MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Sabtu, 02 September 2017 18:23
Internal Golkar Desak KPK Tahan Setnov
Setya Novanto. Foto: dok/JPNN.com

PROKAL.CO, PROKAL.CO, JAKRTA Bukan orang luar, tapi justru internal Golkar yang menyoal tak kunjung ditahannya Ketua Umum Golkar Setya Novanto (Setnov) setelah jadi tersangka korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Desakan penahanan ini disuarakan Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) kepada Komisi Penberantasan Korupsi (KPK).

Sejak diumumkan sebagai tersangka pada 17 Juli 2017 lalu, belum terlihat tanda-tanda Novanto akan dijebloskan KPK ke sel tahanan. Aktivis GMPG Almanzo Bonara memandang dukungan moril kepada Ketua KPK Agus Rahardjo untuk berani menahan Setya Novanto secepatnya perlu diberikan.

“Saya menduga ada siasat jahat yang tengah dijalankan Novanto untuk menggagalkan proses hukum kasus e-KTP. Salah satu tandanya adalah hasil investigasi sebuah majalah nasional yang menunjukan adanya friksi internal di dalam KPK untuk menggagalkan penetapan tersangka Novanto," ujar Almanzo, Sabtu (2/9).

Sebelumnya GMPG telah melapor ke Komisi Yudisial (KY) atas dugaan adanya lobi-lobi guna memengaruhi proses peradilan yang dilakukan Novanto kepada Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali. Sekarang mereka merasa khawatir akan adanya friksi di internal KPK yang mulai muncul ke permukaan karena kasus e-KTP.

"Saya cemas KPK, lembaga yang semestinya independen dan kuat, telah disusupi sekelompok orang yang berusaha menggagalkan penyidikan terutama dalam kasus e-KTP," ujar Almanzo.

Dia melihat salah satu sosok yang dapat dipercaya untuk dapat menuntaskan masalah e-KTP adalah Agus Rahardjo. Karena itu, dia melihat perlunya dukungan moral untuk ketua KPK itu, agar secepatnya bisa menahan Novanto.

Hal itu penting karena dikhawatirkan berbagai manuver yang dilakukan oleh ketua DPR tersebut, termasuk melalui Pansus Angket KPK, bisa mengganggu bahkan bisa menggagalkan proses penegakan hukum yang sedang berjalan. Menurut dia, hal itu niscaya akan menambah rusak citra Partai Golkar, karena terang-terangan melindungi tersangka rasuah.

"Bilamana seseorang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, terlihat nyata melakukan berbagai upaya yang dikhawatirkan dapat menghilangkan barang bukti dan melakukan tindakan yang dapat mengganggu proses penyidikan, maka tersangka tersebut harus segera ditahan," papar Almanzo.

Dia mengatakan, dukungan moril kepada Agus Rahardjo ini merupakan salah satu bagian kampanye dalam Gerakan #golkarbersih agar KPK tegas dalam menindak para koruptor yang menggerogoti uang negara.

Lagi pula sudah semua tersangka kasus yang sama itu sudah ditahan. Dulu Irman dan Sugiharto langsung ditahan. Mantan anggota DPR Miryam S Haryani yang terjerat kasus memberikan keterangan palsu di persidangan e-KTP, anggota DPR Markus Nari, dan pengusaha Andi Narogong juga langsung ditahan. "Kenapa Novanto belum? Ini kan aneh juga," ujar Almanzo.

Disinggung soal pemecatan Tokoh GMPG Ahmad Doli Kurnia oleh DPP Partai Golkar, Almanzo melihat sebagai momentum yang bagus untuk memperkuat gerakan #golkarbersih di dalam tubuh partai. Ini selaras dengan kerja-kerja KPK dalam menindak megaskandal korupsi e-KTP.

"Bagi kami sebenarnya respons terbaik untuk sebuah lelucon adalah tertawa, GMPG tidak terpengaruh dengan keputusan yang blunder itu," tegasnya. Sebaliknya GMPG semakin bergairah untuk mengkampanyekan gerakan ini.

"Agar partai yang kami cintai ini dapat kembali kepada muruahnya dan menjadi representasi suara rakyat yang sesungguhnya," katanya. (boy/jpnn)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 20:16
Tokoh Tionghoa Bicara Soal Pilpres

“Kami Bukan Tak Suka Jokowi, Kami Ini Pendukung, tapi Cukup sampai di Sini”

Sejumlah tokoh Tionghoa dari berbagai profesi dan organisasi yang tergabung dalam Forum Aspirasi Rakyat…

Kamis, 24 Mei 2018 12:19

Menkeu : Gaji Ke 13 Baru Akan Diterima Bulan Juli

JAKARTA - Setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan telah ditandatanganinya Peraturan Pemerintah…

Minggu, 20 Mei 2018 10:10

KPK Lanjutkan Kasus Century

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya melanjutkan penanganan kasus skandal korupsi…

Sabtu, 19 Mei 2018 14:03

BIKIN GADUH..!! Kemenag Rilis 200 Mubalig yang Dianggap Penuhi Kriteria Berceramah

JAKARTA- Mengawali Ramadan, Kementerian Agama (Kemenag) melansir pengumuman penting, yakni 200 mubalig…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:36

4 Kg Sabu Masuk Lapas, Kepala Lapas Akhirnya Dipenjara Juga

BANDARLAMPUNG - Kasus lolosnya 4 kilogram sabu-sabu dan ekstasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:34

Tuntutan Mati Aman Abdurrachman Dipastikan Tidak Pengaruhi Pergerakan Teror

JAKARTA -Mabes Polri memastikan tuntutan mati terhadap terdakwa otak pengeboman MH Thamrin, Aman Abdurrachman,…

Sabtu, 19 Mei 2018 12:53

Bos JAD Aman Abdurrachman, Dituntut Hukuman Mati, Ini Alasan Kejagung

JAKARTA -Kejaksaan Agung mengungkapkan alasan tim jaksa penuntut umum (JPU) menuntut hukuman mati terhadap…

Sabtu, 19 Mei 2018 11:54

Mantap..!! Presiden Dewan ICAO Anugerahkan Indonesia Council President Certificate

MONTREAL- Indonesia mendapatkan penghargaan dari International Civil Aviation Organization (ICAO). Penghargaan…

Rabu, 16 Mei 2018 21:32

GILAA..!! Hanya karena Dipaksa Sarapan Pagi, Suami Gorok Leher Istrinya

Seorang suami bernama Ahmad Pahmi, 36, di Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumsel, tega menghabisi nyawa…

Rabu, 16 Mei 2018 21:08

Teroris Jaringan JAD di Tangerang Nyamar Jadi Tukang Vermak Jeans

Tiga terduga teroris yang diringkus Densus 88 Antiteror dipastikan berasil dari jaringan Jemaah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .