MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Jumat, 25 Agustus 2017 09:40
First Travel Tilap Uang Agen Rp 5 Miliar
Tiga tersangka kasus First Travel.

PROKAL.CO, JAKARTA – Mabes Polri mendalami keterlibatan pihak lain di luar tiga tersangka dalam kasus First Travel (FT). Penyidik kemarin (24/8) memeriksa Manajer Divisi FT Agus Junaedi sebagai saksi kasus penipuan bermodus penghimpunan dana umrah.

Kanit V Subdit V Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim AKBP M. Rivai Arvan membenarkan bahwa ada pemeriksaan Agus. “Pemeriksaan seputar berbagai kegiatan perusahaan tersebut,” jelasnya ditemui di lobi Bareskrim kemarin.

Saat ini penyidik ingin memiliki gambaran penuh soal struktur organisasi FT selain Dirutnya Andika Surachman dan Direktur Anniesa Hasibuan, serta Komisaris Kiki Hasibuan alias Siti Nuraidah. “Pasti, kami menyusun siapa saja petinggi First Travel, kita lihat strukturnya,” paparnya.

Penyidik akan mendeteksi sebenarnya berapa jumlah direktur dan jumlah komisaris perusahaan yang diduga merugikan 58 ribu orang tersebut. “Teknis penyidikan itu ke sana,” ungkapnya.

Dia mengatakan, peran dari setiap petinggi FT juga akan dilihat. Bila Kiki yang berposisi sebagai komisaris merangkap manajer keuangan saja dijadikan tersangka, tentu petinggi FT lain peluangnya terbuka. “Ya, kita lihat nanti,” paparnya.

Sementara itu, penelusuran aset Andika, Anniesa, dan Kiki yang diduga berasal dari uang jamaah, begitu rumit. Sebab, ketiga tersangka itu bersikap tidak kooperatif dengan terus menutupi informasi seputar aset-asetnya.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Brigjen Herry Rudolf Nahak mengatakan, ketiganya bungkam soal aset mereka. Para tersangka baru mengaku saat penyidik mendapatkan data aset dari sumber lainnya. “Saat kami mengetahui ada satu aset nih, lalu kami tanya ke mereka, baru dijawab. Tapi, kalau tanya asetnya dimana saja ya hanya itu jawaban mereka,” terangnya.

Dengan kondisi semacam itu, maka ada beberapa cara untuk bisa mengungkap semua teka-teki kemana dana tersebut. Pertama, mendeteksi melalui sistem perbankan dengan kewenangan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK). Kedua barulah mengerahkan semua sumber daya, baik penyidik bahkan jamaah korban FT. “Kalau mengetahui asetnya, silahkan lapor,” jelasnya.

Bila ada pihak yang tidak melapor kendati menguasai aset FT, maka bisa jadi dijerat pidana karena menadah barang atau aset yang diduga hasil tindak pidana pencucian uang. “Jangan sampai malah terjerat,” paparnya.

Di bagian lain, ternyata tidak hanya jamaah dan rekanan yang menjadi korban tipu daya dari FT. Sekitar 2.000 agen FT juga ditipu luar dalam, sudah diminta mengurusi jamaah, agen juga dimintai uang. “Agen memang harus membayar uang untuk mendaftar,” terang seorang agen FT berinisial DH.

Setiap agen ini diwajibkan membayar Rp 2,5 juta untuk bisa secara resmi menjadi agen. Bayarannya berupa komisi Rp 200 ribu untuk setiap jamaah yang dibayarkan setelah jamaah pulang dari umrahnya. “Jumlah agen saja 2 ribu orang,” tuturnya.

Masalahnya, sebagian besar agen ini ternyata tidak dibayar komisinya. Penyebabnya karena jamaah umrah yang belum berangkat. Namun, banyak juga agen yang walau jamaahnya telah berangkat, komisinya juga tidak dibayarkan.

Dengan uang pendaftaran dari sekitar 2.000 agen, maka bila ditotal uang yang ditipu dari agen bisa mencapai Rp 5 miliar. “Itu jumlahnya seharusnya juga diperhitungkan sebagai bagian dari penipuan yang dilakukan First Travel. (idr/wan/agm/jpnn/rom/k18)


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 20:12

SADIS..!! Ini Pengakuan Ibu Muda yang Cincang Bayinya Sendiri

MUARA DUA- Polisi masih terus mendalami kasus pembunuhan bayi laki-laki yang dilakukan ibu kandungnya…

Senin, 18 Juni 2018 20:10

KEJINYA..!! Ibu Muda Cincang Bayinya Hingga Tewas

MUARA DUA- Seorang ibu berinisial NA, 21, di desa Kepayang Kecamatan Mekakau Ilir, kabupaten OKU Selatan,…

Minggu, 17 Juni 2018 09:46

AKHIRNYA..!! Polisi Ngaku Hentikan Kasus Chat Rizieq dan Firza

Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) akhirnya bersuara mengenai kabar yang beredar…

Sabtu, 16 Juni 2018 13:45
Uni Eropa Cabut Larangan Terbang

ALHAMDULILLAH..!! Kini Semua Maskapai Indonesia Bisa Terbang ke Eropa

JAKARTA – Kini semua maskapai berbendera Indonesia sudah bisa mendarat di Eropa. Badan Eksekutif…

Sabtu, 16 Juni 2018 13:39
Kemenag Intensif Bahas Penyatuan Kalender Islam

2022 Mulai Tidak Kompak, Diawali Perbedaan Idul Adha

JAKARTA – Pemerintah boleh bersyukur penetapan awal puasa dan lebaran tahun ini bersamaan. Tetapi…

Jumat, 15 Juni 2018 20:00

SANGAT SERIUS..!! Usut Kematian Wartawan M Yusuf, Ini Susunan TPF PWI Pusat

JAKARTA- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) merespon  cepat kematian almarhum Muhammad Yusuf (42).…

Jumat, 15 Juni 2018 14:14

UTANG LAGI..!! Indonesia Dapat Pinjaman Lagi dari Bank Dunia

JAKARTA - Bank Dunia menyetujui pinjaman baru sebesar USD 150 juta untuk program Indonesia Supporting…

Jumat, 15 Juni 2018 13:06

NGERI..!! Hilang Belasan Jam, Ternyata Wanita Ini Ada di Perut Ular

Duka mendalam menyelimuti keluarga Wa Tiba (54), warga Desa Persiapan Lawela, Kecamatan Lohia, Kabupaten…

Jumat, 15 Juni 2018 12:54

WADUH..!! Cuma Ditanya Kapan Nikah, Pria Ini Bunuh Tetangga Sendiri

Seorang pemuda berinisial FN, 28, tega membunuh tetangganya sendiri Iis Aisyah, 32, karena tersinggung…

Kamis, 14 Juni 2018 19:56

Hindari Motor, Bus "Bajak" Sawah

GIRI MENANG-Satu unit bus pariwisata Maruta Transport terjun bebas ke sawah setelah menabrak tiang listrik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .