MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 25 Agustus 2017 16:40
Kamuflase? Dirjen Tangkapan KPK Justru Dikenal Rendah Hati dan Bersahaja

PROKAL.CO, PROKAL.CO, JAKARTA- Tetangganya heran, pedagang asongan di sekitar rumahnya geleng-geleng kepala. Itulah yang terjadi saat  pejabat eselon I Kementerian Perhubungan (Kemenhub) A Tonny Budiono ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mess Perwira Bahtera Suaka, Gunung Sahari, Jakarta Pusat . Pasalnya, Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kemenhub itu dikenal sebagai sosok yang baik, low profile dan bersahaja. Dia juga kerap menolong pedagang asongan di sekitar tempatnya tinggal.

Salah seorang tetangga Tonny di Mess Perwira, Andre (54) menuturkan, birokrat Kemenhub kelahiran Pekalongan itu merupakan pribadi yang baik dan ramah. "Kalau sore dia biasanya makan bakso di sini," kata Andre seraya menunjuk sebuah lokasi di samping musala kompleks Mess Perwira.

Bahkan, Tonny yang sejak lima bulan lalu menduda karena istrinya meninggal dunia juga sering mentraktir para tetangga lainnya. Selain itu, Tonny juga enggan menerima uang kembalian bila membayar bakso.

"Mungkin dia ada rezeki lebih kali ya, jadi begitu. Bayar Rp 100 ribu enggak mau ambil kembaliannya," sambung Andre.

Bahkan, Tonny juga pernah memberikan modal kepada seorang pedagang rokok yang bangkrut. Dia juga tak mengharap pengembalian dari pemberian uang itu.

"Jadi di depan bank situ ada pedagang rokok langganan, dia bangkrut. Terus dipanggil dan dikasih modal kalau enggak salah Rp 1,2 juta," tutur dia.

Selain itu, Tonny juga tak terlihat sebagai pejabat yang minta dilayani. Meski punya mobil dinas, pria kelahiran 13 Juli tahun 1958 justru tak gengsi naik taksi ataupun bajaj.

"Kalau dia kesiangan gitu, dia bisa naik taksi gitu, atau enggak bajaj," ucapnya.

Dalam ingatan Andre, sosok Tonny juga dikenal pintar. Bapak dua anak itu pernah mengikuti kuis Who Wants to Be a Millionaire yang sempat nge-hits beberapa tahun lalu.

Pada ajang kuis berhadiah utama Rp 1 miliar itu, Tonny terhenti pada level aman Rp 32 juta. ”Memang pintar dia orangnya,” kata Andre.

Karena itu Andre kaget ketika mendengar kabar Tonny terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Sebab, selama ini Tonny memang dikenal sebagai warga yang baik dan rendah hati.

"Enggak nyangka juga, saya terakhir ketemu dua minggu lalu. Padahal dia baik saja kok, tapi enggak tahu ya kalau di luar itu," sambung dia.

Seperti diketahui, KPK menangkap Tonny pada Rabu (23/8) malam di rumahnya. Dia diduga menerima suap dari PT Komisaris PT Adhi Guna Keruktama (AGK) Adhi Putra Kurniawan terkait proyek pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

Dalam kasus itu, Tonni diduga menerima suap hingga Rp 20,74 miliar. Sejumlah Rp 18,9 miliar dalam bentuk tunai, sedangkan Rp 1,17 miliar dalam rekening di Bank Mandiri.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengungkapkan, modus suap untuk Tonny tergolong baru. Sebab, pihak penyuap membuka rekening di bank dengan nama pihak lain.

Selanjutnya kartu ATM dari pembukaan rekening itu diserahken ke Tonny. “APK (Adhi Putra Kurniawan, red) memberi uang secara terus menerus ke dalam rekening tersebut. Sedangkan ATB (A Tonny Budiono, red) menggunakan kartu ATM itu dalam berbagai transaksi,” tutur Basaria.

Tonny pun kini menjadi tahanan KPK. Dia dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 dan Pasal 12 B UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor.(elf/jpc/ara/jpnn)


BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 11:45

WADUH..!! MK Anggap Pemilu 2019 Tidak Sah

JAKARTA- Mahkamah Konstitusi (MK) secara tegas menyatakan bahwa Putusan Nomor 53/PUU-XV/2017 MK terkait…

Rabu, 17 Januari 2018 08:55

Ketua MK Langgar Kode Etik

JAKARTA - Pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief…

Selasa, 16 Januari 2018 19:22

Wiranto Kasih Sinyal Setuju OSO Dilengserkan

Meski Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menyatakan internal partai baik saja, tapi semangat…

Selasa, 16 Januari 2018 19:11

Kabar Makan Kepala Ikan Berbahaya Diklaim Hoax

Kepala adalah bagian ikan yang kerap diincar konsumen penyuka ikan. Tapi belakangan banyak beredar disinformasi…

Selasa, 16 Januari 2018 19:06

12 Korban Runtuhan BEI Sudah Boleh Pulang

Runtuhnya selasar satu di tower dua gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) masih meninggalkan sejumlah…

Selasa, 16 Januari 2018 18:58

Lagi-lagi Menteri Asman Bikin Honorer K2 Kecewa

Lagi-lagi ratusan honorer kategori dua (K2) dan pegawai tidak tetap harus kembali menelan pil kekecewaan.…

Selasa, 16 Januari 2018 18:54

Habis Ketemu Wiranto, OSO Ancam Main Pecat

Digoyang oleh beberapa DPD, Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang menyatakan…

Selasa, 16 Januari 2018 08:22

Pasar Saham Tetap Aman

JAKARTA - Bagian selasar tower 2 gedung PT Bursa Efek Indonesia (BEI) ambruk kemarin (15/1) sekitar…

Selasa, 16 Januari 2018 08:17

Gugatan HTI Masih Berproses

JAKARTA – Juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto mengklarifikasi perihal gugatan…

Minggu, 14 Januari 2018 15:02

Istri Gerebek Suami, Dipukuli sampai Mati

Ini peringatan buat suami yang suka selingkuh. Seorang pria warga Pekanbaru, Riau, inisial AN, 62, tewas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .