MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 04 September 2017 18:15
Terbukti Korupsi, 8 Tahun untuk Patrialis

PROKAL.CO, PROKAL.CO, JAKARTA- Pengadilan Tikpikor Jakarta menjatuhkan vonis 8 tahun penjara bagi mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar. Patrialis di persidangan terbukti korupsi. Tapi yang bersangkutan merasa tak bersalah dan menganggap putusan tersebut tak adil untuk dirinya.

Meski begitu ia pasrah dengan putusan hukuman delapan tahun penjara . Sebab, terdakwa perkara suap itu merasa sudah berupaya maksimal untuk lolos dari dakwaan yang disusun jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Di persidangan, saya sudah memberikan pembelaan sesuai dengan fakta persidangan. Saya juga mengatakan bahwa saya tidak bersalah," kata Patrialis di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (4/9).

Mantan legislator Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga enggan menilai vonis majelis. Sebab, dia memilih pasrah.

"Saya tidak akan memberikan penilaian karena ini otoritas hakim. Saya menyerahkan kepada Allah mana yang benar dan mana yang tidak," kata dia.

Patrialis mengakui, dirinya sebagai manusia tentu tak lepas dari kesalahan. Karena itu, dia justru menganggap hukuman itu sebagai bagian dari takdir yang harus dilaluinya.

“Saya yakini, ini adalah takdir dalam perjalanan hidup saya," kata Patrialis.

Namun, dia tetap merasa tak pernah menilap uang negara dalam perkara yang menjeratnya. Mantan pengacara itu justru menyayangkan terdakwa korupsi yang menilap uang negara dalam jumlah besar tapi hukumannya tak seberat vonis untuknya.

"Anda bayangkan, orang-orang yang makan uang negara, telah mengembalikan uang negara puluhan miliar, bahkan ada ratusan miliar, berapa hukumannya?" ucapnya. 

Sebelumnya majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta yang dipimpin Nawawi Pomolango menyatakan Patrialis terbukti secara sah dan bersalah menerima suap dari pengusaha importir daging sapi Basuki Hariman dan Ng Fenny. Suap itu terkait uji materi Undang-undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Majelis menyatakan Patrialis terbukti secara sah menerima suap USD 10.000 dan Rp 4.043.195. Rasuah USD 10.000 untuk biaya umrah, sedangkan Rp 4,04 juta untuk bermain golf.

Karena itu, majelis menjatuhkan hukuman 8 tahun penjara kepada Patrialis. Majelis juga menjatuhkan hukuman denda Rp 300 juta dengan ketentuan jika denda tidak dibayar maka diganti dengan kurungan selama tiga bulan.(elf/jpg)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 19:56

Bamsoet : Tak Perlu Perppu MD3

Di tengah pro-kontra lahirnya Undang Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3), Ketua Dewan Perwakilan…

Kamis, 22 Februari 2018 19:56
BREAKING NEWS

WASPADALAH, Napi Teroris Tembus 600 Orang 

  JAKARTA – Indonesia serius melakukan pencegahan aksi radikalisme dan terorisme. Terbukti,…

Kamis, 22 Februari 2018 19:50

JK Ditagih Janji Angkat Guru Honorer jadi CPNS

Pengabdian guru honorer harus dibalas sepantasnya dengan cara mengangkat mereka sebagaiCPNS. Demikian…

Kamis, 22 Februari 2018 19:45

Kejutan! Wiranto Diumumkan jadi Capres

Tak ingin kalah start dari partai lain, Oesman Sapta Odang (OSO) mendeklarasikan Ketua Dewan Pembina…

Kamis, 22 Februari 2018 19:38

Novel Diingatkan Dia Bukan Selebriti

Setelah setahun lebih di Singapura, Novel Baswedan balik ke Indonesia. Kembalinya penyidik senior…

Kamis, 22 Februari 2018 18:57
BREAKING NEWS

LUAR BIASA, FKPT Kaltim Terbaik di Indonesia 

  JAKARTA – Prestasi moncer berhasil ditorehkan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT)…

Rabu, 21 Februari 2018 11:45

WADUH..!! Gara-Gara Ini, Proyek Tol Seluruh Indonesia Dihentikan Sementara, Termasuk Tol Balikpapan-Samarinda?

JAKARTA- Proyek-proyek besar di Indonesia yang membutuhkan pekerjaan berat dihentikan sementara. Keputusan…

Rabu, 21 Februari 2018 11:42

BAHAYA..!! Indonesia Jadi Kelinci Percobaan Narkoba Jenis Baru

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso tidak main-main dalam upaya pemberantasan…

Rabu, 21 Februari 2018 11:34
Ini Pendapat Pengamat

YAKIN..? Kalau Penyerangan Ulama hanya Insiden?

JAKARTA - Pengamat intelijen dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi…

Rabu, 21 Februari 2018 11:30

Sudah Disiapkan Ratusan Polisi, Eh Habib Rizieq Batal Pulang

JAKARTA- Ratusan personel kepolisian disebar di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .