MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 07 September 2017 07:17
Sawit Indonesia Sesuai Standar PBB
DELEGASI RI: Dari kiri, Direktur Eksekutif Gapki Fadhil Hasan, dan Juru Bicara Gapki Tofan Mahdi, Ketua Dewan Pengawas BPDP Sawit Rusman Heriawan, dan Ketua Umum Gapki Joko Supriyono di New York, dalam lawatan advokasi ke PBB, kemarin (6/9).(ist)

PROKAL.CO, NEW YORK - Kunjungan advokasi oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) ke Kantor Pusat PBB di New York, Amerika Serikat, membuahkan hasil. United Nations Development Programme (UNDP), disebut telah mengakui bahwa industri sawit di Indonesia sudah sesuai standar internasional.

“Saya bisa memastikan, tata kelola sektor perkebunan kelapa sawit Indonesia sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan dunia internasional, termasuk PBB,” kata Joko dalam Informal High Level Discussion di Kantor Pusat Badan PBB untuk Program Pembangunan itu, kemarin (6/9).

Joko menjadi pembicara dalam diskusi ini bersama Deputi Menteri Koordinator Perekonomian Bidang Pangan dan Pertanian, Musdalifah Mahmud. Di depan para pimpinan UNDP dan sejumlah lembaga internasional, Joko memaparkan arti penting sektor perkebunan kelapa sawit bagi kesejahteraan rakyat Indonesia. “Dan kalau kita lihat, tren dalam satu dekade terakhir, kebun rakyat lebih pesat berkembang dibandingkan perusahaan swasta,” kata dia.

Terkait isu keberlanjutan, Joko menegaskan hingga saat ini sudah ada 340 perusahaan kelapa sawit yang mendapatkan sertifikasi ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil). ISPO adalah sertifikasi wajib bagi perkebunan kelapa sawit Indonesia. “Ini adalah bentuk komitmen pemerintah dan dunia usaha untuk menjawab isu-isu sustainability,” imbuhnya.

Sementara itu, Musdalifah Mahmud mengatakan, rakyat Indonesia juga ingin sejahtera seperti halnya rakyat di negara maju. Dan perkebunan kelapa sawit sudah terbukti memberi kontribusi untuk itu.

Dia mengatakan, 42 persen dari total perkebunan sawit di Indonesia dimiliki oleh rakyat (smallholders). Dan banyak di antara mereka telah bertanam kelapa sawit sejak lebih seratus tahun lalu. “Dan tingkat pendapatan petani sawit bisa tujuh kali lebih besar daripada rata-rata pendapatan mereka yang bekerja di sektor pertanian,” katanya.

Musdalifah melanjutkan, sektor perkebunan kelapa sawit menyerap 4 juta tenaga kerja dan akan menciptakan 1,3 juta tenaga kerja langsung pada 2020. “Terkait tuntutan keberlanjutan, pemerintah saat ini sedang melakukan penguatan ISPO, melanjutkan pemberian izin baru, skema pencegahan kebakaran, dan perlindungan ekosistem gambut,” pungkasnya. (man/lhl/k15)


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 06:04

Arus Balik Diprediksi Mulai 20 Juni

TARAKAN - Lonjakan penumpang arus balik belum terlihat di Pelabuhan Tengkayu I (SDF), Sabtu (16/6).…

Minggu, 17 Juni 2018 10:21

CANTIK..!! Dimodif, Begini Tampilan Toyota C-HR

Hasil inovasi desain para insinyur Toyota pada C-HR tidak lantas menutup kreativitas modifikator dari…

Jumat, 15 Juni 2018 10:09

Lebaran, Konsumsi Elpiji Meningkat

JAKARTA – Kenaikan konsumsi liquified petroleum gas (LPG) diprediksi mencapai puncaknya kemarin…

Jumat, 15 Juni 2018 10:00

E-Commerce Dongkrak Logistik

JAKARTA – Arus pengiriman logistik ikut terkerek dengan tingginya aktivitas ekonomi selama Ramadan.…

Kamis, 14 Juni 2018 06:22

Belum Ada Pelanggaran

BALIKPAPAN – Dugaan adanya penjualan tiket pesawat dengan tarif melebihi batas atas yang terjadi…

Kamis, 14 Juni 2018 06:20

Libur, Bulog Tetap Gelar Operasi Pasar

BALIKPAPAN - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Divisi Regional Kaltim dan Kaltara…

Kamis, 14 Juni 2018 06:18

Asa Sektor Pembiayaan

SAMARINDA - Gejolak ekonomi yang terjadi di Kaltim pada 2015 dan 2016 lalu, memberi andil penurunan…

Kamis, 14 Juni 2018 06:17

Ayam Potong Mahal, Diimbau Beralih ke Ayam Beku

BALIKPAPAN - Dinas Perdagangan Balikpapan mengklaim kebiasaan masyarakat yang masih enggan mengonsumsi…

Kamis, 14 Juni 2018 06:07

LUMAYAN..!! Sertifikasi Bibit Perkebunan, Sumbang PAD Rp 62 Juta

SAMARINDA - Meski tidak besar, kegiatan sertifikasi benih perkebunan yang dilakukan Dinas Perkebunan…

Kamis, 14 Juni 2018 06:04

Pertamax Mulai Jadi Primadona

JAKARTA – Memasuki libur bersama Ramadan 2018, padatnya arus kendaraan bermotor membuat konsumsi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .