MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 07 September 2017 09:18
Belum Semua Guru Berkompeten
PACU KEMAMPUAN: Kompetensi guru akan berpengaruh pada banyak hal. Di antaranya, kemampuan mengajar dan nilai tunjangan.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Sudah dua tahun UU Nomor 14 Tahun 2015 tentang Guru dan Dosen diterapkan. Namun, hingga kini masih terdapat guru yang bekerja tanpa memenuhi standar. Salah satu kewajiban yang tercantum dalam regulasi tersebut, guru harus berlatar belakang pendidikan dan minimal sarjana.

Berdasarkan data neraca pendidikan daerah milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), terdapat 16,7 persen guru SD di Samarinda yang belum bergelar sarjana. Kondisi serupa juga terlihat di jenjang SMP (10,6 %), SMA (2,8 %), dan SMK (8,7 %).

Wajib bertitel sarjana adalah upaya peningkatan kompetensi guru. “Guru memang harus terus belajar dan meningkatkan kemampuannya. Jangan sampai kalah dengan murid yang mau belajar,” terang Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Sudirman.

Dia menjelaskan, guru harus mau belajar sesuai perkembangan zaman. Dia mencontohkan, guru SMK tidak semua berlatar belakang disiplin ilmu keguruan. Mereka menjadi pengajar hanya mengandalkan kemampuan praktiknya. Seperti guru berlatar belakang mekanik. Hanya, mereka terkendala latar belakang pendidikan. “Serta harus punya semacam legalitas mengajar. Makanya ada pelatihan-pelatihan. Jadi, kalau mengajar ke murid, bisa optimal,” imbuhnya.

Jika sudah sesuai kompetensi, besaran tunjangan pun ikut terdampak. Sebab, tunjangan profesi guru (TPG) hanya diberikan kepada pengajar yang sudah memenuhi kompetensi. Jadi, tidak sekadar paham dan pintar dengan bidangnya. Tapi, mampu menyampaikan ilmu dan mendorong anak didik meningkatkan kemampuan belajar. (*/nyc/ndy/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 23 September 2017 10:21

BAHAYA..!! Datang dari Kalsel, PCC Mulai Teror Samarinda

SAMARINDA – Kehebohan peredaran obat bernama paracetamol cafein carisoprodol (PCC) merembet ke…

Jumat, 22 September 2017 09:34

Sektor Potensial PAD Perlu Perhatian

SAMARINDA – Penurunan realisasi APBD Perubahan 2017 senilai Rp 35 miliar dipengaruhi oleh beberapa…

Jumat, 22 September 2017 09:33

Serapan APBD Murni Tersumbat

SAMARINDA – Tersisa empat bulan tahun anggaran 2017, serapan APBD murni tak menggembirakan. Per…

Jumat, 22 September 2017 09:33

Kesadaran Masyarakat Rendah

SAMARINDA – Menukil data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, setiap hari, masyarakat Samarinda…

Jumat, 22 September 2017 08:46

Aturan Baru Masih Digodok

SAMARINDA­ – Payung hukum transportasi berbasis aplikasi kembali menuai polemik. Perkaranya,…

Jumat, 22 September 2017 08:35

DAMRI Kaget Disebut Tidak Siap

KEPUTUSAN Angkasa Pura (AP) I yang melarang angkutan online beroperasi di Bandara Internasional Sultan…

Kamis, 21 September 2017 09:15

Narkoba Gerogoti Dunia Pelajar

SAMARINDA – Peredaran narkoba tak pandang siapa korbannya. Masyarakat umum hingga pelajar pun…

Kamis, 21 September 2017 09:14

Musnahkan agar Tak Disalahgunakan

SAMARINDA – Aparat penegak hukum tak luput dari paparan aksi penyalahgunaan narkoba. Terbukti,…

Kamis, 21 September 2017 09:13

Rehabilitasi Perlu Waktu

PENYALAHGUNAAN narkoba mengakibatkan efek serius. Dampak narkoba tergolong dalam beberapa kategori.…

Kamis, 21 September 2017 09:13

Kasus Pengeroyokan Mulai Disidangkan

SAMARINDA – Perkara pemukulan dengan pelaku Faisal Riezda Rousdy (44) dan Muhammad Ulfiansyah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .