MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 28 Agustus 2017 08:51
2018 NJOP Naik, Revisi RTRW Mendesak
-Ilustrasi.

PROKAL.CO, TAHUN depan, Pemkot Samarinda berencana menaikkan nilai jual objek pajak (NJOP) di seluruh Kota Tepian. Nilainya bervariasi. Di beberapa lokasi yang berkembang pesat, kenaikannya dipastikan bakal drastis. Salah satunya di kawasan Samarinda Utara yang mulai tahun depan bakal menjadi daerah sibuk. Menyusul beroperasinya Bandara Samarinda Baru (BSB). Pengganti Bandara Temindung.

Kepala Sub Bidang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) I Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Samarinda Heri Kurniawan menyebutkan, rencana kenaikan NJOP sudah diusulkan sejak 2012. Namun dengan pelbagai pertimbangan, kenaikan baru bisa dilaksanakan pada 2018. Besar kenaikan bakal bervariasi. Dipengaruhi faktor ekonomi, sosial, alam, hingga politik.

“NJOP wajib naik. Sudah 4 tahun tidak ada kenaikan,” ucap Heri kepada  Kaltim Post. Secara khusus dia memaparkan tentang kondisi NJOP di Samarinda Utara. Sebagai daerah yang paling dilirik investor, Heri mengungkapkan, NJOP di kawasan tersebut masih tidak berubah sejak 2007.

Rata-rata NJOP Rp 14 ribu hingga 128 ribu per meter persegi. Khusus NJOP tertinggi, Rp 128 ribu, itu untuk posisi tanah yang berada di pinggir jalan utama, Jalan Poros Samarinda-Bontang.  “NJOP tidak bisa asal naik. Harus ada faktor pemicunya. Sekarang sudah ada BSB yang mau beroperasi jadi bisa naik,” ungkap dia. Persentase kenaikan NJOP di Samarinda Utara, lanjut dia, meski belum bisa dipastikan, namun tetap ditentukan dengan memerhatikan aspek kehati-hatian.

Kenaikan tidak drastis, tapi tetap menghitung dampak sosial dan ekonomi yang bakal ditimbulkan. Sebab dari NJOP tersebut, bakal ditentukan besaran PBB yang bakal dibayarkan masyarakat. Karena sifatnya membantu pembangunan kota, NJOP yang jadi acuan mesti memerhatikan aspek keadilan. “Kalau naik drastis rawan dikomplain warga,” katanya.

Dikatakannya, dalam cetak massal 2018 ada 211.000 wajib pajak yang bakal dinilai. Adapun penilaian NJOP bakal diambil alih oleh instansi teknis. Yakni Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda).

“Nanti yang dinilai bukan hanya NJOP bumi tapi juga bangunan. Dihitung berdasarkan NIR (nilai indeks rata-rata) untuk selanjutnya membentuk ZNT (zona nilai tanah),” paparnya. Harga pasaran tanah di kawasan Samarinda Utara memang jauh dari NJOP yang ditetapkan pemerintah. Di sekitar BSB, harga tanah di tepi jalan utama saat ini dijual per meter persegi tidak kurang Rp 2 juta. Paling murah tanah yang terletak jauh di dalam gang dengan kondisi rawa dihargai Rp 200 ribu. Pembangunan bandara memang bak magnet bagi investor.

Sehingga tak sulit menemukan sejumlah perumahan yang mulai dibangun. Meski dalam Rencana Tata Ruang Wilayah, Samarinda Utara peruntukannya sebagai kawasan penyangga. Seperti hutan dan pertanian.

Melihat potensi pengembangan kota di kawasan Samarinda Utara, pemkot berencana mengubah RTRW. Salah satu tujuannya untuk memaksimalkan kawasan tersebut sebagai sentral bisnis maupun permukiman.

Kepada Kaltim Post, Ketua Badan Legislasi DPRD Samarinda Jasno menyebutkan, usulan sudah santer disampaikan sejak 2016.

Namun, hingga saat ini belum bisa direalisasikan. Usulannya pun belum masuk dalam program legislasi daerah (prolegda). Meskipun, dia tak memungkiri dalam waktu dekat revisi tersebut sangat memungkinkan. Karena BSB bakal segera beroperasi. “Sudah 4-5 tahun memang belum ada revisi. Sementara kondisi di lapangan memang sudah tidak sesuai RTRW lagi,” sebut Jasno. Politikus PAN itu menyatakan, saat ini di Kecamatan Samarinda Utara, peruntukannya sebagai daerah penyangga. Jadi daerah serapan air. Namun, kondisi riil di lapangan sudah ada masuk izin pembangunan perumahan.

“Sekarang memang bukan hanya di Samarinda Utara yang tidak sesuai RTRW. Makanya perlu direvisi, daerah mana yang jadi penyangga atau pemukiman. Pemkot juga harus komitmen,” ujarnya. Untuk revisi RTRW, lanjut dia, bakal masuk dalam prolegda 2018. Pengusulnya bisa pemkot atau DPRD. Itu penting untuk memastikan tidak ada zona abu-abu dalam RTRW. Perkembangan kota harus sesuai dengan peruntukannya. “November, prolegda mulai disusun. Revisi RTRW masuk prioritas,” pungkasnya.(*/him/riz/k18)


BACA JUGA

Kamis, 16 November 2017 07:37

Sampah Meningkat, Petugas Tidak Seimbang

TANA PASER - Banjir tidak terlepas dari volume sampah yang dihasilkan suatu wilayah. Setiap tahun, penduduk…

Senin, 06 November 2017 08:26

Solusi Macet Jalan di Tempat

Pada 2020, jumlah kendaraan bermotor di Samarinda diprediksi mencapai 893 ribu unit. Kondisi tersebut…

Senin, 06 November 2017 08:21

Pemkot Samarinda Siapkan Kereta Api, Tapi Kata Pengamat Lebih Cocok Ini...

TRANSPORTASI massal pada era modern sangat penting dan vital karena mendukung pengembangan kawasan.…

Senin, 06 November 2017 08:10

FOKUS TERBAGI, DEFISIT JADI TAMENG

PERBAIKAN dan penataan Perusahaan Daerah (Perusda) Balikpapan menjadi program unggulan pasangan Rizal…

Senin, 06 November 2017 08:07

Prioritas tetapi Tidak Tahun Ini

TARGET baru Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud untuk menuntaskan revisi Perda Perusda tahun…

Senin, 06 November 2017 08:05

Klaim Pernah Setor Rp 9 M

PERUSDA Balikpapan seperti tak pernah lepas dari kritik. Namun, seolah tak mau disalahkan, Direktur…

Sabtu, 04 November 2017 06:45

WADUH..!! PPU Dikepung Penderita HIV/AIDS

Setahun lalu Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak telah memerintahkan penutupan seluruh lokalisasi di…

Jumat, 03 November 2017 07:49
Ketika Putusan Kasasi Dody Jadi Pertanyaan

Disebut Inkracht, Isi Belum Pasti

Kepastian hukum atas kasus korupsi yang membelit wakil ketua DPRD Kaltim nonaktif, Dody Rondonuwu, mencapai…

Jumat, 03 November 2017 07:46

Kasus Dody, Sudah Berkekuatan Hukum Tetap

AMAR putusan Mahkamah Agung (MA) yang berbunyi tolak perbaikan disebut pengamat hukum dari Universitas…

Jumat, 03 November 2017 07:42

Wakil Ketua DPRD Kaltim Itu Licin, Masuk Radar Kejaksaan

DIKENAL licin, Dody Rondunuwu tak lepas dari pantauan Kejaksaan Negeri Bontang. Ya, Korps Adhyaksa terus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .