MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 25 Agustus 2017 16:26
Rp 20 M Uang Suap di Kemenhub Disembunyikan di Rumah Kumuh

PROKAL.CO, PROKAL.CO, JAKARTA- Tak kurang 33 tas yang berisi uang tunai Rp 20 miliar disita KPK saat operasi tangkap tangan pejabat teras Kemenhub. Agar tak menimbulkan kecurigaan, rupanya dalam waktu sekian lama, uang tersebut oleh tersangka yakni Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut (Hubla) Kemenhub Antonius Tonny Budiono (ATB) disembunyikan  di rumah dinasnya yang kecil dan terkesan kumuh.

Perinciannya, Rp 18,9 miliar tunai (cash) dalam beberapa pecahan mata uang ; Rupiah, USD, Poundsterling, Euro dan Ringgit Malaysia. Serta dalam bentuk nontunai di rekening Bank Mandiri sebesar Rp 1,174 miliar.

Penangkapan Tonny dilakukan di rumah dinasnya di kompleks Mess Perwira Bahtera Suaka Blok B, Jalan Gunung Sahari Raya Nomor 65 Jakarta Pusat pada Rabu malam.

Keesokan harinya (24/8) pukul 10.00 tim satuan tugas (satgas) penindakan KPK bergerak ke Rukan Puri Mutiara Blok A Nomor 16 Jalan Griya Utama Sunter Agung Jakarta Utara.

Di kantor PT Adhiguna Keruktama (AGK) itu, tim mengamankan manajer keuangan perusahaan Sugiyanto (S) dan direktur David Gunawan (DG).

Kemudian selang 4 jam, tim KPK menangkap komisaris PT AGK Adiputra Kurniawan (APK) di sebuah apartemen di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Saat bersamaan, anggota tim lain mengamankan Kepala Subdirektorat Pengerukan dan Reklamasi Direktorat Kepelabuhan Kemenhub Wisnoe Wihandani di kantor Ditjen Hubla.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan kelima orang itu dibawa ke gedung komisi antirasuah secara bertahap.

Setelah diperiksa secara intensif, tim penyidik melakukan gelar perkara dengan menetapkan Tonny dan komisaris PT AGK Adiputra Kurniawan sebagai tersangka dugaan suap perizinan dan pengadaan proyek pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Uang yang diamankan dari Tonny diduga untuk memuluskan PT AGK sebagai pemenang lelang proyek senilai Rp 46,702 miliar tahun anggaran 2015 tersebut.

KPK mengungkap indikasi modus baru dalam transaksi suap itu. Yakni, penyerahan uang dilakukan dalam bentuk kartu anjungan tunai mandiri (ATM). ”Ini modus yang relatif baru,” ujarnya saat konferensi pers di gedung KPK.

Rekening itu sengaja dibuka oleh pihak pemberi suap dengan menggunakan nama orang lain (fiktif). ATM yang diperoleh saat membuka rekening itu kemudian diberikan kepada Tonny.

Dengan demikian, transaksi keuangan antara pemberi dan penerima sulit terdeteksi. ”Penerima (Tonny, Red) sudah menggunakan ATM dalam berbagai transaksi,” terangnya.

Nah, uang miliaran rupiah yang ditransfer dari penyuap kemudian dikumpulkan hingga mencapai Rp 20 miliar oleh Tonny di rumah dinasnya yang berukuran kecil dan terlihat kumuh.

Hanya, hingga kemarin, Basaria menyebut belum mendapat informasi mau diberikan kepada siapa saja uang sebanyak itu. ”Masih kami dalami,” ungkapnya.

Menurut Basaria, Tonny masih belum stabil memberikan keterangan kepada penyidik KPK.

Baik soal aliran uang maupun terkait proyek pengerukan di Tanjung Emas yang disebut-sebut sebagai pekerjaan konstruksi untuk menyokong pembangunan jalur tol laut yang dicanangkan Presiden Joko Widodo itu. Begitu juga soal indikasi keterlibatan Menteri Perhubungan (Menhub) dalam suap itu.

”Dia (Tonny) belum ingat semua,” ungkapnya. KPK menjerat Tonny dengan pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 dan pasal 12 B UU Pemberantasan Tipikor. Sedangkan Adiputra disangka pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau pasal 13 UU Pemberantasan Tipikor.

”Untuk kepentingan pembuktian, KPK menyegel sejumlah ruangan, di mess, ruang kerja dirjen hubla dan kantor PT AGK.”

Sementara itu, pantauan Jawa Pos, sebuah ruangan di lantai empat gedung Kemenhub ditempeli dua kertas bertulisan “DISEGEL” dengan lambang KPK diatasnya.

Kertas tersebut berada di bagian atas dan pada bagian kunci. Sejak di tempelkan pada Rabu malam (23/8) tidak ada orang yang keluar masuk ruangan tersebut.

Sempat beredar di kalangan wartawan, video penempelan kertas segel di ruangan Tonny. Dua petugas, pria dan perempuan, menempelkan kertas segel di pintu. (jpnn.com)


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 21:12

Tempur' Lawan Moeldoko, Djoko Santoso Bilang Begini...

Pilpres 2019, akan banyak diwarnai oleh perang bintang. Terutama di struktur tim suksesnya. Terbukti…

Senin, 20 Agustus 2018 21:03

Mantan Panglima TNI Bakal Jadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandi

Belakangan muncul nama mantan Panglima TNI Djoko Santoso (DS) yang digadang-gadang akan menjadi Ketua…

Minggu, 19 Agustus 2018 12:58

Jokowi Naik Motor Lalu Terbang, Dikatai Ketahuan Banget Bohongnya dan Lebay

Video aksi Presiden Jokowi terbang naik motor dalam pembukaan Asian Games 2018 tadi malam, ditanggapi…

Minggu, 19 Agustus 2018 12:53

Joni Happy di Jakarta, Nonton Asian Games

Hari yang tak akan pernah dilupakan Yohanes Ande Kala kemarin diakhiri dengan pengalaman istimewa. Nonton…

Sabtu, 18 Agustus 2018 19:55

Ini Dia 9 Fakta Tentang Joni, Si Bocah Panjat Tiang Bendera

Banyak pihak mengaku terharu hingga menitikan air mata melihat aksi Yohanes Ande Kala Marchal memanjat…

Sabtu, 18 Agustus 2018 19:53

Joni Tak Takut Jatuh, Cuma Takut Merah Putih Tak Berkibar

Keberanian bocah pemanjat tiang bendera, Yohanes Gama Marchal Lau, layak menjadi contoh bagi generasi…

Sabtu, 18 Agustus 2018 12:16

Tak Puas dengan Istri yang Kayak Patung Saat di Ranjang, Pria Ini Terpesona Desahan Janda

Bertemu janda kembang membuat hidup Donwori lebih bergairah. Keinginannya untuk memuaskan hasrat di…

Sabtu, 18 Agustus 2018 11:25

Sandiaga Berpotensi Disukai Pemilih Milenial Dan Emak-Emak

Dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 mendatang, kategori pemilih milenial cukup tinggi. Oleh karena…

Jumat, 17 Agustus 2018 22:49

SINTING..!! Usai Tebas Leher Nenek sampai Putus, Udin Teriak Merdeka dan Nyanyi Lagu Indonesia Raya

BANJARMASIN- Lahmudin alias Udin terancam menghuni penjara dalam waktu sangat lama karena memenggal…

Jumat, 17 Agustus 2018 20:02

Panjat Tiang Bendera 23 Meter, Joni Kala Dapat Hadiah dari Kemendagri

Bocah Atambua Nusa Tenggara Timur (NTT) yang panjat tiang bendera saat upacara HUT RI diketahui bernama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .