MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 04 September 2017 11:14
Walikota Tegal Terjerat Korupsi, Kader Golkar Malu
Siti Mashita

PROKAL.CO, JAKARTA- Anggota Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Almanzo Bonara mengaku malu dengan sejumlah kader partai berlambang pohon beringin yang terjerat kasus korupsi. Terakhir, Wali Kota Tegal Siti Mashita yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengelolaan dana Jasa Kesehatan di RSUD Kardinah, Kota Tegal dan fee proyek-proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkot Tegal Tahun Anggaran 2017.

Siti yang juga kader Partai Golkar ini, diduga menerima suap mulai bulan Januari sampai Agustus 2015, dengan total mencapai Rp 5,1 miliar. ”Malu sebagai kader, bahwa Golkar yang memiliki jumlah kader mumpuni, memiliki kualitas, memiliki histori panjang membangun bangsa, tapi diisi kader-kader yang terjerat korupsi. Ini kan mengalami degradasi,” kata Almanzo, kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (2/9).

Dilansir Indopos.co.id, dirinya khawatir Golkar akan semakin terpuruk di masa depan lantaran banyak kadernya yang terjerat korupsi. ”Untuk itu kami mengangkat Golkar bersih, karena kami merasa Golkar ini dalam kondisi siaga, kalau tidak golkar akan tergerus suaranya dalam pemilu 2019,” katanya.

Menurutnya, banyak kader yang dijerat KPK menjadi pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian pimpinan Golkar ke depan. Lebih lanjut terkait perkara yang menjerat kakak kandung Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno tersebut, Almanzo berharap Siti untuk bertanggungjawab. ”Buat kami ya mereka harus legowo, ketika orang sudah salah harus lapang dada mundur, bertanggungjawab atas apa yang sudah diperbuat, jangan lagi menutup tutupi,” katanya.

Untuk diketahui, Selain Mashita, KPK juga menetapkan Wakil Direktur RSUD Kardinah Cahyo Supriadi sebagai tersangka pemberi suap. Atas perbuatannya, Mashitah disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara, sebagai tersangka pemberi suap, Cahyo disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (aen)


BACA JUGA

Sabtu, 23 September 2017 09:48

WASPADA YANG DI BALI..!! Gunung Agung Sebentar Lagi Meletus

DENPASAR- Gunung Agung memasuki level paling berbahaya. Ini setelah statusnya dinaikkan dari level III…

Jumat, 22 September 2017 18:32

KPK Harus Segera Tahan Setnov

Desakan agar KPK bertindak tegas terhadap tersangka kasus e-KTP Setya Novanto terus bergulir. Teranyar,…

Jumat, 22 September 2017 18:25

Isu PKI, Ini Kata Anggota MPR...

Pemberontakan Gerakan 30 September PKI (G 30 S/PKI) menurut istilah Jenderal Soeharto, atau Gerakan…

Jumat, 22 September 2017 18:20

Hoaks, Golkar Bantah Dukung Ridwal Kamil

Hoaks bikin pengurus Partai Golkar pusing. Ini terkait Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub…

Jumat, 22 September 2017 18:16

Ada Apa Ini? Ketua DPD Getel Kejaksaan Agung

Bukan cuma posisi KPK yang kini tengah "diobok-obok" DPR lewat Pansus Angket KPK, posisi Kejaksaan  Agung…

Jumat, 22 September 2017 18:13

Ditunggu, Eh... Habib Rizieq Batal Pulang Hari Ini

Digembor-gemborkan bakalan balik ke Indonesia Jumat (22/9) hari ini, Imam Besar Front Pembela Islam…

Jumat, 22 September 2017 09:11

Saham PGN Anjlok

JAKARTA - Turunnya harga saham PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk di lantai bursa berdampak pada lenyapnya…

Jumat, 22 September 2017 09:10

Harta Tak Dilaporkan Dikenakan PPh

JAKARTA – Pemerintah terus berupaya mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor pajak. Setelah…

Kamis, 21 September 2017 17:03

Nelayan Malaysia Seludupkan Sabu dan Ekstasi lewat Aceh

Sabu asal Malaysia berhasil digagalkan Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat Jenderal…

Kamis, 21 September 2017 16:56

AWAS! Gerindra Yakin Eks PKI Punya Agenda Besar

Jelang 30 September, isu terkait Partai Komunis Indonesia (PKI) kembali menyita perhatian publik. Nah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .