SAMARINDA – Perkara pemukulan dengan pelaku Faisal Riezda Rousdy (44) dan Muhammad Ulfiansyah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .